Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Lika-Liku Menjadi Anggota DPR-RI — Komisi 5 DPR-RI Audiensi dengan Mahasiswa Program Merdeka Belajar

Tanggal Rapat: 23 Nov 2023, Ditulis Tanggal: 31 Jan 2024,
Komisi/AKD: Komisi 5 , Mitra Kerja: Mahasiswa Program Merdeka Belajar

Pada 23 November 2023, Komisi 5 DPR-RI mengadakan Audiensi dengan Mahasiswa Program Merdeka Belajar membahas Lika-Liku Menjadi Anggota DPR-RI. Audiensi dibuka dan dipimpin oleh Mulyadi dari Fraksi Gerindra dapil Jawa Barat 5 pada pukul 10.00 WIB.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Mahasiswa Program Merdeka Belajar

Mulyadi dari Fraksi Gerindra menyampaikan Pemaparan sebagai Pimpinan Komisi 5 DPR-RI

  • Bangku DPR adalah capaian yang tidak mudah, kita bergulat dan bergelut di daerah pemilihan untuk bisa mendapatkan kursi tersebut, bukan hanya tenaga dan pikiran tapi juga anggaran.
  • Orang sukses didefinisikan sebagai orang yang menduduki jabatan hebat, kemampuan materi yang cukup, pengaruh di masyarakat yang kuat. Ini adalah pemahaman sukses yang tersesat, harus direset supaya pergerakan kita dalam aktivitas apapun terarah dengan benar dan kita tidak buang-buang waktu percuma.
  • Sukses adalah bagaimana tujuan penciptaan suatu produk sesuai dengan tujuan penciptanya. Kita hadir di muka bumi ini pasti ada rahasianya dan tujuannya.
  • Kalau parameter sukses sudah didefinisikan adalah memberikan manfaat bagi diri, lingkungan, keluarga, bertanggung jawab kepada Tuhan dan masyarakat, maka hari ini pun kita semua bisa sukses.
  • Kehadiran Mulyadi di Senayan adalah sedang mempertanggungjawabkan kehadiran Mulyadi di muka bumi ini yang diberi anugerah kehidupan oleh Tuhan untuk bisa memiliki nilai ibadah dan memberikan manfaat untuk sebesar-besarnya kepada masyarakat.
  • Kalau memimpin perusahaan, yang menikmati hanya stakeholder, lalu kalau di DPR-RI yang menikmati adalah ratusan juta orang. Mulia sekali politik ini, semakin besar manfaat kehadiran kita di muka bumi melalui politik.
  • Orientasi di politik harus pengabdian bukan penghasilan, artinya kita seharusnya sudah selesai dulu dengan ekonomi kita supaya bisa steril dan keras, objektif dan tidak tersandera.

PENDALAMAN MAHASISWA PROGRAM MERDEKA BELAJAR

Mahasiswa Univ. Padjajaran:

  • Menanyakan apa yang telah Bapak lakukan agar stigma negatif atau pandangan-pandangan kepada Anggota Dewan di kalangan masyarakat menjadi hilang atau berubah. Karena kita tidak mau DPR-RI diklaim seolah tidak bekerja.

Mahasiswa Universitas Sriwijaya:

  • Menanyakan sebagai seorang tokoh politik dan individu, bagaimana membedakan purpose. Apakah purpose menjadi individu dan menjadi politikus tetap bisa relevan atau harus dibatasi agar ada keseimbangan.

Mahasiswa Universitas Sebelas Maret:

  • Mengatakan sekian persen kalangan generasi kami antipati dengan partai politik, mengingat bahwa politik penuh dengan bunuh-bunuhan secara tidak langsung, lalu ia menanyakan bagaimana cara kita sebagai generasi muda yang masih awam dan nantinya akan menjadi penerus bangsa agar tidak antipati terhadap politik.

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang:

  • Menanyakan soal dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, seperti apa mekanisme penyerapan aspirasi masyarakat sesuai dengan konstituennya dan bagaimana mengkonsolidasi antara aspirasi masyarakat dan ideologi yang ada di fraksi atau partai karena dalam pembahasan sebuah RUU kan ada pandangan Mini fraksi.

Mahasiswa Universitas Tanjung Pura:

  • Mengatakan untuk mencapai kesuksesan kita juga harus mempunyai sikap yang tulus, ia menanyakan bagaimana Pak Mulyadi mengukur tingkat kepuasan dan kebermaknaan dalam mencapai sukses serta bagaimana mempertahankan sikap rendah hati dan tulus ketika mencapai kesuksesan.

Mahasiswa Universitas Indonesia:

  • Menanyakan bagaimana Pak Mulyadi menilai presentasi pendistribusian proyek infrastruktur antar wilayah di Indonesia. Bagaimana Anggota DPR-RI mengambil langkah konkrit untuk memastikan dana investasi infrastruktur dialokasikan efisien dan transparan.

Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta:

  • Menegaskan jika sengkarut lalu lintas truk tambang di Parung Panjang diperbaiki dan direkonstruksi, ia menanyakan lalu apakah itu merupakan hal terbaik untuk dilakukan dan bagaimana jika jalan itu rusak dan tidak dipelihara, apakah langkah preventif dan bagaimana menanggulanginya agar tidak terjadi lagi seiring perkembangan zaman.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan