Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
PDI Perjuangan - Jawa Barat I
Komisi I - Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika
     


Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Bandung
Tanggal Lahir
Alamat Rumah
JL. H. NEMING B19 RT 4 RW 1 LEBAK BULUS,CILANDAK,JAKARTA SELATAN,DKI JAKARTA
No Telp
081 196 9196

Informasi Jabatan

Partai
PDI Perjuangan
Dapil
Jawa Barat I
Komisi
I - Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika

Latar Belakang

Junico Bisuk Partahi Siahaan (lahir 13 Juni 1969; umur 45 tahun) adalah pemeran dan presenter televisi Indonesia. Nico dikenal luas publik Indonesia sebagai pembawa acara baik kuis maupun berbagai acara lain. Selain itu, Nico juga pernah berperan di bidang seni peran dengan bermain dalam film Arisan!.

Sarjana ekonomi lulusan Universitas Padjadjaran ini menikah dengan Gabriella Vincy Caroline yang akrab dipanggil Sissy pada 17 Oktober 2003. Dari pernikahan tersebut, lahir putri kembar, Calista Siahaan dan Joanna Siahaan pada tanggal 21 Juni 2004. Disusul putri ketiga yang lahir 6 Agustus 2005.

Pada masa kerja 2014-2019 Nico bertugas di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga dan ekonomi kreatif.

Di September 2017 terjadi mutasi internal partai dimana Nico bertugas di Komisi 1 yang membidangi luar negeri, intelijen dan pertahanan.

Pendidikan

SLTA, SMA Negeri 34, Jakarta (1988)
S1, Ekonomi, Universitas Padjajaran, Bandung (1995)

Perjalanan Politik

2011-2015, PGI PERSATUAN GOLF INDONESIA
2011-2015, TARUNA MERAH PUTIH

Visi & Misi

Belum Ada

Sikap Politik

RUU Kerja Sama Pertahanan RI-Arab Saudi dan RUU Nota Kesepahaman RI-Kerajaan Belanda di Bidang Pertahanan

18 September 2018 – Junico menyampaikan bahwa pertahanan negara bertitik tolak pada pandangan falsafah hidup bangsa Indonesia sebab pertahanan tidak hanya berperan penting untuk keutuhan bangsa tetapi sebagai sarana penting dalam mencapai tujuan dan cita-cita nasional yaitu untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Junico menuturkan bahwa memiliki pertahanan yang tangguh adalah suatu kebutuhan mendasar bagi bangsa dan simbol kekuatan negara tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, Junico menyarankan perlu adanya kerjasama pertahanan dengan negara lain mengingat bahwa perlu usaha dan anggaran yang besar untuk mencapai tujuan tersebut. Junico menuturkan, kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Belanda bukan hal baru sebab sudah banyak nota kesepahamanan bersama dan salah satunya di bidang pendidikan. Junico menyatakan bahwa Fraksi PDI-P siap untuk membahas dan mendalami RUU ini. [sumber]

Pengambilan Keputusan Tingkat I RUU Perjanjian Kerja Sama
Pertahanan RI dengan Kerajaan Thailand

26 Maret 2018 – Pada Rapat Kerja (Raker) Komisi 1 dengan Menhan, Junico mengatakan kewajiban melindungi rahasia nasional dengan persetujuan semua pihak, menjaga pertukaran informasi antara kedua angkatan bersenjata, dan perlu dilakukan dialog bilateral rutin yang menjadi kepentingan bersama untuk pembahasan pertukaran informasi pertahanan, kunjungan antar angkatan bersenjata, iptek pertahanan, keamanan laut, dan kerja sama lainnya dengan beberapa pihak. Dengan demikian, Junico menyatakan bahwa Fraksi PDIP setuju bila RUU ini dibawa dalam pembahasan tingkat selanjutnya dan Ia berharap semoga dapat berjalan dengan baik dan lancar.
[https://chirpstory.com/li/386966]

Perjanjian Kerja Sama Pertahanan RI dan Arab Saudi

6 Februari 2018 – Pada rapat dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan. . Junico memberi pertanyaan mengenai pemaparan rapat, ada yang bisa menjelaskan bahwa draft ini akan menguntungkan kita bila di tandatangani saat ini.Junico berpendapat, dari yang kita dapatkan tadi belum ada bantuan-bantuan seperti Masjid dan lain-lain, lalu kita lihat tadi juga belum ada kerjasama pertahanan yang signifikan. Junico bertanya, apakah ada dampak dari kerja sama ini untuk warga negara Indonesia yang tinggal disana. [sumber]

RUU Pengampunan Nasional

Pada 6 Oktober 2015 - Junico Siahaan mengusulkan penggunaan hak inisiatif DPR RI atas Rancangan Undang-Undang Pengampunan Nasional dimasukkan dalam Prolegnas 2015. [sumber]

Paripurna Voting Paket Pimpinan DPR 2014-2019

Menolak ambil bagian sebagai anggota DPR yang menyetujui paket pimpinan DPR 2014-2019 (dengan Ketua DPR 2014-2019 terpilih Setya Novanto). Bagian dari pelaku walkout atas proses voting paket pimpinan DPR 2014-2019. [sumber]

RUU Pilkada (2014)

Menolak UU Pilkada dengan pasal inti bahwa Kepala Daerah dipilih oleh DPRD, karena bersikap mendukung pilkada langsung oleh rakyat. [sumber]

UU MD3 (2014)

Menolak RUU MD3. [sumber]

Tanggapan terhadap RUU

RUU Kerja Sama Pertahanan RI – Korea dan RI – Thailand

21 Maret 2018 – Pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Prof. Dr. Huala Adolf, S.H., LLM, Drs. Teuku Rezasyah, MA, PhD., Kusnanto Anggoro, PhD., Curie Maharani Savitri, S. Sos., M.T. Junico mempertanyakan apakah yang dapat diperdalam agar dapat mengetahui keuntungan dari ratifikasi ini. [https://chirpstory.com/li/386299]

RUU Sistem Perbukuan – Pengambilan Keputusan Tingkat 1

17 April 2017 – Rapat Komisi 10 dengan Mendikbud, Menag, Kemenkumham dan KemenPAN-RB. Junico menyampaikan bahwa PDIP setuju dengan perubahan substansi pasal dan ayat RUU Sistem Perbukuan. [sumber]


RUU Sistem Perbukuan - Penyusunan DIM

21 November 2016 - Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi 10 dengan TIm Pemerintah, Junico menginginkan penjelasan bagaimana kedepannya jika nama Perpusnas diubah . Menurutnya, permasalahan yang ada sekarang adalah pemikiran lama yang dibiarkan, pendidikan karakter yang sudah lama dimulai dari pengawasannya. Masalah aturan, Junico mengatakan bahwa ia tidak membicarakan esensinya, sehingga Ia meminta dijelaskan lagi esensinya secara lebih detail. [sumber]


Tanggapan

RKA K/L TA 2019

3 Juli 2018 – Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 denganSekjen, Dirjen Aptika, Dirjen IKP, dan SDPPI Kemenkominfo, Komisioner KIP, Dewan Pers, serta KPI Pusat, Junico mengatakan ada sedikit masukan karena memang banyak yang mendapatkan giliran berbicara sehingga kita membahas anggaran ini hanya kulit-kulitnya saja tidak bisa secara detail, jadi diskusi kita tidak bisa mendalam sebab harapan kami ada pembahasan yang lebih mendalam terkait anggaran-anggaran ini.
Ia menyarankan untuk lebih detail lagi pemaparan mitra karena hal ini cukup kompleks untuk dibahas. Junico menambahkan bahwa dalam 2017 terdapat permasalahan-permasalahan yang disampaikan dan kemudian dicarikan jalan keluarnya lalu dijelaskan sebabnya. Nico kemudian
memberi contoh misalnya KPI jika presentasinya hanya menjelaskan apa yang sudah terjadi, apa angkanya, kenapa tidak tercapai, mengapa tidak ada penjelasan apa yang terkait dengan kegiatan KPI kemarin. Junico mencontohkan serapan belanja pegawai tahun 2018 ada kenaikan, apakah yang akan difokuskan, apa yang berkaitan dengan kualitas penyiaran. Ia juga berpandangan pemeringkatan survey kualitas masih kurang, meskipun survey memang sudah ada tapi implikasi terhadap televisi atau program masih itu-itu saja. Junico menjelaskan jika memang ada yang ingin dicapai oleh teman-teman KPI dan kemudian ada kendala-kendala misalnya kekurangan dana untuk pengadilan itu tolong disampaikan karena jika KPI ingin meningkatkan kualitas program kan
butuh pengadilan juga. Ia berharap jangan sampai tumpul misalkan jika KPI ingin mengajukan ke pengadilan lalu sudah dibahas malah mentok karena uang habis, jadi dananya kalau perlu ditambah atau kita bisa berikan bantuan-bantuan yang disinergikan ke pengacara negara agar
jangan sampai tahun-ketahun masalahnya kekurangan dana jadi sudah ketahuan sama televisi, sehingga mereka tinggal bawa saja ke pengadilan dan itu masalah klasik. Nico mengharapkan agar setiap tahun ada perbaikan misalnya jika ada pengacara tipikor lalu kita bisa mengadakan pengacara khusus penyiaran agar ada perlawanan yang baik dan kualitas penyiaran kita semakin berkualitas sehingga KPI tidak seperti macan ompong yang hanya bisa memberi peringatan tapi
tidak ada hasilnya dari tahun ke tahun. [https://chirpstory.com/li/396765]


Kebocoran Data 1 Juta Akun Facebook di Indonesia

17 April 2018 - Pada Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia dan Simon Miller, Vice President of Public Policy Facebook Asia Pacific Junico berpendapat bahwa media sosial memang sudah mengubah budaya, namun harus ada yang dilakukan oleh Facebook, yakni harus ada tindakan tegas. Junico berpendapat pihak Facebook ini diam saja padahal ujaran kebencian dan hoax itu banyak sekali di Facebook. Jika Facebook tidak bertanggung jawab, Junico menegaskan sebaiknya ditutup saja seperti Cina yang biasa-biasa saja tanpa Facebook. Junicomenyarankan harus ada kontrol untuk menjamin tidak adanya penyalahgunaan. Junico berpendapat, Facebook tidak bisa lepas tanggung jawab meskipun kesalahan terbesar ada pada Dr. Kogan. Junico menanyakan perihal jaminan agar data pribadi tidak disalahkan oleh pihak lain bila hanya diperingatkan begitu saja. Junico menanyakan, source income-nya Facebook dan kebenaran Facebook yang menjual data. Junico menanyakan, jumlah pekerja yang menangani masalah ini karena menurutnya ini sangat kurang. Junico ingin menanyakan, proses menangani hoax dan ujaran kebencian dan waktu sebelum di take-down oleh pihak Facebook. Junico pemberian sanksi terkait apa yang dilakukan oleh Dr. Kogan pada tahun 2015.[sumber]


Registrasi Kartu Prabayar dan Keamanan Data Konsumen

19 Maret 2018 – Dalam Rapat Kerja dengan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Telkomsel, Indosat dan XL,Junico mengatakan bahwa perlu mencari penyebab kebocoran data dan dirnya menanyakan pentingnya payung hukum untuk melindungi data pengguna. Namun, Junico memberikan apresiasi kepada Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang mengatakan bahwa data pengguna yang sudah melakukan registrasi tidak mengalami kebocoran. [sumber]


Evaluasi Kinerja KPI 2017 dan Rencana Kerja 2018

30 Januari 2018 – Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Junico menanyakan kesiapan dan dukungan KPI untuk Asian Games 2018 sebab dirinya menilai bahwa kinerja KPI mundur terkait acara lomba renang disensor padahal menurut Junico, memang sudah sewajarnya lomba renang memakai pakaian khusus renang. Junico berharap agar KPI lebih bisa berkembang lebih baik lagi dan tidak meninggalkan aturan yang ada. Terakhir, Junico menyampaikan agar mendorong program anak lebih banyak lagi untuk ditayangkan di televisi. [sumber]


Evaluasi Kinerja TVRI

24 Januari 2018 – Pada rapat dengan Direksi LPP TVRI. Junico menanggapi perihal pemaparan TVRI, menurut Junico kalau penontonnya 40% di atas 40 tahun, mereka juga akan hilang. Junico berpendapat kalau bisa kita juga fokus dengan generasi millenial ini. Memang tidak mengejar rating tapi mengejar kualitas. Junico berharap ada peningkatan Pendapat Negara Bukan Pajak (PNBP), tadi Junico juga mendengar ingin ada peningkatan PNBP tapi kakinya terkekang oleh peraturan. Junico meminta dijelaskan peraturan-peraturan itu yang mana saja, jangan sampai TVRI ini hanya menjadi penonton saat Asian Games besok.[sumber]

RKA-K/L dan Perubahan APBN-P Tahun 2017


10 Juli 2017 - Pada Raker Komisi 10 dengan Menteri Pariwisata (https://id.wikipedia.org/wiki/Arief_Yahya), Junico meminta penjelasan konsep homestay atau pondok wisata serta peran warganya karena tidak jarang homestay itu dikelola oleh swasta. [https://chirpstory.com/li/362136]


Perkenalan Kepengurusan PSSI yang Baru, Pembahasan Tantangan dan Dukungan PSSI Terhadap Sepak Bola Tanah Air

26 April 2017 – Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Junico mengatakan bahwa patokan sejumlah 67 ribu tidak seberapa jumlahnya namun sesuai dengan target PSSI yang menjadi harapan bersama. Junico menyarankan demi tercapainya realisasi tersebut maka budaya sepak bola bukan hanya tentang lapangan dan kompetensi, melainkan dapat melibatkan kepala daerah, selanjutnya ia pun mengusulkan bahwa adanya generasi millenials dapat berkontribusi dalam perihal keeksistensian, disebabkan karena millenials cenderung dekat dengan video games dan perlu adanya branding anak muda agar membuat millenials tertarik. [sumber]

Persiapan Partisipasi Kegiatan Olahraga dan Persiapan Asian Games 2018

27 Maret 2017 - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 10 dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan INASGOC, Junico menanyakan apa saja tantangan yang dihadapi oleh KOI dan INASGOC dalam mengadakan persiapan Asian Games 2018. Junico juga menanyakan alasan-alasan KOI dan INASGOC mengurangi jumlah cabang olahraga. Junico berpendapat bahwa seharusnya KOI dan INASGOC dapat lebih memaksimalkan anggaran dibanding dengan mengurangi cabang olahraga yang ada. [http://chirpstory.com/li/351690]


Persiapan Partisipasi Kegiatan Keolahragaan dan Asian Games 2018

21 Maret 2017 - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 10 dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan INASGOC, Junico menanyakan apa saja tantangan yang dihadapi oleh KOI dan INASGOC dalam mengadakan persiapan Asian Games 2018. Junico juga menanyakan alasan-alasan KOI dan INASGOC mengurangi jumlah cabang olahraga. Junico berpendapat bahwa seharusnya KOI dan INASGOC dapat lebih memaksimalkan anggaran dibanding dengan mengurangi cabang olahraga yang ada. [sumber]

Sarana dan Prasarana Sekolah

30 Januari 2017 – Pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi 10 dengan beberapa Kepala Sekolah, Junico menyarankan harus ada grafik kondisi sekolah di Indonesia dan harus diminimalkan distribusi alat-alat yang tidak menjadi sasaran. Mengenai urusan pungutan dan bantuan dana Junico berpandangan harus dibuat clear sehingga jangan sampai niat baiknya justru akan menjadi masalah dan harus ada aturan yang jelas kepada sekolah-sekolah yang berbentuk vertikal. Junico juga menegaskan jangan sampai lupa untuk Ruang WC Baru (RWB), jangan sampai muridnya banyak tapi WC-nya kurang. [https://chirpstory.com/li/345615]


APBN Tahun 2017 dan Rencana Kerja serta Tindak Lanjut Kebijakan Kemendikbud

19 Januari 2017 - Pada Raker Komisi 10 dengan dengan Kemendikbud, Junico menanyakan kapan distribusi baik dan merata mengenai KIP, dan bagaimana jika dikolektifkan saja atau dikelola sekolah agar bisa lebih cepat. Junico memandang bahwa dirinya berbicara mengenai pendidikan Pancasila, lalu Junico berpendapat jika dilihat kondisinya sekarang, maka harus dikembalikan lagi, pelaksanaannya harus dimasukkan di dalam kurikulum, agar tidak sekadar dilafalkan tetapi direalisasikan. Junico menyampaikan bahwa ada guru datang kepadanya mengajukan permohonan masalah mata pelajaran IPS, yang belum mendapat sertifikasi, hanya karena masalah nama mata pelajaran dari IPS ke sejarah. [sumber]



Evaluasi Program Kerja Tahun 2016 dan Rencana Kerja 2017


19 Januari 2017 – Pada rapat kerja (raker) komisi 10 dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Junico menuturkan terhadap kepedulian orangtua dalam perihal pendidikan sangat tinggi untuk anak-anaknya, selain itu menurutnya sosial media dapat memicu terpecahnya suatu bangsa, ia pun meminta agar sosial media diadakan pembinaan, selain itu Junico memandang baik program lapangan desa dan mengusulkan pembangunan lapangan futsal di desa serta meminta agar tenis meja di distribusikan tidak hanya di pesantren karena akan menyebabkan kecemburuan sosial. [sumber]


Sarana dan Prasarana Dikdasmen

28 November 2016 – Pada Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) dan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Junico memberikan apresiasi kepada FSGI dan IGI yang telah datang memenuhi undangan dari Komisi 10. Junico menuturkan, bahwa Indonesia masih sangat lemah dalam memberikan fasilitas untuk sekolah vokasi. Junico menyampaikan bahwa peningkatan fasilitas harus dipercepat agar lulusan SMK tidak menjadi pengangguran. Junico mengatakan bahwa dirinya melihat adanya gerakan moral dari IGI dan menaikkan kompetensi guru adalah hal yang penting untuk dilakukan. Mengenaai kondisi kelas yang tidak layak, Junico menyarankan perlu adanya target dari pemerintah untuk perbaikan tersebut. Terakhir, Junico mengatakan bahwa IGI cocok dengan program Nawacita. [sumber]


Beasiswa Perguruan Tinggi

5 September 2016 - Pada Rapat Dengar Pendapat Komisi 10 DPR-RI dengan Panja Pendidikan, Junico menanyakan, tentang syarat-syarat yang dibutuhkan untuk bantuan disertasi dan tesis, dan penyebab turunnya minat beasiswa disertasi dan tesis tersebut. Junico menekankan kepada Bappenas agar lebih memperhitungkan jumlah penerima beasiswa yang dibutuhkan, dan menekankan pula agar para penerima beasiswa dapat menerima beasiswa dengan tepat waktu. [sumber]


RKA-K/L 2017 - Kementerian Pariwisata

1 September 2016 - Komisi 10 Rapat kerja (Raker) dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengenai Rencana Kerja dan Anggaran Kementrian negara atau Lembaga (RKA-K/L) tahun 2017. Junico menyatakan ketika semua program pusat turun dari 10 destinasi, kurangnya Penguatan budaya lokal sehingga harus belajar banyak dari penguatan budaya lokal Bali. Junico mengatakan, Nihiwatu adalah salah satu tempat yang kuat akan budaya lokalnya. Menurutnya, sangat perlu untuk meningkatkan budaya lokal. Junico menjelaskan permasalahan di tanah batak adalah transformasi sosial agar perkembangan pariwisata bisa tercapai. Junico meminta Menpar untuk menginfokan perkembangan 10 destinasi di setiap rapat. Junico bertanya kepada Menpar terkait Asean Games kemungkinan banyak orang asing datang di Indonesia kenapa tidak ditargetkan lebih tinggi saja. Junico menambahkan untuk meningkatkan layanan pariwisata perlu adanya pelatihan SDM. [sumber]


Anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

16 Juni 2016 - Junico menyayangkan anggaran Kementerian Agama lebih besar daripada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Terkait anggaran, Kemendikbud berfokus dengan kesejahteraan guru maka perlu untuk ditingkatkan. [sumber]

RKP dan RKA K/L 2017 serta Persiapan ASIAN Games

15 Juni 2016 – Dalam Rapat Kerja (raker) Komisi 10 dengan Menpora, Junico menyatakan dirinya ingin fokus membicarakan Asian Games karena perlu perencanaan yang baik bahkan perlu juga untuk membuat timeline karena waktunya tinggal 2 tahun lagi dan jangan sampai baru dikejar di last minute. Junico menyampaikan kekecewaannya potongan angka sebesar 30% yang menurutnya besar sekali. Ia bercerita di dapilnya, Junico mengadakan acara youthfest karena menurutnya perkembangan dan kreativitas anak muda luar biasa apalagi dengan adanya dunia digital seraya menyayangkan tidak diperhatikannya hal tersebut padahal dirinya yakin dunia kreatif dapat menjadi leading sector.

Junico mendorong perhatian pengembangan kreativitas anak muda karena saat ini orang dapat menjadi kaya dengan industri kreatif sehingga Ia menyayangkan bila hanya berpikir industri saja. [https://chirpstory.com/li/319194]

RAPBN-P 2016 Kemendikbud

9 Juni 2016 – Pada Raker Komisi 10 dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Junico mengaku merasa bingung pada angka yang naik untuk itu Ia meminta penjelasan apakah ini salah ketik atau bagimana. Kemudian Junico menanyakan mengenai tunjangan apakah bisa disesuaikan atau tidak. Ia juga menanyakan terkait teknologi apakah urgensinya begitu tinggi atau tidak dan masuk dalam prioritas atau tidak. [https://chirpstory.com/li/318617]

Isu Pendidikan Anak Usia Dini

30 Mei 2016 – Pada Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Pascasarjana PAUD Universitas Negeri Jakarta, Junico menuturkan bahwa Pancasila seperti tidak ditanamkan kembali pada tahap golden age dan dirinya menanyakan latar belakang pemikiran pemuda saat ini. Junico juga menanyakan perihal konsep untuk penanaman nilai seperti gotong royong dan disiplin. Junico mengatakan bahwa nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan sejak anak di PAUD dan bukan hanya sekadar
mengajarkan tentang bulir-bulir Pancasila saja untuk menyelesaikan konsep pendidikan Pancasila di PAUD. Sebagai penutup, Junico menanyakan konsep cara pendidikan karakter yang akan dilakukan di PAUD. [https://chirpstory.com/li/317278]

Pembahasan Temuan BPK, Hasil Kunjungan Kerja ke Jambi, dan Pembahasan Isu Aktual Kementerian Pariwisata

26 Mei 2016 - Pada Raker Komisi 10 dengan Arief Yahya (https://id.wikipedia.org/wiki/Arief_Yahya) selaku Menteri Pariwisata, Junico menyatakan keprihatinanya terkait lebih banyaknya blogger
Eropa yang diundang ke Kalimantan Tengah dibanding dengan blogger Indonesia. Mengenai pembuatan iklan yang dilakukan oleh Menteri Pariwisata, Junico menanyakan proses pembuatanya seperti apa, ia meminta penjelasan rinci terkait background, pihak yang mengelola, dan juga harga yang ditentukan. Terkait destinasi wisata, Junico meminta agar Kementerian Pariwisata (http://www.kemenpar.go.id/asp/index.asp) bisa menjabarkan secara lengkap visi dan misi pariwisata di Jawa Barat. Selain itu, Junico juga menyarankan agar Kementerian Pariwisata bisa lebih mengekspos potensi wisata daerah Toraja. [http://chirpstory.com/li/316896]

