Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Berita Terkait

Kategori Berita

Adhi Karya, Waskita Karya & Antam - Rapat Kerja Komisi 6 dan Menteri BUMN Mengenai Right Issue serta Penyertaan Modal Negara (PMN)

12/12/2018



Komisi 6 DPR-RI melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri BUMN dan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Adhi Karya, PT. Waskita Karya dan PT. Antam, pada hari Senin 20 April 2015. Rapat dipimpin oleh  Ahmad Hafisz Tohir (Ketua Komisi VI DPR RI/F-FPAN) Dapil Sumatera Selatan 1 dan didampingi oleh Dodi Reza Alex Nurdin (Wakil Ketua Komisi VI DPR RI/F-PG) Dapil Sumatera Selatan 1, dan Mitra Kerja RAKER di hadiri Menteri BUMN Rini Soemarno beserta jajaranya. Ketua membuka rapat pada pukul 10.00 WIB dan menyatakan Raker kuorum karena telah dihadiri 40 orang dari 48 Anggota Komisi VI DPR RI dari 9Fraksi, dan RAKERdinyatakan terbuka untuk umum. Ketua rapat memperkenalkan diri dan seluruh anggota-anggota KomisiVI DPR RI yang hadir saat RAKER. Agenda RAKER yaitu:

  1. Pengantar Ketua Rapat, menyampaikan sidang membahasan masalah right issue dan Kelanjutan PMN yang berkaitan dengan Visi, Misi Presiden dalam peningkatan kinerja kementerian BUMN.
  2. Ketua Rapat mempersilahkan Menteri BUMN Rini Soemarno membahas persetujuan right issue  tiga BUMN dan kelanjutan penyertaan modal negara (PMN).
  3. Ketua Rapat memberikan kesempatan Anggota Komisi VI DPR RI untuk memberikan tanggapan dan pendalaman atas penjelasan Menteri BUMN 

Pemaparan Mitra Kerja

Menteri BUMN Rini Soemarno membahas tentang persetujuan right issue  tiga BUMN dan kelanjutan penyertaan modal negara (PMN). Ketiga perusahaan BUMN yang berencana untuk melakukan right issue adalah PT Waskita KaryaTbk (WSKT), PT Adhi KaryaTbk (ADHI), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Menteri memintakepada Komisi VI untuk persetujuan right issue BUMN dan kelanjutan PMN ke 35, agar PMN berperan aktif untuk mendukung pembangunan ekonomi," Bahwa tujuan right issue tersebut adalah menambah kapasitas perusahaan terbuka. Selain itu, untuk menjaga kepemilikan saham negara, karena selama ini kepemilikan Negara dinilai kurang. Menteri BUMN memberikan informasi saat ini bahwa kepemilikan saham negara di PT Antam 65 persen, PMN Rp3,5 triliun, dan estimasi dana publik Rp1,89 triliun. Sementara PT Adhi Karya kepemilikan saham 51 persen , PMN Rp1,4 triliun, dan dana estimasi publik Rp1,345 triliun, dana tersebut digunakan untuk pembangunan LRT di Jabodetabek. Sedangkan PT Waskita Karya kepemilikan saham 66,02persen, dana PMN sebesar Rp3,5 triliun, dan dana estimasi publik Rp1,8 triliun yang akan digunakan untuk tol di pulau Jawa dan transmisi listrik di Sumatera. Dana right issue Adhi, Waskita diberikan akhir Juli 2015. Untuk Antam pada triwulan 3 2015. Kami atas nama Pemerintah, agar right issue tiga BUMN terbuka, dapat dipertimbangkan untuk disetujui. 

Pemantauan Rapat

Berikut adalah respon dari Fraksi-Fraksi terhadap penjelasan yang disampaikan Menteri BUMN :

Fraksi PDIP : Juliari P Batubara dapil Jateng 1 : Juliari mempertanyakan mengapa Freeport dan Newmont boleh melakukan eksport sedangkan Antam tidak.

Aria Bima dapil Jateng 5 : Aria menanyakan bagaimana dampak kepemilikan saham publik & pemerintah. Dia juga menginginkan agar para Dirut BUMN tidak hanya memiliki mindset coorporate namun dapat menjadi agent of development. 

Fraksi Golkar: Sarmuji dapil Jawa Timur 6 : Sarmuji meminta agar ada penjelasan ke masyarakat bahwa right issue  Waskita bukanlah menjual asset negara. 

Fraksi GERINDRA : Heri Gunawan dapil Jabar 4:  Heri mengharapkan komitmen Menteri BUMN untuk right issue  Waskita.

Fraksi Demokrat : Melani Suharli dapil DKI 2: Melani mempertanyakan bagaimana solusi untuk jalan yang terhambat & jalan yang rusak akibat pembangunan MRT.

Fraksi PAN : Achmad Hafisz Tohir dapil Sumsel 1: Achmad mendukung langkah yang dilakukan BUMN mengingat kondisi Negara saat ini sedang lemah dan roda ekonomi harus tetap berputar.

Fraksi PKS : Adang Daradjatun dapil DKI 3: Adang meminta agar batas waktu, izin, dan sosialisasi mengenai right issue harus jadiprioritas.

Fraksi PPP : Iskandar Syaichu dapil Jatim 10 : Iskandar mengharapkan BUMN memiliki proyeksi pendapatan yang tepat dan larangan eksport tidak menyebabkan penurunan pendapatan & kerugian di BUMN. 

Fraksi Nasdem : Nyat Kadir dapil Kepri : Kadir mengatakan masyarakat belum puas dengan panghasilan negara untuk ekonomi masyarakat luas. Makapersetujuan DPR RI mengenai right issue BUMN belum ada. 

Tanggapan Mitra

Setelah mendengarkan pendalaman yang dilakukan oleh anggota Komisi VI DPR RI. Menteri BUMNmenyampaikan respon terkait pendalaman tersebut. Ditanggapi oleh masing-masing Kementerian terkait dan diakhiri oleh Menteri tanggapan secara garis besarnya pembahasan pendalaman RAKER.

BUMN Setuju Komisi VI DPR RI belum memberikan izin mengenai Right issue dan penambahan PMN. Menteri menyadari bahwa pengkajian publik tentangpasar PMN masih minim. BUMN akan melakukan Sosialisasi Kinerja BUMN tepat dan elegan akan ditingkatkan dan Proyeksi BUMN terkait persetujuan Right issue dan penambahan penguatan PMN akan dilaksanakan secara transparan dan optimal sertamenjalankan Strategi marketing menyebabkan turunnya pendapatan, akan di evaluasi lebih dalam berutujuan mampu memberikan cash in besar bagi negara. 

Kesimpulan Rapat

  1. Komisi VI DPR RI memberikan masukan dan saran terhadap kinerja 3 Perusahan BUMN untuk melaksanakan kajian reproyeksi yang lebih tepat dan akurat terhadap pendapatan negara yang belum memuaskan, dan merkomendasikan evaluasi kinerja agar masyarakat (Pengusaha dan publik) mengapresiasi baik apa yang akan direncanakan dan yang sedang berlangsung agar bisa diterima pada RAKER selanjutnya oleh Komisi VI DPR RI.
  2. Menteri BUMN menerima dengan baik masukan anggota Komisi VI DPR RI yang belum menerima seluruhnya perizinan permohonan Right issue dan penambahan kekuatan PMN pada 3 Perusahaan milik BUMN. 

Penutup

Rapat kerja Komisi VI DPR RI dan Mitra kerja Menteri BUMN PT. Adhi Karya, PT. Waskita Karya dan PT. Antam ditutup oleh Ketua rapat pada pukul 13.50 WIB, dan akan di jadwalkan kembali RAKER lanjutan pada masa sidang selanjutnya. 

Untuk membaca rangkaian livetweet  Raker  Komisi VI dengan Mitra kerja Menteri BUMN PT. Adhi Karya, PT. Waskita Karya dan PT. Antammengenai right issue  dan PMN silakan kunjungi http://chirpstory.com/li/263483

 

Wikidpr/od