Skip to main content
WikiDPR.orgMendekatkan Rakyat dengan Wakilnya

Pandangan Fraksi atas Pemilihan Hakim Agung Kamar Perdata dan Kamar Agama - Rapat Pleno Komisi 3

Komisi/AKD: Komisi 3, Tanggal Rapat: 11/Jul/2018,  Ditulis Tanggal: 31/Jul/2018

Mitra Kerja: Mahkamah Agung Pandangan Fraksi atas Pemilihan Hakim Agung Kamar Perdata dan Kamar Agama - Rapat Pleno Komisi 3

Komisi 3 mengadakan Rapat Pleno pada tanggal 11 Juli 2018 tentang pandangan fraksi atas pemilihan Hakim Agung kamar perdata dan kamar agama. Rapat pleno dipimpin oleh Desmond Junaidi Mahesa dari Fraksi Gerindra Dapil Banten 2, dibuka pukul 11.49 WIB.

Desmond menyampaikan bahwa setelah dilakukan uji kepatutan dan kelayakan 2 calon Hakim Agung, rapat diadakan untuk menentukan pilihan pada dua calon hakim agung tersebut, yaitu satu dari kamar perdata dan satu dari kamar agama. Setiap Fraksi diminta untuk menyampaikan pandangannya.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan tanggapan anggota atas Uji Kelayakan dan Kepatutan kandidat Calon Hakim Agung:

Fraksi PDIP: oleh Risa Mariska dari Jabar 6. Risa mewakili Fraksi PDIP menyampaikan bahwa Fraksinya menyetujui kedua calon hakim agung tersebut.

Fraksi Golkar: oleh Adies Kadir dari Sumut 2. Fraksi Golkar yang diwakili oleh Adies memutuskan untuk menerima calon hakim agung, baik dari perdata dan agama yang hanya 2 orang saja yang diusulkan oleh Komisi Yudisial.

Fraksi Gerindra: oleh Muhammad Syafi’i dari Sumut 1. Syafi’i mengatakan bahwa dengan kebutuhan hakim agung oleh Mahkamah Agung, Fraksi Gerindra berpendapat bisa menerima Abdul Manaf di kamar agama, dan Pri Pambudi di kamar perdata.

Fraksi Demokrat: olehYosef Badeoda dari NTT 1. Fraksi Demokrat memutuskan untuk menerima 2 calon hakim agung, yaitu Abdul Manaf sebagai hakim agung agama, dan Pri Pambudi sebagai hakim agung perdata.

Fraksi PKB: oleh Bachrudin Nasori dari Jateng 9. Bachrudin menyampaikan bahwa Fraksi PKB memutuskan menerima kedua calon untuk ditetapkan menjadi hakim agung.

Fraksi PAN: oleh Muslim Ayub dari Aceh 1. Berdasarkan Fit and Proper Test, Fraksi PAN yang diwakili Muslim menyatakan setuju Abdul Manaf dan Pri Pambudi diangkat menjadi hakim agung.

Fraksi PKS: oleh Nasir Djamil dari Aceh 1. Fraksi PKS menyampaikan bahwa setelah menelaah rekam jejak, mendalami makalah yang ditulis, dan melihat cara penyampaian ketika Fit and Proper Test, Fraksi PKS menyetujui kedua calon hakim agung, Abdul Manaf (Agama) dan Pri Pambudi (Perdata).

Fraksi PPP: oleh Hasrul Azwar dari Sumut 1. Fraksi PPP sangat memperhatikan prinsip kebersamaan di komisi 3, dengan basmallah Fraksi PPP menyetujui kedua calon hakim agung, Pri Pambudi dan Abdul Manaf.

Fraksi Nasdem: oleh Taufiqulhadi dari Jatim 4. Taufiqulhadi mewakili Fraksi Nasdem menganggap kedua calon tersebut adalah tepat, Fraksi Nasdem setuju Abdul Manaf diangkat menjadi hakim agung kamar agama, dan Pri Pambudi Teguh jadi hakim agung kamar perdata.

Fraksi Hanura: oleh Sarifuddin Sudding dari Sulteng. Sudding mengatakan bahwa setelah mengikuti Fit and Proper Test yang dilakukan terhadap kedua calon hakim agung, melihat paparan baik dari makalah maupun penyampiaan jawaban, Fraksi Hanura menganggap kedua calon memenuhi syarat kapabilitas dan intergitas. Fraksi Hanura setuju menetapkan dua calon hakim agung untuk menjadi hakim agung, yaitu Abdul Manaf dan Pri Pambudi Teguh.

Penutup

Desmond Junaidi Mahesa menyatakan bahwa 10 Fraksi sepakat untuk memilih Abdul Manaf di kamar agama dan Pri Pambudi di kamar perdata, dengan demikian hasil tersebut akan diteruskan di rapat paripurna.

Rapat Pleno Komisi 3 pada tanggal 11 Juli 2018 tentang pandangan fraksi atas pemilihan Hakim Agung kamar perdata dan kamar agama yang dipimpin oleh Desmond Junaidi Mahesa dari Fraksi Gerindra Dapil Banten 2 ditutup pukul 12:05 WIB, untuk membaca rangkaian livetweet dapat mengunjungi https://chirpstory.com/li/397580.

 

wikidpr/rf

illustrasi: merdeka.com