Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Evaluasi Kinerja TA 2019 dan Rencana Kerja TA 2020-Komisi 11 Raker dengan Gubernur Bank Indonesia

Tanggal Rapat: 11 Nov 2019, Ditulis Tanggal: 2 Mar 2020,
Komisi/AKD: Komisi 11 , Mitra Kerja: Gubernur Bank Indonesia→Gubernur BI

Pada 11 November 2019, Komisi 11 mengadakan rapat kerja dengan Gubernur Bank Indonesia mengenai Evaluasi Kinerja TA 2019 dan Rencana Kerja TA 2020. Rapat kerja ini dibuka oleh Dito Ganinduto dari Fraksi Golkar dapil Jawa Tengah 8 pada pukul 11:12 WIB.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Gubernur Bank Indonesia → Gubernur BI
  • Evaluasi terhadap perkembangan ekonomi terkini dunia dan nasional, strategi dan program BI yang akan dilakukan dicerminkan dalam anggaran BI tahun ini dan tahun kedepan. Tahun ini ekonomi dunia semakin tidak ramah, ini menjadi tantangan seluruh dunia. Perang dagang Amerika dan Tiongkok, berdampak buruk untuk negara lain dan untuk 2 negara itu sendiri.
  • Perekonomian dunia yang belum kondusif memengaruhi kinerja perekonomian domestik.
  • Grafik sejumlah bank central melakukan pelonggaran dan BI melakukan pelonggaran pada kebijakan moneter walaupun OJK menyatakan bahwa kinerja ekonomi Indonesia relatif baik dan negara lain mengalami resesi.
  • Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi dan menjaga kestabilan ekonomi.
  • Strategi program kerja BI yaitu Bauran Kebijakan Bank Indonesia, Sinergi Bauran Kebijakan Indonesia, Visi dan Menteri Bank Indonesia, dan 12 Program Strategis.
  • BI melakukan sinergitas dengan pemerintah dan OJK untuk mempertahankan elektabilitas ekonomi Indonesia, BI terus mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.
  • Bauran Kebijakan BI memperkuat stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan serta turut mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.
  • Instrumen makro prudensial, kebijakan sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, ekonomi keuangan syariah akan diarahkan untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.
  • Tahun ini BI membantu penyaluran program sosial pemerintah yaitu elektronitas Bansos supaya lebih tepat sasaran.
  • BI membantu Pemerintah daerah melakukan elektronifikasi penerimaan PAD supaya meningkat.
  • Dalam instrumen kebijakan sistem pembayaran, BI mengeluarkan program blueprint SPI 2025, Qris unggul, dan elektronifikasi.
  • BI setiap tahun ada 4 event besar sebagai tempat pengembangan ekonomi syariah. Minggu ini akan ada Internasional Syariah Expo di Jakarta. BI tidak hanya fokus kepada inflasi tapi stabilitas juga.
  • Untuk ekonomi keuangan Syariah, BI membangun kampanye halal dan mengembangkan zakat dan wakaf.
  • Sinergi bauran kebijakan ekonomi Nasional adalah Pengendalian inflasi, perbaikan struktur perekonomian, stabilitas sistem keuangan, pendalaman pasar keuangan, dan ekonomi & keuangan digital.
  • Visi Bank Indonesia adalah menjadi bank sentral yang berkontribusi secara nyata terhadap perekonomian Indonesia dan terbaik di antara negara emerging market.
  • Penerimaan BI s.d Oktober adalah Rp33,553 miliar. Pengeluaran adalah Rp7,105 miliar.
  • Gaji dan penghasilan lainnya adalah pengeluaran terbesar yaitu Rp2,834 miliar s.d Oktober 2019.
  • Prognosa pengeluaran operasional 2019 mencapai 133,78%
  • Rencana penerimaan operasional tahun 2020 naik 17,84%  dibanding tahun 2019.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan