Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Masukan terkait Revisi Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) — Badan Legislasi (Baleg) DPR-RI Audiensi dengan Pegawai Honorer K2 BKKBN

Tanggal Rapat: 21 Jul 2017, Ditulis Tanggal: 16 Nov 2020,
Komisi/AKD: Badan Legislasi , Mitra Kerja: Pegawai Honorer K2 BKKBN

Pada 21 Juli 2017, Badan Legislasi (Baleg) DPR-RI mengadakan Audiensi dengan Pegawai Honorer K2 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengenai Masukan terkait Revisi Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Audiensi ini dibuka dan dipimpin oleh Arif Wibowo dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dapil Jawa Timur 4 pada pukul 14:00 WIB. (ilustrasi: klikbabel.com)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Pegawai Honorer K2 BKKBN
  • Sampai hari ini pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) belum direalisasikan secara nyata untuk pegawai honorer K2 di BKKBN.
  • Apabila revisi Undang-Undang tentang ASN belum disahkan, maka pegawai honorer K2 tidak akan mencapai kesejahteraan. Banyak pegawai honorer K2 yang tergolong lansia.
  • Pegawai honorer K2 BKKBN tergabung dalam forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Berdasarkan informasi yang didapatkan, beberapa pegawai honorer K2 yang tergabung dalam forum SKPD sudah diakui Pemerintah.
  • Selama ini, tenaga administrasi Pemerintah berada dalam lini krusial, namun profesi kami masih belum jelas.
  • Pegawai honorer K2 sudah lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun karena terganjal Surat Keputusan (SK), maka kami masih berstatus honorer. Hanya 1 (satu) orang yang sudah mendapatkan SK.
  • Di Papua, sebanyak 29.000 pegawai honorer K2 di 29 kabupaten tidak diangkat menjadi PNS. 
  • Pegawai honorer K2 BKKBN memohon agar revisi Undang-Undang tentang ASN direvisi secepatnya agar pegawai honorer K2 dapat segera diangkat menjadi ASN.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan