Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
PDI Perjuangan - Jawa Tengah VIII
Komisi VI - Perdagangan, Perindustrian, Koperasi UKM, BUMN, Investasi dan Standarisasi
           


Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Jakarta
Tanggal Lahir
15/05/1974
Alamat Rumah
Jl. Benda No.9A, RT.011/RW.004, Kelurahan Cilandak Timur. Pasar Minggu. Jakarta Selatan. DKI Jakarta
No Telp
-

Informasi Jabatan

Partai
PDI Perjuangan
Dapil
Jawa Tengah VIII
Komisi
VI - Perdagangan, Perindustrian, Koperasi UKM, BUMN, Investasi dan Standarisasi

Latar Belakang

Adisatrya Suryo Sulisto MBA (lahir di Jakarta, 15 Mei 1974; umur 40 tahun) terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2019-2024 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk Dapil Jawa Tengah VIII setelah memperoleh suara tertinggi di Dapilnya sebesar 108.428 suara. Adi adalah pengusaha muda Indonesia pemimpin Grup Satmarindo (GS). Adisatrya Suryo merupakan putra ketua Kadin Suryo B Sulisto. Adisatrya Suryo juga tercatat sebagai anggota DPR Komisi VI dari fraksi PDI Perjuangan. Di DPR, Adisatrya bertugas sebagai Alat Kelengkapan Dewan yaitu Badan Anggaran.

Adisatrya adalah alumnus MBA dari University of London. Beberapa aktivitas lain yang Adisatrya ikuti adalah Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2010-2015 sebagai Ketua Komite Tetap Pemasaran dan Promosi Pariwisata pada Bidang Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya dan Olahraga.

Pendidikan

  1. Alumnus S2 Administrasi Bisnis Queen Mary College, University of London, Inggris (1996)
  2. SAINT LAWRENCE COLLEGE, RAMSGATE, KEN,INGGRIS, LULUS TAHUN 1993
  3. SD STRADA WIYATASANA, JAKARTA, LULUS TAHUN 1986

Perjalanan Politik

Anggota DPR RI FPDIP mewakili Jawa Tengah 8 (Komisi VI) (2009-sekarang)

Visi & Misi

Belum Ada

Program Kerja

Belum Ada

Sikap Politik

RUU APBN 2018 beserta Nota Keuangannya

24 Agustus 2017 - Dalam rapat Paripurna, Adi menyuarakan perihal kemerdekaan, bahwa kemerdekaan merupakan hasil revolusi perjuangan bebas dari penindasan, dan kemerdekaan mengingatkan kita bekerja bersama untuk membangun RI. Kemerdekaan berarti bebas dari ancaman kesulitan, masyarakat hidup sejahtera. Seperti halnya politik anggaran yang akan dibahas untuk menyelesaikan persoalan rakyat. Menurut Adi kesejahteraan rakyat bukan hanya cita-cita di atas kertas saja. Politik anggaran dan pembangunan pun harus bergerak seirama, anggaran yang diputuskan harus mempertimbangkan yang dibutuhkan untuk membangun negara.

Adi sebagai perwakilan dari fraksi memberikan catatan sebagai berikut, Pemerintah harus memperkuat industri nasional, dengan pertumbuhan 5,4% pemerintah harus menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah perkirakan inflasi 3,2%, disini pemerintah harus mengendalikan harga bahan pokok, target inflasi tersebut harus tercapai. Pemerintah menargetkan nilai tukar rupiah sebesar Rp13.500, pemerintah harus memerhatikan suku bunga FED, dan pemerintah juga harus memastikan neraca ekspor-impor pada nilai surplus.Pemerintah harus memperkirakan angka inflasi berada di titik 3,5%, dan menetapkan suku bunga spn 5,3%, lebih tinggi dari APBN 2017, sebesar 5,2%. Yang harus diwaspadai adalah suku bunga yang bisa berdampak pada mata uang asing. Pemerintah mencermati secara hati-hati harga minyak dunia, dan menetapkan lifting minyak 800.000 barel/hari, dan lifting gas 1,2 juta barel/hari. Pemerintah harus menargetkan pendapatan negara Rp1878,4 Triliun dan dari pajak Rp1609,4 Triliun, serta perlu menggali sumber-sumber pajak terbaru terutama dari bisnis digital. Eksploitasi SDA baru, harus memerhatikan tenaga kerja dan alat dalam negeri. Pemerintah berupaya dan bersungguh-sungguh dalam meningkatkan gas bumi, dan peraturan demi menumbuhkan industri minyak dan gas bumi. Pemerintah memenuhi kebutuhan anggaran pertahanan, diharapakan sebesar 1,5% dari PDB. Pemerintah mengalokasikan dana pendidikan, kesehatan, pangan, dan kesempatan kerja. Fraksi PDI-P menyetujui untuk melakukan pembahasan lebih lanjut RUU APBN 2018, Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, hal inilah yang bisa membangun ekonomi mikro. [sumber]

Pandangan Fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro RAPBN 2018

30 Mei 2017 - Dalam rapat paripurna, Adisatrya Suryo Sulisto mengatakan bahwa pembangunan harus dirangkai bersama-bersama dari Sabang-Merauke. Adisatrya berependapat perekonomian harus didorong untuk dinikmati seluruh elemen masyarakat, khususnya Masyarakat di daerah pinggiran. Adisatrya mengatakan bahwa berhasilnya tax amnesty yang lalu harusnya pemerintah dapat menjaga pembukuan di atas 6 persen. Fraksi PDI-P memberikan catatan bahwa pembangunan ekonomi harus diiringi dengan berkurangnya masyarakat miskin. Adisatrya mengatakan bahwa pemerintah harus menjaga harga bahan pokok agar tidak naik. Menurut Adisatrya, Pemerintah juga harus menjaga inflasi untuk menarik minat beli masyarakat tahun 2018. nilai tukar rupiah diperkirakan sebesar Rp13.500-13.800 per USD harga minyak ICP diperkirakan USD 60-45/Barrel. Adisatrya mengatakan bahwa peningkatan hasil lifting minyak dan Gas diharapkan bisa mencapai target. Kemudian, Adisatrya menambahkan jika stabilitas ekonomi tidak dapat berdiri sendiri tanpa stabilitas politik pengembangan kereta api, pelabuhan, bandara dan jalur untuk konektivitas harus dikembangkan.

Mewakili Fraksi PDI-P, Ia menyatakan menyetujui untuk menindaklanjuti kerangka ekonomi Makro dan rancangan RAPBN 2018. [sumber]

RUU KPK 2015

Pada 6 Oktober 2015 - Adisatrya Sulisto mengusulkan penggunaan hak inisiatif DPR RI atas perubahan pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dimasukkan dalam Prolegnas 2015. [sumber]

RUU BUMN

Pada Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Profesor Zainal A. Mochtar tanggal 30 Maret 2015 - Adisatrya menanyakan tentang kejadian pengangkatan direksi yang punya rekam jejak buruk di BUMN. Direksi tersebut justru diangkat kembali sebagai direksi di BUMN lain. Adisatrya menanyakan apakah tidak ada kriteria penilaian khusus berdasarkan rekam jejak di perusahaan sebelumnya saat pengangkatan direksi BUMN. [sumber]

Tanggapan

belum ada

Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Jakarta
Tanggal Lahir
15/05/1974
Alamat Rumah
Jl. Benda No.9A, RT.011/RW.004, Kelurahan Cilandak Timur. Pasar Minggu. Jakarta Selatan. DKI Jakarta
No Telp
-

Informasi Jabatan

Partai
PDI Perjuangan
Dapil
Jawa Tengah VIII
Komisi
VI - Perdagangan, Perindustrian, Koperasi UKM, BUMN, Investasi dan Standarisasi