Skip to main content
WikiDPR.orgMendekatkan Rakyat dengan Wakilnya

Penjelasan DIM dan Jadwal Pembahasan RUU Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam - Rapat Kerja Komisi 10 dengan Mendikbud

Komisi/AKD: Komisi 10, Tanggal Rapat: 11/Jul/2018,  Ditulis Tanggal: 31/Jul/2018

Mitra Kerja: Mendikbud Penjelasan DIM dan Jadwal Pembahasan RUU Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam - Rapat Kerja Komisi 10 dengan Mendikbud

Pada 11 Juli 2018 Komisi 10 DPR-RI melaksanakan Rapat Kerja dengan Mendikbud tentang Penjelasan DIM RUU Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. 

Rapat dipimpin oleh Sutan Adil dari Fraksi Gerindra dapil Jambi. Sebagai pembuka rapat, Sutan menjelaskan bahwa jika sampai akhir rapat kedua menteri lainnya (Menirstekdikti dan Menkominfo-red) tidak datang, izinkan kami membuat surat untuk pimpinan dewan agar memberi surat kepada Presiden karena menunjukkan ketidakseriusan dua kementerian terkait. Ia kemudian mempersilakan Mendikbud memulai pemaparan.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan Mendikbud:

  • Alur RUU serah simpan karya cetak dan karya rekam. Subjek wajib serah berupa penerbit, produsen karya rekam, Lembaga negara/kementerian/LPNK/perguruan tinggi, pemerintah daerah, WNI dan WNA.

  • Penyerahan karya cetak dan karya rekam pada perpustakaan provinsi dan perpustakaan nasional.

  • Perubahan DIM RUU SSKSKR pada Pasal 16 ayat 3 yaitu pengelolaan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dilakukan sesuai dengan standar pengelolaan koleksi serah simpan. Pasal 20 yaitu asli karya warga negara Indonesia yang diterbitkan atau dipublikasikan di luar negeri. Pasal 39 yaitu menyerahkan koleksi pribadi kepada perpustakaan nasional atau perpustakaan propinsi untuk menjadi koleksi.

  • DIM ubah substansi pada Pasal 4 ayat 4 yaitu penyerahan karya cetak sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilakukan paling lambat 6 bulan setelah diterbitkan. Perubahannya berupa penyerahan karya cetak sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilakukan paling lambat 2 bulan setelah diterbitkan.

  • DIM ubah substansi pada Pasal 5 ayat 1 yaitu setiap penerbit yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan pendalaman anggota atas pemaparan mitra:

Fraksi Gerindra: Sutan Adil dari Jambi selaku pimpinan rapat menjelaskan mengenai jadwal rapat pada masa sidang 5. Hari Selasa tanggal 17 Juli 2018 jam 10:00 WIB dilaksanakan Rapat Kerja dengan Mendikbud, menristekdikti, Menkominfo, menkumham dengan agenda pembaruan DIM RUU tentang SSKSKR.

Hari Kamis tanggal 23 Agustus 2018 pukul 10:00 FGD III dengan agenda peningkatan kualitas pengelolaan koleksi serah simpan KCKR.

Hari Rabu – Jumat tanggal 29 – 31 Agustus 2018 jam 10:00 WIB Panja dengan agenda pendalaman DIM RUU tentang SSKSKR.

Hari Kamis 6 September 2018 FGD IV dengan agenda tema FGD, kaidah perumusan sanksi administratif dan sanksi panja dalam RUU KCKR.

Sutan Adil membahas mengenai anggota panja terdapat penambahan untuk RUU SSKCKR. Pada tanggal 20 September 2018 dilakukan rapat panja dan sudah mulai memasuki langkah langkah penyisiran.

Tanggal 11 Oktober 2018 kembali rapat kerja.

Tanggal 18 Oktober rapat badan musyawarah untuk pengambilan keputusan dan diharapkan pada akhir Oktober sudah bisa dibawa ke rapat paripurna. Sutan Adil menjelaskan mengenai mekanisme pembahasan RUU merupakan agenda rapat yang sudah dibagikan ke anggota dan pemerintah dan mempersilakan kepada peserta rapat dan pemerintah untuk memberikan tanggapan dan saran terkait bahan yang berhubungan dengan SSKCKR.

Respons Mitra

Berikut merupakan respons Mendikbud selaku mitra atas pendalaman rapat:

  • Mendikbud setuju dengan keseluruhan jadwal namun meminta untuk bersifat tentative.

  • Mendikbud setuju dengan seluruh rangkaian.

Kesimpulan

  1. Pemerintah mengapresiasi usul inisiatif DPR-RI mengenai revisi UU No. 4 Tahun 1999 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dan berpandangan antara lain sebagai substansi pokok dalam RUU tentang Serah SImpan Karya Cetak dan Karya Rekam terdiri dari Objek Serah, Subyek Wajib Serah, penyerahan kepada perpustakaan nasional dan perpustakaan propinsi, pengelolaan objek serah melalui kegiatan pengelolaan, penerimaan, pengadaan, pencatatan, pengolahan, penyimpanan, pendayagunaan, pelestarian, dan pengawasan.

  2. Penjelasan perubahan DIM RUU tentang SSKCKR yaitu DIM TETAP yaitu DIM 86, DIM 99 dan DIM 150. DIM HAPUS yaitu DIM 72. DIM PERUBAHAN SUBSTANSI yaitu DIM 13, DIM 37 dan DIM 44. DIM TAMBAHAN SUBSTANSI yaitu DIM 13, DIM 82, dan DIM 121.

  3. Komisi 10 DPR-RI dan pemerintah menyepakati mekanisme pembahasan RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

  4. Komisi 10 DPR-RI dan pemerintah menyepakati jadwal kegiatan pembahasan RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

  5. Komsii 10 DP RI telah menerima daftar invetarisasi masalah (DIM) RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dari Pemerintah melalui pimpinan DPR-RI untuk selanjutnya menjadi bahan pembahasan dalam rapat-rapat selanjutnya.

Penutup

Rapat ditutup oleh Djoko Utomo dari Fraksi Demokrat dapil Jawa Tengah 3 pada pukul 12:00 WIB. Untuk membaca rangkaian rapat selanjutnya silakan klik link chirpstory: https://chirpstory.com/li/397594

Wikidpr/bes/kit

Ilustrasi: http://perpusnas.go.id