Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
PDI Perjuangan - Jawa Barat VII
Komisi VI - Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM & BUMN, Standarisasi Nasional


Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Surabaya
Tanggal Lahir
14/12/1967
Alamat Rumah
Jl. Tampak Siring Raya E-1 No.8. RT.001/RW.012, Kelurahan Limo. Limo. Depok. Jawa Barat
No Telp

Informasi Jabatan

Partai
PDI Perjuangan
Dapil
Jawa Barat VII
Komisi
VI - Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM & BUMN, Standarisasi Nasional

Latar Belakang

Daniel Lumban Tobing menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mewakili Dapil Jawa Barat 7 menggantikan Tono Bahtiar, yang meninggal dunia dengan tiba-tiba. (berita).

Daniel adalah Anggota DPR-RI periode 2009-2014 dan duduk di Komisi IV (pertanian, perkebunan dan pangan) dan di Komisi VI (koperasi, perdagangan, perindustrian, BUMN).  Daniel adalah Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Barat.

Daniel mengawali kariernya sebagai seorang profesional di bidang elektronika dan sempat menjabat sebagai General Manager dari PT. Indonesia Epson Industry (produsen printer dan elektronika merek 'Epson') (1997-2009)

Pada masa kerja 2014-2019, Daniel bertugas di Komisi IX yang membidangi tenaga kerja, kesehatan dan kependudukan. 

Di September 2017, terjadi mutasi internal dan Daniel sekarang bertugas di Komisi 6 yang membidangi BUMN, industri dan perdagangan.

Pendidikan

SLTA, SMA Negeri 68, Jakarta (1986)

S1, University of Kyoto, Jepang (1993) 

Perjalanan Politik

Ketika di bangku kuliah di Jepang, Daniel mengembangkan bakat berorganisasinya dan dipercaya untuk menjadi Ketua Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (1991).

Setelah selesai kuliah, Daniel kemudian fokus kepada karirnya di bidang elektronika. Karirnya menerapkan standar manufaktur dari Jepang menanjak dan Daniel sempat menjabat sebagai Manager dari pabrik elektronik, PT. Hirose Elektrik di Bekasi (1995-1997) dan kemudian dipercaya untuk memimpin oleh Epson untuk menjadi General Manager di PT. Indonesia Epson Industri (1997-2009), produsen barang-barang elektronik dengan merek 'Epson'.

Kesehari-harian Daniel mengelola pabrik di kawasan Bekasi membuat Daniel merasa yakin untuk mencalonkan dirinya menjadi Calon Legislatif pada Pileg 2009.  Daniel bergabung menjadi kader PDIP dan menjadi Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Barat. Pada Pileg 2009 Daniel terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014 dan duduk di Komisi IV dan juga di Komisi VI.

Ketika menjadi Anggota DPR-RI pada periode 2009-2014, Daniel dikenal sebagai anggota yang 'vokal' dan kritis terhadap mitra-mitra kerja DPR (sumber dan sumber2). 

Pada Pileg 2014, Daniel kembali maju mencalonkan diri menjadi Calon Legislatif dan melalui pertarungan sengit di Dapilnya dengan rekan sesama partainya, PDIP dan mantan Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Tono Bahtiar. Pendukung dari Tono Bahtiar mengadukan Daniel ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai dugaan penggelembungan suara. (sumber). Pada akhirnya KPU menentukan bahwa Tono Bahtiar dan Rieke Dyah Pitaloka yang terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari PDIP untuk Dapil Jawa Barat VII.

Namun selang beberapa minggu setelah pengumuman tersebut, pada 27 Juli 2014 Tono Bahtiar meninggal dunia. Penyebab meninggalnya Tono Bahtiar dinilai banyak kejanggalannya sehingga Kepolisian Resor Karawang melakukan pembongkaran makam untuk melakukan otopsi. (baca di sini)

Daniel Lumban Tobing ditunjuk oleh PDIP untuk menggantikan Tono Bahtiar dan mewakili PDIP di DPR-RI. Pada masa kerja 2014-2019 Daniel duduk di Komisi IX yang membidangi kesehatan, tenaga kerja dan transmigrasi. 

Visi & Misi

belum ada

Program Kerja

belum ada

Sikap Politik

RUU RAPBN 2017

25 Oktober 2016 - Pada Rapat Kerja (Raker) Badan Anggaran (Banggar) dengan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, dan Ketua Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas), Daniel menyampaikan pandangan mini Fraksi PDIP tentang RUU RAPBN 2017. Menurutnya pengelolaan keuangan pada masa Pemerintahan Pak Jokowi memang melalui pasang surut, tetapi ini menjadi tantangan agar anggaran dapat terdistribusikan dengan baik. Penetapan asumsi makro telah ditetapkan sebesar 5,1% untuk pertumbuhan ekonomi dan lainnya dengan memperhatikan ekonomi global. Daniel menyatakan bahwa menurut pandangan Fraksi PDIP, Pemerintah harus berusaha keras untuk mencapai target penerimaan pajak dan meningkatkan penerimaan dari tax amnesty. Defisit anggaran sebesar 2,4% harus dikendalikan dengan hati-hati dan harus dioptimalisasi terkait utang Pemerintah. Penghematan anggaran juga diharapkan tidak terjadi lagi pada tahun 2017. Daniel menyampaikan bahwa PDIP akan terus mengawal RAPBN 2017 agar kebijakan yang diambil sesuai dengan konstitusi dan nawacita serta Fraksi PDIP juga menyetujui untuk membawa RUU RAPBN 2017 ini pada tingkat 2. [sumber]

Tanggapan

Valuasi Pertagas

7 Juni 2018– Raker Banggar dengan Menko Polhukam, Menko PMK, Menko Maritim, Menko Perekonomian.Terkait penggabungan pertagas dengan pertamina, Daniel meminta valuasi dari pertagas diperhatikan agar negara tidak rugi puluhan triliun. [sumber]

Daya Saing dan Strategi Pemasaran Perusahaan Semen

23 Januari 2018 - Pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan PT Semen Indonesia, PT Semen Baturaja dan Kementerian BUMN (KemenBUMN) Daniel menanyakan bahwa pada rapat yang terakhir dijelaskan penggunaan batu bara sebesar 30%, untuk saat ini berapa besar penggunaannya dan siapa yang memasok batu bara tersebut. Selain itu Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hal penting yang ingin diketahui datanya. [sumber]

Pertumbuhan Ekonomi BUMN tahun 2017

22 Januari 2018 - Dalam rapat dengar pendapat dengan Deputi Kementerian BUMN, Dirut Waskita, Dirut Hutama Karya, Dirut PP Perseor, Dirut Adhi Karya, Dirut WIjaya Karya, dan Jasa Marga, Daniel menanyakan bagaimana pengontrolan pinjaman baik dalam proses penggunaan dan pencairannya. Kemudian mengenai investasi Ia menanyakan adakah kebijakan KemenBUMN untuk menentukan batas minimal investasi misalnya 10%. Selanjutnya Ia meminta penjelasan berapa persen pendapatan satu tahun masing-masing dari proyek BUMN dan dari proyek swasta.  Kemudian mengenai proyek jalan tol Daniel ingin mengetahui apa saja bahan material yang digunakan dan menurutnya pembelian material-material sudah pernah dikonsolidasi bersama-sama sehingga jika ingin membeli banyak maka akan mendapat harga lebih murah. [sumber]

Kebijakan Impor Beras dan Gejolak Peningkatan Harga Beras

18 Januari 2018 - Pada Raker dengan Menteri Perdagangan, Deputi Bidang Usaha Agro dan Farmasi, Deputi KSPP, Dirut PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Dirut Perum Bulog Daniel berpendapat fungsi Bulog sebagai pemerataan ketahanan pangan mesti jalan. Daniel melihat tidak terlalu rumit seperti halnya impor ada juga kebutuhan yang mesti kita jaga dan yang mesti kita hadapi bersama. Daniel memberi masukan kepada Menteri Perdagangan bahwa data harus dipersiapkan zaman sekarang serta harus dirundingkan kembali. Daniel berharap mudah-mudahan tidak terlalu rumit kedepannya. [sumber]

Perluasan Kepersertaan Sektor Informal

25 Januari 2017 - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 9 Dewan Perwakilan Rakyat-Repulik Indonesia (DPR-RI) dengan Dirut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Daniel meminta agar BPJS memuat kepuasaan peserta terhadap BPJS ketenagakerjaan. Daniel menanyakan berapa persen BPJS menggunakan anggaran 2016 dan apakah cocok ketika menyusun target rencana. Daniel berpesan jangan sampai investasi masih di atas buku saja, tetapi harus dinikmati oleh kepesertaan. [sumber]

Asumsi Anggaran Belanja Pusat - RAPBN 2016

29-30 Juni 2015 - Menurut Daniel kalau harga energi kita murah, semua orang akan datang untuk investasi. Masalahnya, menurut Daniel, adalah Program 10,000 MW yang pertama saja tidak selesai-selesai karena banyak oknum yang bermain dalam tender. Daniel minta ke PLN untuk diberikan data-data subsidi di setiap provinsi karena ingin melihat provinsi mana yang setiap tahun mendapatkan subsidi.  [sumber]

Utang Pemerintah Indonesia

24 Juni 2015 - Daniel menanyakan apakah Pemerintah memiliki kemampuan mengontrol suku bunga dan hutang BUMN.  [sumber]

Target Lifting Minyak Mentah

22 Juni 2015 - Daniel minta penjelasan ke Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) apakah persiapanProgram 35,000 MW masih on-track atau tidak. Daniel juga minta klarifikasi ke Dirjen Migas status perkembangan dari open-access gas karena menurut Daniel harga gas industri sering tidak karuan.  [sumber]

Kasus Malpraktek RS Siloam Karawaci dan Obat Buvanest (Panja Anestesi)

7 April 2015 - Daniel minta klarifikasi ke Kalbe mengenai surat pengakuan bersalah yang dikeluarkan Kalbe. Juga Daniel minta klarifikasi apakah benar pihak Kalbe mendatangi pihak keluarga korban.  [sumber]

6 April 2015 - Karena Daniel lama kerja di pabrik, Daniel mengerti sekali banyak catatan yang seharusnya dilakukan sangat detil. Menurut Daniel seharusnya kemungkinan pabrik missed suatu produk itu kecil sekali. Daniel saran untuk coba buktikan saja bahwa sudah dicek kelayakan obat Buvanest dan proses pembuatannya.  [sumber]

Evaluasi Kesiapan BPJS Ketenagakerjaan untuk Launching per 1 Juli 2015

2 April 2015 - Daniel minta klarifikasi ke Direktur Utama BPJSTK pengertian dari World Smart BPJSTK. Daniel juga minta penjelasan prosedur pengelolaan penempatan bank deposito di BPJSTK.  [sumber]

Manfaat Holding Migas

17 Juli 2018 - Pada RDP Komisi 6 dengan Deputi Bidang Kementerian BUMN, PT Pertamina Persero dan PT PGN, Daniel membahas mengenai manfaat dari bisnis gas yang mendorong ketahanan energi nasional dan meminta laporan berupa angka yang terdiri dari laporan jangka pendek dan panjang. Daniel menanyakan mengenai Perusahaan Gas Negara (PGN) yang sudah pernah diaudit dan menanyakan tahunnya. Daniel meminta untuk dilakukan investifatif khusus untuk PGN yang harus diaudit kembali oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena memerlukan holding. Daniel juga membahas mengenai PGN yang dicekal oleh kejaksaan hukum karena terdapat masalah dengan PGN. Daniel juga membahas mengenai investasi PGN, uang yang dikeluarkan untuk saka energi dan hasilnya. Daniel meminta untuk tetap dilakukan audit investigator karena mencium adanya penyalahgunaan oleh direktur utama sebelumnya. Daniel menanyakan mengenai harga jual pupuk yang berbeda beda. Daniel juga membahas mengenai efisiensi yang tidak seharunya 51%, jika sudah menjadi satu induk bisa dibicarakan,jika masih terdiri dari 2 entitas, 51% diambil maka tidak terjadi perubahan. [sumber

Informasi Pribadi

Tempat Lahir
Surabaya
Tanggal Lahir
14/12/1967
Alamat Rumah
Jl. Tampak Siring Raya E-1 No.8. RT.001/RW.012, Kelurahan Limo. Limo. Depok. Jawa Barat
No Telp

Informasi Jabatan

Partai
PDI Perjuangan
Dapil
Jawa Barat VII
Komisi
VI - Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM & BUMN, Standarisasi Nasional