Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Demokrat - Lampung II
Komisi XI - Keuangan, Perencanaan Pembangunan, Perbankan
  


Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Way Tuba
Tanggal Lahir
18/03/1976
Alamat Rumah
Jl. Trans Sumatra Dusun II/Pasar Minggu, RT 002/RW 002, Desa Bumi Ratu, Blambangan Umpu, Kab. Way Kanan, Lampung
No Telp

Informasi Jabatan

Partai
Demokrat
Dapil
Lampung II
Komisi
XI - Keuangan, Perencanaan Pembangunan, Perbankan

Latar Belakang

Marwan Cik Asan lahir di Waytuba, 18 Maret 1976. Marwan berhasil menjadi Anggota DPR RI 2014-2019 dari Partai Demokrat (PD) setelah memperoleh 46.940 suara untuk Daerah Pemilihan Lampung II.  Marwan adalah Ketua DPRD Propinsi Lampung periode 2009-2014 dan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah PD Propinsi Lampung.

Di periode 2014-2019, Marwan bertugas menjadi Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan. 

Pendidikan

S1, Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Depok (1997)
S2, Magister Manajemen, Universitas Indonesia, Depok (1999)
 

Perjalanan Politik

Marwan Cik Asan menjabat Ketua DPRD Lampung (2009-2014). Saat ini juga menjadi Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Lampung. Marwan juga menjadi dosen di UI, Universitas Sahid, dan Universitas Bina Nusantara. Pernah menjabat sebagai General Manager PT SMPI dan PT BRD.

Visi & Misi

 belum ada

Program Kerja

belum ada

Sikap Politik

RUU Perbankan

13 April 2015 - Marwan mengatakan bahwa target market share Bank Syariah yang dibuat tahun 2008 yaitu 5%, sampai sekarang belum tercapai. Marwan menanyakan hambatan yang dialami Bank Syariah. Marwan mengatakan bahwa kinerja Bank Syariah lebih buruk dibanding Bank Konvensional padahal sistemnya cocok dengan Indonesia. Marwan mengatakan bahwa political will pemerintah perlu diarahkan ke Bank Syariah karena lebih berkeadilan dan tidak spekulatif.  [sumber]

Tanggapan RUU

RUU AFAS

11 April 2018 – Dalam rapat pengambilan keputusan tingkat 1, Marwan menyampaikan catatan pada rapat-rapat sebelumnya yakni Komisi 11 DPR-RI meminta dilibatkan perjanjian luar negeri yang sesuai tugas Komisi 11 DPR-RI dan Indonesia harus mendapatkan manfaat, namun apabila ada indikasi merugikan, Indonesia dimungkinkan reservasi. Marwan menyampaikan, selaku Ketua Panja, dirinya sudah menyerahkan laporan Panja pada rapat pleno internal Komisi 11 DPR-RI. [sumber]

Tanggapan

Realisasi Penerimaan Pajak

15 Maret 2018 - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktorat Jenderal Pajak Marwan menegaskan bahwa Dirjen Pajak harus berani menyampaikan dan meminta penjelasan berapa pertumbuhan realistisnya. Marwan menyampaikan bahwa ini strategi yang disampaikan, dilakukan pengurangan dan pelonggaran pajak, Marwan merasa Pemerintah menyiapkan ini terkait tax holiday. Ia kemudian menyarankan harus adanya diskusi panjang baik dengan Menkeu dan lain lain untuk mendorong perekonomian kita agar lapangan pekerjaan tumbuh melalui pajak. Marwan kembali mempertanyakan kita ingin bagaimana, ingin mendorong perekonomian, kita harus all out mengenai di pajak ini. Marwan berpendapat bahwa ketidakjelasan sikap ini sudah dibuktikan sejak 3-4 tahun lalu. Marwan mendukung adanya kelonggaran jika ingin merevisi penerimaan realistis sehingga lapangan pekerjaan dan investasi tumbuh. Terakhir, Marwan mendukung kembali jika ingin adanya revisi pajak sehingga lapangan pekerjaan terbuka. [sumber]

Penyertaan Modal Negara APBN 2017

8 Desember 2016 - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 11 DPR-RI dengan Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI),  Marwan berharap pemaparan lebih detail mengenai alokasi PMN Rp3,2 Triliun, juga gambaran mengenai apa saja yang telah dilakukan LPEI dan mitranya. Marwan menjelaskan, tujuan LPEI adalah untuk mendorong ekspor dan kewirausahan baru dengan melakukan riset mengenai ekspor apa saja yang menarik untuk dibiayai dan apa saja yang akan dibiayai. Menurut Marwan, LPEI bisa menelaah lagi sasaran yang lebih efektif untuk tujuan tersebut. Marwan berharap dapat disampaikan ke masyarakat saat reses dan membantu perekonomian. [sumber]

 

Perkembangan Perekonomian dan Asumsi Ekonomi Makro dalam APBN-P 2016

6 Juni 2016 - Pada Rapat Kerja Komisi 11 dengan Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS), Marwan menyebut angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen dan target penerimaan terlalu optimistis. Marwan menunjukkan penerimaan per April 2016 yang menurun dibanding tahun sebelumnya dan juga meminta hal-hal stimulan masyarakat untuk diperhatikan. Program-program pendongkrak daya beli masyarakat dikerdilkan, lanjut Marwan, berharap presiden memperhatikan daya beli masyarakat sebelum infrastruktur. Marwan meminta adanya skenario penerimaan negara jika tax amnesty tidak berjalan efektif. Ia juga menyinggung pentingnya peran Bappenas, yang menurutnya menjadi penentu. [sumber]

Fit & Proper Test Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia

Pada 20 April 2015 - Kepada semua Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Marwan tanya apakah keluarga bahagia dengan pekerjaannya.  [sumber]

Perkembangan Nilai Tukar Rupiah

Pada 26 Maret 2015 - menurut Marwan akan ada jutaan masyarakat Indonesia yang akan jatuh miskin karena penurunan harga komoditas. Dulu rakyat bisa dapat 2 kg beras dengan 1 kg karet. Namun sekarang masyarakat hanya bisa dapat 1 kg beras dengan 3 kg karet. Marwan minta klarifikasi kapan kiranya ekonomi Amerika Serikat (AS) akan memburuk lagi agar perekonomian Indonesia lebih baik. Marwan minta Pemerintah untuk mencari solusi agar mencegah lebih banyak masyarakat Indonesia menjadi miskin.  [sumber]

Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Way Tuba
Tanggal Lahir
18/03/1976
Alamat Rumah
Jl. Trans Sumatra Dusun II/Pasar Minggu, RT 002/RW 002, Desa Bumi Ratu, Blambangan Umpu, Kab. Way Kanan, Lampung
No Telp

Informasi Jabatan

Partai
Demokrat
Dapil
Lampung II
Komisi
XI - Keuangan, Perencanaan Pembangunan, Perbankan