Skip to main content
WikiDPR.orgMendekatkan Rakyat dengan Wakilnya

Pembahasan Usulan PMN PT. Kereta Api Indonesia pada RUU APBN 2018 - RDP Komisi 6 dengan KemenBUMN RI dan Dirut PT KAI

Komisi/AKD: Komisi 6, Tanggal Rapat: 13/Sep/2017,  Ditulis Tanggal: 22/Sep/2017

Mitra Kerja: KemenBUMN Dirut PT KAI Pembahasan Usulan PMN PT. Kereta Api Indonesia pada RUU APBN  2018 - RDP Komisi 6 dengan KemenBUMN RI dan Dirut PT KAI

Pada 13 September 2017, Komisi 6 mengadakan RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN RI dan Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tentang pembahasan usulan PMN PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada RUU APBN Tahun Anggaran 2018. Rapat dibuka oleh Bowo Sidik Pangarso dari fraksi Golkar mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah 2. Rapat dibuka pada pukul 10:44 WIB. Pemaparan dimulai dari Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

 

Pemaparan Mitra

Berikut  ini merupakan pemaparan mitra:

Dirut PT KAI

  • Pada 5 tahun terakhir peningkatan pendapatan kita cukup baik dan di akhir juni tahun ini pendapatan sebesar Rp8,5 Triliun.
  • Secara finansial, kinerja PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengalami kenaikan yang signifikan.
  • Net provit margin di 2016 naik 10% dan kinerja selama setahun yang lalu mengalami kenaikan penumpang sekitar 15%
  • Pada tahun 2017 pembayaran PMN pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sekitar Rp2 Triliun.
  • PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan pinjaman jika pengeluaran anggaran sudah mencapai Rp18,5 Triliun.
  • Pada tahun 2019 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan mencari pinjaman untuk pembayaran PT Adikarya.

 

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon mitra terhadap pemaparan mitra:

Fraksi PDI-P: Ihsan Yunus dari Jambi. Ihsan Yunus kecewa dengan keputusan PT. KAI mengenai LRT dan malah mengabaikan Sumatra yang lebih urgens.

Fraksi Golkar: Bowo Sidik Pangarso dari Jawa Tengah 2. Bowo menanyakan bagaimana perpres yang dilakukan oleh PT adikarya, dan apakah Kemenhub tdk ikut andil. Bowo rapat hari ini kita tidak langsung ambil kesimpulan tetapi akan di bahas di internal dan diperdalam dulu. Oleh Dwie Aroem Hadiatie dari Lampung 1. Dwie meminta penjelasan tentang berapa nilai proyek pembangunan LRT.

Fraksi Gerindra : Bambang Haryo Soekartono dari Jawa Timur 1. Menurut Bambang, lokasi LRT tidak strategis jika dilihat dari point-pointnya yang dimana lokasinya adalah tempatnya orang-orang kaya. Menurutnya APBN banyak dipakai untuk orang kaya padahal seharusnya digunakan untuk orang miskin.

Oleh Khilmi dari Jawa Timur 10. Khilmi menyatakan bahwa tindakan PT. KAI terkait kasus ini sangat semena-mena.

Fraksi Demokrat: Azam Asman Natawijana dari Jatim 3. Menurut Azam, perubahan usulan hari ini dengan yang kemarin sangat berbeda.

Fraksi PKS: Muhammad Martri Agoeng dari Jatim 4. Martri meminta agar PT. Kereta Api Indonesia tidak melaporkan hasil LRT saja, tetapi dampaknya juga harus di ikut sertakan.
 

Penutup

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 6 DPR-RI dengan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN RI danDirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tentang pembahasan PMN PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada RUU APBN Tahun Anggaran 2018ditutup oleh Bowo Sidik pada pukul 18:51 WIB

Untuk dapat membaca rangkaian livetweet RDP Komisi 6 DPR-RI dengan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN RI danDirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero), silakan kunjungi https://chirpstory.com/il/369121

 

wikidpr/dth/rhs

Ilustrasi: indowarta.com