Skip to main content
WikiDPR.orgMendekatkan Rakyat dengan Wakilnya

Roem Kono

Golkar - Gorontalo

Komisi IV - Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Pangan

Alat Kelengkapan Dewan: Badan Urusan Rumah Tangga

TABLE OF CONTENT

    Latar Belakang

    Drs.Roem Kono terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Golongan Karya (Golkar) mewakili Dapil Gorontalo setelah memperoleh 117,831 suara. Roem adalah politikus senior Golkar dan Wakil Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar (2009-2013).  Roem adalah seorang pengusaha kontraktor. Roem pernah menjabat sebagai Presiden Direktur dari PT. Intirum Indomastech (1995-2009) dan aktif di organisasi pengusaha, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai Ketua Komite (2004-2009).

    Pada masa kerja 2014-2019 Roem kembali duduk di Komisi V yang membidangi pekerjaan umum, transportasi, perumahan rakyat, pembangunan desa dan kawasan tertinggal. Pada periode 2014-2019 Roem dipercaya menjadi Ketua Komisi V. Roem Kono adalah Ketua dari AKD BURT (Badan Urusan Rumah Tangga) DPR-RI.

    Pada awal Juli 2017 Roem Kono dimutasi ke Komisi IV DPR-RI yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan sebagai Wakil Ketua menggantikan Siti Hediati Soeharto.

    Pendidikan

    SLTA, SMA Karyawan, Jakarta (1972)

    S1, Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta (2002)

    S2, Universitas Indonesia Esa Unggul, Jakarta (2003)

    Perjalanan Politik

    Roem Kono sudah menjadi kader Golkar sejak 1987 dan aktif di Kelompok Kerja (Pokja) Wiraswasta.  Sebagai seorang pengusaha, Roem aktif berorganisasi di asosiasi pengusaha.  Dimulai di 1989 dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menjadi Wakil Ketua Umum HIPMI Jakarta (1989-1992) kemudian di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) menjadi Ketua DKI Jakarta (1998-2003), Ketua Komite (2004-2009) dan Anggota Dewan Kehormatan (2009-2013).

    Roem adalah salah satu tokoh yang instrumental dalam pemekaran wilayah Gorontalo menjadi Provinsi.  Atas jasanya itu, Roem dipercaya oleh Golkar untuk menjadi Wakil Ketua DPP Golkar Gorontalo (2001-2004).

    Karir politiknya di Golkar semakin berkibar dan Roem dipercaya menjadi Wakil Sekjen DPP Golkar (2009-2013). Pada Pileg 2009 Roem maju mencalonkan diri menjadi calon legislatif dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014. Roem duduk di Komisi V.

    Pada Pileg 2014 Roem kembali lagi terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dan ditugaskan menjadi Ketua Komisi V. 

    Visi & Misi

    belum ada

    Program Kerja

    belum ada

    Sikap Politik

    RUU Arsitek

    26 Agustus 2015 - Roem meminta agar mitra (pakar, ahli dan asosiasi arsitek) tidak terlalu fokus dalam hal teknis dan lebih menjelaskan tentang bagaimana baiknya cara-cara dari aspek Undang-Undang melindungi profesi arsitek.  [sumber]

    Tanggapan

    Sanksi Pembekuan Ground Handling Maskapai Penerbangan Air Asia dan Lion Air

    26 Mei 2016 - Roem Kono menilai bahwa kesalahan penurunan penumpang yang dilakukan oleh Lion Air sudah mengurangi kepercayaan masyarakat. Namun bagi Pemerintah, ini adalah sebuah dosa yang luar biasa. Permasalahan ini tidak bisa dibiarkan karena Lion Air dinilai Roem Kono cukup membantu masyarakat untuk terbang. Roem Kono menegaskan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk tidak main-main dalam memberikan sanksi, tunjukkan jika negara ini menjalani undang-undang dengan benar. Roem mempertanyakan apakah sanksi yang diberikan Kemenhub hanya sebagai penebusan rasa malu kepada masyarakat.

    Roem meminta Kemenhub, Lion Air, dan Air Asia untuk tidak mengira DPR mencari masalah bila melakukan inspeksi mendadak (sidak) karena sebetulnya DPR ingin melakukan fungsi pengawasannya dengan benar.  [sumber]

    Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

    10 Juni 2015 - Menurut Roem perekonomian kita tidak terlalu baik namun Pemerintah membuat program infrastruktur yang menggebu-gebu. Roem menilai Pemerintah masih terlalu fokus kepada pertumbuhan ekonomi sementara keadilan dan pemerataan pembangunan infrastruktur ini belum terlaksana.  [sumber]

    Anggaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 2016

    9 Juni 2015 - Roem berharap Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (MenPDT) bersama-sama dengan Komisi 5 fokus membangun bangsa. Menurut Roem MenPDT tidak perlu terlalu keras-keras usaha di desa dan cukup fokus saja di transmigrasi. Menurut Roem desa itu bukannya senang malah takut dapat uang, karena sudah banyak yang ‘mengintip’. Dulu tidak ada masalah ini dan sekarang jadi marak.  [sumber]

    Tol Laut

    20 Mei 2015 - Roem minta penjelasan ke Menteri Perhubungan (Menhub) terkait temuan seringnya ada pergantian Kepala Bandara Djalaluddin di Gorontalo.  [sumber]




    Silahkan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.