Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Gerindra - Jawa Timur IV
Komisi VII - Energi Sumber Daya Mineral, Riset & Teknologi, Lingkungan Hidup


Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Jember
Tanggal Lahir
20/08/1979
Alamat Rumah
Jl. Cibubur VII Town House No. 8, RT.001/RW.009. Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, DKI Jakarta
No Telp

Informasi Jabatan

Partai
Gerindra
Dapil
Jawa Timur IV
Komisi
VII - Energi Sumber Daya Mineral, Riset & Teknologi, Lingkungan Hidup

Latar Belakang

Bambang Haryadi lahir di Jember, 20 Agustus 1979. Bambang berhasil menjadi anggota DPR RI 2014-2019 setelah memperoleh 87.040 suara untuk daerah pemilihan Jawa Timur IV.

Pada periode 2014-2019 Bambang duduk di Komisi VII yang membidangi energi sumber daya mineral dan lingkungan hidup.

Pendidikan

S1, Sekolah Tinggi llmu Ekonomi Manajemen Industri dan Jasa Indonesia (STIE MAIJI), Jakarta (2012) 

Perjalanan Politik

Bambang Haryadi belum memiliki rekam jejak politik apapun, dan baru bergabung dengan Gerindra untuk menjadi syarat maju dalam pencalonan pileg 2014. Posisi bisnis yang dipegang Bambang antara lain Direktur CV Binatama Mandiri Express (2007), Direktur Marketing PT Tri Mitra Jaya (2010), dan Direktur Utama PT Visitama Citra Nusantara (2013).

Visi & Misi

belum ada

Program Kerja

belum ada

Sikap Politik

RUU Pertembakauan

25 Januari 2017Bambang menanyakan terkait hasil riset minyak atsiri yang perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut, apakah yang menyukai aromanya laki-laki atau perempuan karena ekonomi mikro dari parfum ini cukup menarik. Bambang lalu mempertanyakan terkait branding opini rokok, padahal hasil paparan dari para pakar berisikan tentang kebutuhan insulin yang bisa dipenuhi dari tembakau untuk mengurangi penderita diabetes yang cukup besar di Indonesia dan ia meminta jika kita dapat menanam tembakau untuk menghasilkan insulin, kenapa harus impor. Bambang juga mengungkapkan kalau banyak kelompok anti rokok yang menginginkan agar tanaman tembakau juga ikut dilarang, sehingga perlu dilakukan kajian-kajian dari pemaparan para pakar tadi, sebagai inventarisasi manfaat tembakau. Selama ini tembakau dianggap mudarat dan momok bagi dunia kesehatan, padahal memiliki banyak manfaatnya. Bambang mengindikasikan adanya penguasaan saham perusahaan rokok nasional yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan asing dengan cara menggiring opini publik untuk anti rokok, agar perusahaan tersebut jatuh dan dimiliki oleh mereka. Bambang juga mempertanyakan kenapa orang-orang yang anti rokok mengatakan bahwa rokok menyebabkan penyakit paru-paru, padahal data mengenai hal tersebut belum pasti, bisa saja itu karena asap rokok atau asap kendaraan. Bambang mengatakan bahwa kita seharusnya meyakinkan pemerintah untuk membahas RUU ini secara intensif dan sungguh-sungguh, karena ini merupakan RUU usulan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Bambang juga mempertanyakan kenapa framing dari media-media yang mengatakan bahwa DPR mandul produk legislasi, padahal pemerintah juga tidak hadir dalam pembahasan RUU. Giliran pemerintah memiliki kepentingan terhadap suatu produk legislasi, kita dipaksa untuk bekerja siang dan malam. Terakhir Bambang meminta agar Jember dijadikan kota tembakau. [sumber]

RUU No.17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (RUU MD3)

21 Desember 2016 - Bambang menyatakan bahwa Badan Legislasi (Baleg) mengharapkan UU MD3 bisa dijabarkan lebih jelas lagi konsepnya. Bambang juga mengingatkan agar jangan gegabah.   [sumber]

RUU Pertambangan Mineral dan Batubara (RUU Minerba)

4 Februari 2016 - Bambang menilai perlu ada hak yang perlu diatur dalam UU Minerba apabila dalam penyaluran oleh pemerintah pusat tidak sesuai sehingga proses pertambangan dapat dihentikan. Dalam pengaturan UU Minerba yang baru, pemerintah pusat wajib meninjau ke pemerintah daerah sehingga apabila tidak sesuai dengan peraturan dapat dihentikan. Dalam hal ini, rakyat turut serta dalam pengontrolan.  [sumber]

Tanggapan

Evaluasi Kinerja PT Pertamina Tahun 2014-2016 dan Rencana Kedepan

9 Februari 2017 - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 7 menggelar dengan PT Pertamina, Bambang mengapresiasi restrukturisasi PT Pertamina agar menjadi lebih baik dan menguntungkan negara. Namun, Bambang sangat mengecewakan karena ada aduan dari Sumatera Barat adanya perlakuan tidak adil untuk gas 3 kg. PT Pertamina harus profesional dan melakukan perubahan signifikan dalam kinerja. Bambang menyarankan agar PT Pertamina tidak boleh mendapatakan tekanan politik karena harus independen. [sumber]

Anggaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

16 Juni 2016Bambang meminta penjelasan Menteri Keuangan (Menkeu) tentang PMN serta gaji ke-13 dan 14 untuk tenaga ahli DPR-RI. Bambang menanyakan kenapa Kemenkeu belum memberikan gaji ke-13 dan 14 untuk tenaga ahli DPR-RI, padahal mereka sudah bekerja keras.

Selain itu, Bambang meminta Menkeu sebagai perwakilan Kementerian BUMN untuk meniadakan Badan Otoritas Borobudur karena sudah ada PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko yang tugasnya sama. Selanjutnya mengenai pemotongan anggaran KPPU, Bambang meminta Menkeu memperhatikan KPPU agar pemotongannya tidak terlalu besar karena penguatan KPPU dibutuhkan untuk menanggulangi kartel daging, PLN, dan BBM.  [sumber]

Evaluasi Distribusi BBM Menjelang Lebaran 2015

27 Mei 2015 - Bambang menilai Direktur Utama PERTAMINA (Dirut PERTAMINA) tidak punya kromosom dan pengalaman di Migas. Bambang curiga bahwa PERTAMINA akan ‘dipreteli’ dengan Peraturan Menteri (PerMen) dan khawatir PERTAMINA akan runtuh.  [sumber]

Kinerja Perusahaan Listrik Negara

Pada 13 April 2015 - Bambang mengatakan awalnya ragu kepada Sofyan Basir, yang dulunya merupakan Dirut BRI dengan latar belakang perbankan. Tetapi Bambang mau optimis, hanya saja masih kecil, karena simpelnya saja sekarang masih sering mati lampu, kejadian gardu meledak, kemudian kesinkronan pegawai PLN juga belum optimal. Bambang juga meminta perlunya dilakukan evaluasi anak buah PLN tiap triwulan atau tiap 6 bulan di setiap daerah-daerah.                                                   

Kemudian di daerah Jawa Timur banyak sekali kabel-kabel yang belum dirapikan makanya disitu sering kebakaran. Bambang meminta kepada Dirut PLN tidak perlu bangun-bangun yang setinggi langit, ia berpendapat lebih baik ditingkatkan saja yang di depan mata dulu. Jangan seperti pendahulu yang hobi upload-upload di media, lebih baik Dirut PLN action saja dengan ketulusan.  [sumber]

Tim Reformasi Migas

Pada 26 Januari 2015 - Bambang menanyakan beberapa hasil kerja dari Tim Reformasi Migas yang dipimpin oleh Faisal Basri yaitu penghapusan bensin premium (Ron 88), kebijaksanaan Kementerian ESDM selanjutnya setelah pembubaran Petral dan landasan hukum Tim Reformasi Migas itu sendiri.  [sumber]

Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Jember
Tanggal Lahir
20/08/1979
Alamat Rumah
Jl. Cibubur VII Town House No. 8, RT.001/RW.009. Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, DKI Jakarta
No Telp

Informasi Jabatan

Partai
Gerindra
Dapil
Jawa Timur IV
Komisi
VII - Energi Sumber Daya Mineral, Riset & Teknologi, Lingkungan Hidup