Evaluasi Kinerja Kemenristekdikti

16 Februari 2016 – Pada rapat komisi 10 dengan Menristekdikti, Junico mengatakan ada kelebihan suplai guru yang sekarang sudah mencapai 421 Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK). Junico bertanya apa yang dilakukan Menristekdikti untuk menyikapi over suplai guru, kemudian adakah kualifikasi tambahan yang dilakukan Menristekdikti agar LPTK lebih berkompeten. Junico juga menginformasikan adanya surat pernyataan rektor Darusalam, Ambon, selama surat ini rektor tidak akan mencampuri masalah yang sedang berjalan karena rektor akan tetap fokus pada kegiatan pengajaran. Menyikapi hal tersebut, menurut Junico masalah seperti ini terus terjadi dan disayangkan karena merugikan mahasiswa. [https://chirpstory.com/li/304188]

Panja Asian Games 2018

11 Februari 2016 – Pada RDP Komisi 10 dengan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Junico mengatakan persiapan memang masih panjang tapi Indonesia membutuhkan tenaga besar untuk itu. Junico melihat atlet yang ikut tidak berjenjang untuk itu menurutnya Indonesia harus mempersiapkan SK untuk atlet. Selain itu Junico
menanyakan apakah sudah mewakili jenjang PON dan lain-lainnya atau belum. [https://chirpstory.com/li/303443]


RKA-K/L 2017

14 Juni 2017 – Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Junico meminta penjelasan atas materi yang disampaikan, alih-alih ia pun membandingkannya dengan paparan Kementerian lainnya. Junico mempertanyakan pencapaian Bekraf, dan Junico menyarankan agar Bekraf memiliki suatu hal yang dapat di evaluasi serta anggaran dapat dipertanggungjawabkan. [sumber]

Realisasi Anggaran 2015 Kementerian Pariwisata RI


16 Desember 2015 – Dalam Rapat Kerja (raker) Komisi 10 dengan Menpar, Junico menuturkan bahwa pariwisata Indonesia bisa seperti Thailand dan Junico juga menanyakan indeks untuk mengukur kepuasan konsumen sebab kepuasan konsumen dapat mempengaruhi wisatawan untuk berbelanja. Junico menanyakan keseriusan Kementerian Pariwisata RI untuk menjalankan setiap program yang direncanakan sebab setiap tahunnya harus memiliki target. Mengenai wisata ziarah, Junico meminta agar jumlah anggaran lebih diperbanyak. [https://chirpstory.com/li/297327]

Realisasi Anggaran 2015 – Kemendikbud

14 Desember 2015 – Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi 10 dengan Anies Baswedan, Mendikbud, Junico menyatakan bahwa penambahan unit baru sangat sulit di kota-kota karena kekurangan lahan sementara dana tidak memungkinkan. Ia menambahkan bahwa berdasarkan data Februari
2015 SMK merupakan penyumbang terbesar prosentase pengangguran, keculai sekolah SMK yang bagus, maka Junico menanyakan apa penyebab besarnya angka pengangguran dari SMK tersebut. Selain itu, Ia meminta adanya langkah konkret karena terdapat SMK yang menjerit membutuhkan
dana untuk membangun laboratorium. Masih mengenai SMK, Junico memandang ada yang salah dari pelaksanaan belajar mengajar atau kurikulum di SMK. Ia menambahkan bahwa di Bandung ada SMKN Penerbangan 12 yang akan kekurangan guru dalam waktu dekat karena banyak guru pensiun sehingga butuh diperhatikan karena di UPI jurusan penerbangan sudah tidak ada. Ia mengisahkan setiap dirinya berbicara dengan guru, yang diadukan adalah “jangan hapus sertifikasi dan
tunjangan kami” dan tidak ada guru yang bertanya bagaimana kurikulum di tahun 2015 atau siswa dengan otuput-nya. [https://chirpstory.com/li/297061]


Rencana Kerja dan Anggaran Kerja Kementerian Pemuda dan Olahraga - RAPBN 2016

15 Desember 2015 - Nico mengkritisi permasalahan diplomatik antara Indonesia dan Brazil serta meminta penjelasan langkah-langkah yang telah dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut.
Nico meminta Kemenpora menjelaskan perkembangan terkini Asian Games, apa yang sudah dicapai dan ada kendala apa saja dalam persiapan. Nico mengusulkan agar setiap sesi rapat ada update Asian Games serta kemungkinan dibentuknya Panja Asian Games 2018. [sumber]

Kerja Sama Perluasan Destinasi Domestik Pariwisata


14 Desember 2015 – Pada rapat di komisi 10 dengan Kemenpar dan Dirut Garuda Indonesia, Junico mengatakan turis dari China, India dan Japan yang sangat potential untuk datang ke Indonesia. Junico yakin Singapore punya destinasi yang lebih banyak dari Thailand dan kalau dilihat dari anggaran tersebut, singapore ada di no.2 dan juga singapore memiliki destinasi banyak. Junico juga mengatakan jika dilihat itu ada hubungan emotional antara China dan Thailand karena Thailand punya destinasi yang banyak dan beragam kenapa kita tidak belajar mengenai itu, mungkin seperti Jogja agar bisa mengkoneksikan China dengan Indonesia. Junico menyarankan ada kemungkinan wisata religi agar bisa dimanfaatkan strategi itu, dan apa yang perlu kita tingkatkan dari wisata kita, kita harus ada studi kenapa mereka mau datang ke sini dan ke mana mereka berwisata, harus ada beberapa titik lagi yang digarap agar punya potensial dan menjadi contoh yang membantu kita sekarang untuk menggarap potensi daerah, kemudian apa yang menjadi konektivitas antara kita dengan negara-negara lain. Junico menambahkan kita harus melihat konektivitas antara kita dan negara negara itu dengan pengalihan dari Jepang ke China berarti banyak imbauan daerah yang lain, menurut Junico harus ada tujuan lain selain Bali. [https://chirpstory.com/li/297184]

Anggaran Kemenpar

30 September 2015 - Pada Raker Komisi 10 dengan Menteri Pariwisata, Junico berpendapat terkait angka Wisman yang masuk ke Indonesia sama dengan WNI yang ke luar negeri, maka harus dikuatkan koordinasi dengan baik terutama dengan airlines. Junico berharap agar pemerintah lebih memperhatikan dengan para stakeholders seperti PHRI, airlines dan daerah-daerah. [sumber ]

Postur Anggaran Sementara RAPBN 2016 Kementerian Pariwisata

21 September 2015 – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 10 dengan Irjen, Sekjen dan Deputi Kementerian Pariwisata, Junico meminta undangan disampaikan kepada Komisi 10 ketia ada acara wisata atau event terutama untuk anggota Komisi 10 yang berasal dari daerah pilihan (dapil) wisata tersebut. Ia kemudian menanyakan dari mana kementerian mendapatkan angka untuk data-data yang tersaji terutama mengenai komplain 3,25%. Selain itu Junico menanyakan evaluasi dana
sebesar 328 miliar rupiah untuk pengembangan tujuan destinasi wisata. Nico memberi masukan untuk tidak terlalu banyak mengeluarkan iklan melainkan meningkatkan pelayanan dengan kebersihan dan keamanan destinasi. Ia kemudian menanyakan bagaimana kementerian menaruh fokus pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan membandingkan dengan Thailand yang kini sudah melakukan pembelajaran bahasa Indonesia seraya menanyakan mengapa tidak ada sekolah pariwisata di Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai penutup, Junico menanyakan
anggaran Sekolah Tinggi Pariwiasta (STP) Bandung hanya sebesar 2 Miliar Rupiah karena ia melihat alat-alat yang digunakan sudah tua dan lahannya sempit. [http://chirpstory.com/li/286224]

Realisasi Anggaran 2015 Badan Ekonomi Kreatif


16 September 2015 - Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 10 dengan Triawan Minaf, Bekraf, Junico mengharapkan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) agar pemikiran kreatifnya tidak terukur dan menurutnya ini saatnya beralih dari Sumber Daya Alam (SDA) ke Sumber Daya Kreatif. Junico meminta penjelasan tentang strategi besar yang akan dilaksanakan dalam jangka waktu dekat. Junico menuturkan database ekonomi kreatif di 16 sektor dapat bermanfaat untuk banyak hal. Mengenai pengembangan kuliner, Junico menyampaikan hal tersebut dapat dikembangkan lebih baik lagi. Junico menuturkan database sangat penting untuk pengembangan sektor dan evaluasi. Junico menanyakan rencana BEKRAF dalam koordinasi lintas sektoral untuk melindungi pelaku ekonomi kreatif. Kemudian Ia juga menanyakan hasil evaluasi dan alasan barang luar negeri menjadi lebih murah dibandingkan produk lokal. [https://chirpstory.com/li/285393]

Anggaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi - RAPBN 2016

15 September 2015 - Junico berpendapat bahwa anggaran Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) tidak mungkin dikurangi. Junico berharap agar anggaran ini diperjuangkan karena merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap akses pendidikan. Menurut Junico, akses pendidikan harus dinomorsatukan. [sumber]

Evaluasi Prestasi Olahraga


26 Agustus 2015 – Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga(http://www.kemenpora.go.id/), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)(https://id.wikipedia.org/wiki/Komite_Olahraga_Nasional_Indonesia), Komite Olimpiade Indonesia (KOI) (https://id.wikipedia.org/wiki/Komite_Olimpiade_Indonesia), Satlak Prima, Junico berpendapat Indonesia memerlukan terobosan yang baru, karena menurutnya saat olimpiade ke Vietnam Ia menanyakan mengapa Indonesia tidak mendapatkan juara disaat rakyat berjumlah 250 juta. Untuk itu Junico berpandangan bahwa rencana dan target harus dibarengi oleh strategi.
[https://chirpstory.com/li/282098]


Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN)


2 Juli 2015 - Nico menegaskan ia tidak ingin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang bisa besar sendiri malah kita bantu. Nico ingin ada pemerataan pendidikan. Nico menyoroti biaya kuliah akuntansi di Universitas Indonesia nilainya Rp.5 juta dan di PTN di Jember berbeda karena ada perbedaan daya beli. Nico menekankan perlunya formulasi yang lebih baik lagi untuk BOPTN. Nico minta klarifikasi ke rektor-rektor PTN apakah alokasi 30% dari APBN untuk unsur Pendidikan itu sudah berdampak pada aktivitas penelitian di kampus-kampus PTN mereka atau belum. [sumber]

Pengawasan APBN 2015

17 Juni 2015 – Pada Rapat Kerja dengan Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Junico berpandangan masalah dari pendiidkan di Indonesia ialah gurunya karena masih saja ada anak sekolah kursus di luar sekolah sedangkan guru di sekolah sudah makin sejahtera namun kualitas mengajar masih termasuk rendah. Junico menyarankan agar pemberian sertifikasi kepada guru-guru lebih ditinjau lagi karena nyatanya banyak guru yang tidak mampu secara akademis dan sering absensi. [http://chirpstory.com/li/272072]

Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK, Evaluasi Pelaksanaan APBN 2015, Pembahasan RKA K/L dan RKP K/L 2016 Kemenpora

10 Juni 2015 - Pada Raker Komisi 10 dengan Menpora, Junico mempertanyakan kapan pastinya kompetisi liga kembali berjalan, dan siapa operatornya. Junico mengaku terkejut dengan peringkat sementara Indonesia di Sea Games, yakni ada di peringkat 6. Junico menanyakan apa persiapan konkret
pemerintah atau Kemenpora untuk Asian Games 2016. [sumber ]

Persiapan SEA GAMES ke-28 di Singapura

25 Mei 2015 - Nico minta penjelasan ke Satlak PRIMA, KONI dan KOI mengapa ada cabang olahraga yang Nico nilai tidak punya peluang mendapat medali bisa berangkat dan ada cabang olahraga yang punya peluang mendapat medali tidak berangkat untuk SEA GAMES ke-28. (sumber)


Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015

Pada 7 April 2015 - Nico saran ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila dikembalikan dan dikemas ulang lebih menarik. [sumber]


Rencana Strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga 2015-2019

Pada 6 April 2015 - Nico menyampaikan survei yang dilakukan di SMA Jakarta dan Bandung sangat mengejutkan. Sekitar 8% responden mengatakan bahwa Pancasila sebagai dasar negara Indonesia perlu dirubah. Junico berharap Kemenpora menanggapi kasus ini dengan serius. [sumber]


Evaluasi BUMN Pariwisata

Pada 30 Maret 2015 - sehubungan dengan target 20 juta wisman untuk 2015, menurut Nico itu ambisius. Menurut Nico sebaiknya ITDC dan TWC agresif juga dalam pembenahan sarana wisata yang asetnya milik BUMN. Nico saran untuk bikin ‘Bali-Bali’ yang baru. Nico menilai promosi wisata Bali tidak perlu dibantu lagi karena sudah tinggi kunjungannya. [sumber]


Rapat Kerja Komisi 10 dengan Mendikbud

Dalam rapat kerja Kom X dengan Kementerian Pendidikan 27 Januari 2015 - Nico mengritik besarnya dana UN jika hanya digunakan untuk pemetaan kinerja institusi pendidikan. [sumber]


Kinerja PSSI

Pada 15 Januari 2015 - Junico Siahaan menanyakan insentif apa yang diberikan PSSI untuk klub sepakbola Persib Bandung untuk mengikuti ajang-ajang internasional. [sumber]

Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Bandung
Tanggal Lahir
Alamat Rumah
JL. H. NEMING B19 RT 4 RW 1 LEBAK BULUS,CILANDAK,JAKARTA SELATAN,DKI JAKARTA
No Telp
081 196 9196

Informasi Jabatan

Partai
PDI Perjuangan
Dapil
Jawa Barat I
Komisi
I - Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika