Skip to main content
WikiDPR.orgMendekatkan Rakyat dengan Wakilnya

Fit & Proper Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia - Komisi 11 Uji Kelayakan Dody Budi Waluyo, Erwin Rijanto dan Hendy Sulistiowati

22/Jul/2015

Fit & Proper Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia - Komisi 11 Uji Kelayakan Dody Budi Waluyo, Erwin Rijanto dan Hendy Sulistiowati

Pada 20 April 2015 Komisi 11 mengadakan Fit & Proper Test untuk Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk menggantikan Halim Alamsyah yang masa jabatannya akan berakhir Juni 2015. Ketiga Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia adalah Dody Budi Waluyo, Erwin Rijanto dan Hendy Sulistiowati. Ketiga calon didampingi oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Mirza Adityaswara.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi 11 Fadel Muhammad dari Gorontalo akan ada pemilihan malam ini juga.

Pemaparan Mitra

Berikut adalah pemaparan dari Dody Budi Waluyo:

  • Stabil rupiah, stabil inflasi. Untuk optimalisasi perlu bauran kebijakan dan sinergi sesama regulator ekonomi.

  • Realisasi infrastruktur kunci untuk jaga kestabilan rupiah dan inflasi. Perluasan penggunaan rupiah penting. Settlement dengan Rupiah harus amat diperluas pemakaiannya untuk jaga nilai rupiah.

  • Kerjasama internasional secara moneter harus lebih tegas policy reciprocal-nya.

  • Komitmen pembenahan sistem transfer remintansi TKI agar dampak lebih terasa bagi negara.

  • Komitmen mendorong lebih meluasnya pangsa pasar Syariah dan juga perluasan kemudahan UMKM.

Berikut adalah pemaparan dari Erwin Rijanto:

  • Sistem keuangan harus yang kuat untuk meredam guncangan internal dan eksternal.

  • Pemisahan mikro vs. makro prudensial bisa cegah terulangnya guncangan internal.

  • Persebaran cabang fisik Bank harus lebih merata, terutama di bagian Timur Indonesia.

  • Penyelarasan BI, OJK dan lembaga lain di FKSSK harus tetap berlanjut.

  • BI selalu berkomitmen untuk tingkatkan literasi keuangan warga.

  • BI diharap makin profesional dan makin mampu bantu redam guncangan krisis.

Berikut adalah pemaparan dari Hendy Sulistiowati:

  • Ekonomi baru benar-benar secara fundamental terjaga jika ada stabilitas harga.

  • Stabilitas harga butuh stabilitas lain-lain.

  • Hal lain untuk perkuat stabilitas harga adalah dengan mengurangi masyarakat yang unbankable (masyarakat yang belum sama sekali ada akses ke bank).

  • Cara yang paling efektif untuk mendorong mereka mengakses bank adalah dengan memutar dana sebesar mungkin di UMKM.

  • Makin sedikit masyarakat yang unbankable → semakin kuat dana dan aset UMKM → semakin stabil harga komoditas → efeknya adalah inflasi amat rendah.

  • Bapak Agus Martowardojo (Gubernur Bank Indonesia) mengirim saya sebagai representatif wanita di Bank Indonesia untuk diuji bapak dan ibu Komisi 11.

Pemantauan Rapat

Berikut adalah beberapa respon dari fraksi-fraksi terhadap pemaparan Mitra Rapat:

Fraksi PDI Perjuangan: Oleh Andreas Eddy Susetyo dari Jatim 5. Andreas menyorot rekam jejak Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, yang menjabat sebagai Deputi Pengelolaan Moneter pada tahun 2006-2009. Andreas minta pendapat dari Dody sikapnya terkait Kasus Bank Century.

Andreas tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, strategi yang disiapkan untuk optimalisasi peran FKSSK. Andreas juga minta klarifikasi ke Erwin Rijanto strategi yang disiapkan untuk memastikan pengawasan perbankan terintegrasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait likuiditas bank.

Andreas tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendy Sulistiowati, strategi apa yang disiapkan untuk menstabilkan Rupiah.

G Michael Jeno dari Kalbar. Michael tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, strategi yang disiapkan untuk benahi alur transaksi remitansi pendapatan TKI agar tidak terlalu liberal.

Henky Kurniadi dari Jatim 1. Henky tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendy Sulistiowati, strategi yang disiapkan untuk mencari keseimbangan antara pertumbuhan dan BI Rate.

Indah Kurnia dari Jatim 1. Indah tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendy Sulistiowati, apakah situasi perbankan sekarang dimana rasio Loan-to-Deposit (LDR) >90% itu sebuah berkah ataukah rentan krisis jika terjadi penarikan tabungan besar-besaran (bank rush). Indah minta pendapat Hendy Sulistiowati mengenai efektivitas TPID. Indah juga minta pendapat Hendy Sulistiowati apakah kepemilikan asing di perbankan mengkhawatirkan atau tidak.

Fraksi Golkar: Oleh Mukhamad Misbakhun dari Jatim 2. Misbakhun tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, ide yang mau disumbangkan untuk RUU Jaring Pengaman Sistem Keuangan (RUU JPSK) dan RUU Bank Indonesia.

Andi Achmad Dara dari Banten 3. Andi tanya pendapat Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendy Sulistiowati, apakah kinerja Bank Indonesia lebih baik sekarang setelah ‘pisah’ dengan OJK.

Fraksi Gerindra: Oleh Haerul Saleh dari Sulteng. Kepada Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, Haerul minta klarifikasi strategi yang disiapkan untuk menyiapkan asumsi-asumsi makro Bank Indonesia untuk APBN 2016 agar tidak terlalu meleset.

Soepriyatno dari Jatim 2. Soepriyatno tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, apakah berani untuk menerapkan kebijakan ‘currency peg’ jika keadaan amat mendesak.

Gus Irawan Pasaribu dari Sumut 2. Gus Irawan tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, bukti-bukti koordinasi pengendalian moneter bersama dengan OJK.

Fraksi Demokrat: Oleh Rudi Hartono Bangun dari Sumut 3. Kepada Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, Rudi minta klarifikasi pasal-pasal di UU Bank Indonesia yang ingin direvisi untuk akomodir Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut Rudi kebijakan moneter sekarang tidak terlalu efektif karena pembayaran kebutuhan impor yang tinggi. Rudi tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, strategi yang disiapkan untuk memulihkan nilai tukar Rupiah.

Rudi minta klarifikasi ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hendy Sulistiowati, bentuk kebijakan inklusif Bank Indonesia untuk UMKM itu seperti apa persisnya.

Amin Santono dari Jabar 10. Amin tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, bagaimana mekanisme terbaik untuk mengendalikan moneter tetapi tidak membuat BI Rate semakin tinggi.

Marwan Cik Asan dari Lampung 2. Kepada semua Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Marwan tanya apakah keluarga bahagia dengan pekerjaannya.

Fraksi PAN: Oleh Ahmad Nadjib Qudratullah dari Jabar 2. Ahmad tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, bagaimana memastikan kedaulatan Rupiah terjaga dan strategi yang disiapkan untuk memperluas syariah banking.

Ahmad tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, apakah cukup nasionalis dan berani tegas untuk memastikan tidak ada yang pakai US Dollar lagi untuk transaksi.

Jon Erizal dari Riau 1. Jon tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, strategi yang disiapkan untuk menekan inflasi dan menurunkan BI Rate.

Fraksi PKS: Oleh Abdul Kharis Almasyhari dari Jateng 5. Kepada Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, Abdul minta klarifikasi strategi yang disiapkan untuk mencegah konflik dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait regulasi.

Ecky Awal Mucharam dari Jabar 3. Ecky minta klarifikasi ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, indikator-indikator yang dipakai untuk capaian ekspansi syariah apabila terpilih.

Fraksi PPP: Oleh Kasriyah dari Kaltim. Kasriyah tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, bagaimana mekanisme merealisasikan kebijakan moneter yang mendukung UMKM.

Fraksi Nasdem: Oleh Johnny G Plate dari NTT. Johnny tanya ke Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto, cara terbaik untuk menentukan keadaan ekonomi benar-benar krisis tetapi tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Donny Imam Priambodo dari Jateng 3. Kepada Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, Donny minta penjelasan kelebihannya dibandingkan dengan dua kandidat lainnya.

Respon Mitra

Berikut adalah beberapa respon dari Dody Budi Waluyo terhadap pertanyaan dan masukan dari Komisi 11:

  • Tren kontemporer adalah stabilitas moneter yang dorong pelaku pasar untuk investasi → pertinggi resiko terhadap stabilitas keuangan.

  • BI pastikan komitmen stabilitas moneter seiring moneter seiring dengan stabilitas keuangan.

  • ‘Bauran kebijakan’ selalu amat hati-hati kami jalankan, mengawasi volatilitas inflasi dan indikator lain.

  • Melakukan kebijakan ‘currency peg’ sangat rumit prakteknya. BI selama ini jalani amatan berbagai indikator untuk Rupiah. Cadangan devisa belum melimpah.

  • Keluarga saya bahagia dengan kerjaan saya. Istri saya guru bahasa. Anak saya satu, putri usia 9 tahun.

  • Mekanisme cegah dana asing terlalu gampang keluar-masuk, agar tak hadir guncangan.

Berikut adalah beberapa respon dari Erwin Rijanto terhadap pertanyaan dan masukan dari Komisi 11:

  • Semakin ekspansif belanja infrastruktur, semakin banyak indikator penilaian inflasi yang bisa ditekan.

  • Saya tidak malu akui masih baru belajar syariah. Saya sadar kita ketinggalan dengan Malaysia.

  • Saya berkomitmen untuk upgrade terus trust publik untuk memulai memakai bank syariah.

  • Saya pastikan untuk komit revisi 3 UU (Perbankan, JPSK dan BI) dengan sehati-hati mungkin.

  • BI saat ini sedang bersiap atas apapun kebijakan Federal Reserve. Sampai skenario terburuk pun yaitu ada guncangan besar.

  • Maka itu kebutuhan untuk lebih detil dalam mekanisme JPSK cegah krisis semakin penting.

  • Guideline lebih detil tugas dan wewenang pihak-pihak FKSKK dijabarkan di RUU JPSK.

  • Saya pastikan, terpilih atau tidak terpilih, bahwa BI pasti independen.

Berikut adalah beberapa respon dari Hendy Sulistiowati terhadap pertanyaan dan masukan dari Komisi 11:

  • Gaji di jajaran BI sekitar Rp.60 juta per bulan.

  • Menjaga daya beli masyarakat akan lebih mudah jika masyarakat benar-benar bankable, karena artinya masyarakat memiliki income yang memadai.

  • Satu-satunya cara yang bisa secara masif mengangkat kapasitas masyarakat agar benar-benar bisa bankable adalah mempermudah kredit untuk UMKM.

  • Kami bertiga sesama calon sama-sama kompeten. Modal saya hanya kerja keras dan ketelititan.

  • Stabilitas moneter dan keuangan harus bisa sama-sama dicapai. Tidak bisa hanya salah satu diprioritaskan.

  • Pak Agus Martowardojo (Gubernur BI) justru minta semua jajaran beri argumen, termasuk saya, dalam menentukan kebijakan BI Rate. Pak Agus tidak memonopoli keputusan.

  • Komponen sekecil cabe bisa amat tinggi sumbang inflasi. BI sudah berkoordinasi keras dengan TPID.

Fit & Proper Test untuk Calon Deputi Gubernur BI dinyatakan selesai pada pukul 18:01 WIB. Rapat Tertutup untuk pemilihan Deputi Gubernur BI dimulai pukul 19:30 WIB.

Hasil Pemilihan

Berikut adalah hasil perhitungan suara pemilihan Deputi Gubernur BI oleh 53 anggota Komisi 11:

  • Dody Budi Waluyo = 5 suara

  • Erwin Riyanto = 42 suara

  • Hendy Sulistiowati = 2 suara

  • Tidak sah = 4 suara

Komisi 11 sah memiliah Erwin Riyanto sebagai Deputi Gubernur BI baru menggantikan Halim Alamsyah.

 

Untuk membaca rangkaian livetweet Fit & Proper Test Calon Deputi Gubernur BI kunjungi http://chirpstory.com/li/262358.


wikidpr/fr