Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
PDI Perjuangan - DKI Jakarta III
Komisi I - Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika
           


Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Jakarta
Tanggal Lahir
23/07/1984
Alamat Rumah
Modernland Blok GIII No. 29-31, RT 001/RW 001, Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang, Banten
No Telp

Informasi Jabatan

Partai
PDI Perjuangan
Dapil
DKI Jakarta III
Komisi
I - Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika

Latar Belakang

Charles Honoris terpilih sebagai anggota DPR RI Periode 2019-2024 setelah memperoleh 102.408 suara.

Sebelumnya Charles berhasil menjadi Anggota DPR-RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dapil DKI III (Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu) setelah memperoleh 96.842 suara. Charles menikah dengan Irene Bertina Irawan dan bertempat tinggal di wilayah Jakarta Barat. Charles adalah putra dari Luntungan Honoris pemilik grup bisnis Modern yang bergerak di bidang otomotif (Foton), properti (Modernland Realty), gerai retail (Seven Eleven) dan percetakan foto (Fuji Film).

Sebagai seorang pengusaha, Charles memegang beberapa jabatan di grup bisnis keluarganya yaitu Direktur PT Foton Mobilindo (agen mobil merek Foton) dan Wakil Presiden Direktur PT Modernland Realty Tbk (properti).

Pendidikan

S1, Ilmu Politik, International Christian University, Tokyo, Jepang (2007)

Perjalanan Politik

Charles Honoris memulai perjalanan politiknya sejak kuliah di International Christian University di Jepang. Selama pendidikan di Jepang, Charles banyak terlibat dalam organisasi kemahasiswaan yang melibatkan mahasiswa-mahasiswa dari berbagai negara. Semenjak kuliah Charles Honoris aktif menulis mengenai politik, HAM dan hubungan internasional di beberapa media nasional Indonesia.

Charles awalnya bergabung di Partai Amanat Nasional di 2009 dan maju sebagai Calon Legislatif dari Partai PAN dari Dapil Jawa Timur I tetapi tidak berhasil lolos ke DPR-RI. Sekarang Charles Honoris adalah ketua DPD Taruna Merah Putih DKI Jakarta, organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Charles juga mendirikan Rumah Aspirasi / Rumah Konstituen, yang beralamat di JL. Kebun Jeruk Raya no 8, Jakarta Barat. 021-5366-2305

Program Kerja

belum ada

Sikap Politik

RUU Perjanjian Kerjasama Pertahanan RI - Korsel

9 Juli 2018 – Pada rapat Komisi 1 dengan Menhan, Kemenlu dan Kemenkumham. Charles mengatakan terkait MoU pesawat tempur KFX/IFX bisa diselesaikan secara keperdataan, jadi menurut saya RUU Kerja Sama Pertahanan RI-Republik Korea Selatan dilanjutkan saja tidak perlu ditunda karena ini sudah lama.[sumber]

RUU KPK 2015

Pada 6 Oktober 2015, Charles Honoris mengusulkan penggunaan hak inisiatif DPR RI atas perubahan pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dimasukkan dalam Prolegnas 2015.

Menolak RUU PIlkada

Menolak UU Pilkada dengan pasal inti bahwa Kepala Daerah dipilih oleh DPRD, karena bersikap mendukung pilkada langsung oleh rakyat

Menolak ambil bagian sebagai anggota DPR yang menyetujui paket pimpinan DPR 2014-2019 (dengan Ketua DPR 2014-2019 terpilih Setya Novanto). Bagian dari pelaku walkout atas proses voting paket pimpinan DPR 2014-2019

Tanggapan Terhadap RUU

RUU Kerja Sama Pertahanan Indonesia - Papua Nugini

3 Oktober 2017 - Dalam Rapat Kerja dengan Menteri Pertahanan (Menhan), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham), dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Charles mengatakan bahwa Indonesia perlu melakukan kerja sama dengan posisi geopolitis, karena pertahanan merupakan sarana untuk mencapai kepentingan nasional. Fraksi PDI-P menekankan pada filosofi yang telah dituangkan dalam UU No. 3 tahun 2002. Menurut Charles, kemampuan Indonesia dalam bidang pertahanan masih sangat terbatas. Oleh sebab itu, kerja sama dengan Pemerintah Papua Nugini perlu ditingkatkan khususnya dalam bidang pertahanan. Persetujuan ini bermanfaat untuk menjaga perbatasan wilayah Indonesia dengan Papua Nugini. [sumber]

Tanggapan

Kebocoran Data 1 Juta Akun Facebook di Indonesia

17 April 2018 - Pada Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia dan Simon Miller, Vice President of Public Policy Facebook Asia Pacific Charles menanyaka perusahaan lain yang terkait dengan Facebook, misal WhatsApp, dan Charles juga menanyakan keberadaan chat dan panggilan. Charles berpendapat bahwa media sosial sering digunakan provokasi kerusuhan sosial, seperti kerusuhan di Tanjung Balai kemarin, ternyata terprovokasi orang di Jakarta melalui status di facebook, lalu bagaimana mekanisme dalam menghadapi ujaran kebencian. [sumber]

Keamanan SIber, BSSN, PNBP sektor TIK, dan Hoax di Media Sosial

28 Agustus 2017 - Menurut Charles, jaringan Saracen disiapkan saat pemilu dilaksanakan. Charles menegaskan bahwa hal tersebut adalah fakta karena masih ada akun yang masih aktif menyebarkan fitnah dan berita hoax hingga hari ini. Charles berharap Kominfo bekerja sama untuk membongkar pihak-pihak lain yang negative. Charles menanhyakan bagaimana sosialisasi Kominfo kepada masyarakat bahwa penyebar hoax melanggar UU ITE. Selain itu Charles berharap Menkominfo dapat berkerja lebih keras agar pesta demokrasi tidak ada penyebar hoax. Dengan jumlah akun hate speach yang ada, Charles ingin tahu bagaimana usaha Kominfo dalam memberantas akun-akun kebencian tersebut. Karena Charles berpandangan perlunya program untuk menyadarkan publik agar tidak menyebarkan konten negatif. [sumber]

Menyikapi Penahanan Pendiri Teman Ahok oleh Pihak Imigrasi Singapura

6 Juni 2016 - (JITUNEWS.COM) - Politisi PDI Perjuangan, Charles Honoris, berharap agar kejadian yang dialami oleh 2 orang Teman Ahok yang ditolak masuk ke wilayah Singapura karena diduga hendak melakukan kegiatan politik tidak terulang kembali.

"Saya mengimbau agar ke depan WNI yang ingin melakukan kegiatan-kegiatan yang sensitif bisa sebelumnya menanyakan kepada perwakilan kita di luar negeri mengenai kebiasaan dan aturan yang berlaku di negara tersebut agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Senin (6/6).

Menurutnya, Singapura sebagai sebuah negara yang berdaulat mempunyai aturan perundang-undangan sendiri, oleh karena itu wajar apabila Singapura melarang warga asing untuk melakukan kegiatan politik di negaranya.

Anggota Komisi I DPR ini mengaku saat mendapatkan kabar tersebut sempat meminta penjelasan dari Kedutaan Singapura yang berada di Jakarta. Dari situlah ia mengetahui bahwa Amalia dan Richard tidak ditahan namun hanya tidak diizinkan masuk ke wilayah Singapura dikarenakan pemerintah Singapura khawatir mereka akan melakukan kegiatan politik

Sekadar diketahui, pendiri Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang, dikabarkan ditahan dan diisolasi oleh imigrasi Singapura pada hari Sabtu, tanggal 4 Juni 2016 lalu. [sumber]

Reses

Reses Periode Februari - Maret 2015

Laporan reses ke Kec Tambora, 26 Februari 2015

Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Jakarta
Tanggal Lahir
23/07/1984
Alamat Rumah
Modernland Blok GIII No. 29-31, RT 001/RW 001, Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang, Banten
No Telp

Informasi Jabatan

Partai
PDI Perjuangan
Dapil
DKI Jakarta III
Komisi
I - Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika