Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Penyampaian Visi dan Misi Calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) — Komisi 1 DPR-RI Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Tanggal Rapat: 13 Nov 2023, Ditulis Tanggal: 15 Feb 2024,
Komisi/AKD: Komisi 1 , Mitra Kerja: Calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) →Agus Subiyanto

Pada 13 November 2023, Komisi 1 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengenai Penyampaian Visi dan Misi Calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI). RDPU dibuka dan dipimpin oleh Meutya Hafid dari Fraksi Golkar dapil Sumatera Utara 1 pada pukul 10.00 WIB.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) → Agus Subiyanto
  • Indonesia patut bersyukur karena stabilitas keamanan di negara kita masih terkendali dan roda pemerintahan dapat berjalan dengan lancar. Bila kita melihat di belahan bumi yang lain, saat ini mereka sedang hidup dalam situasi perang yang mencekam, penuh dengan tekanan dan ribuan nyawa menjadi korban, bahkan hingga saat ini perang Rusia-Ukraina dan konflik Israel-Palestina belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Hal tersebut patut menjadi renungan kita bahwa konflik bersenjata dan perang terbuka dapat terjadi kapan saja dan dialami oleh negara manapun. “Si vis pacem, para bellum”, “jika menginginkan perdamaian, bersiaplah untuk perang”. Adagium di atas harus diingat kembali oleh semua komponen bangsa terutama kita yang berada di ruangan ini karena suatu sistem persenjataan dan pertahanan negara tidak dapat dibangun dalam waktu singkat, setahun atau dua tahun, tetapi harus direncanakan dan disiapkan dalam jangka panjang. Apa yang kita bangun dan kembangkan sekarang adalah untuk kesiapan pada satu atau dua dekade mendatang.
  • Sebagaimana tertuang dalam UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, negara telah mengatur tugas dan kewajiban Panglima TNI yaitu memimpin segenap jajaran TNI dan melaksanakan kebijakan pertahanan negara sesuai konstitusi. Saya sebagai calon Panglima TNI berkomitmen akan melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan oleh para Panglima sebelumnya dan program-programnya.
  • Sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis TNI Tahun 2020-2024 yang berpedoman pada sasaran dan kegiatan prioritas nasional pada Rencana Pembangunan jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 dan Rencana Strategis Kemhan dan TNI Tahun 2020-2024 dengan selalu mempertimbangkan secara seksama perkembangan lingkungan strategis dan tantangan yang akan dihadapi. Dalam pandangan Agus, guna terlaksananya semua tugas TNI yang telah ditetapkan, saya memiliki visi TNI yang PRIMA yaitu TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif. Dalam rangka membangun institusi TNI yang memiliki daya tahan dan daya gempur guna menghadapi serta mengatasi segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang akan membahayakan integritas bangsa dan negara.
  • Untuk mewujudkan visi di atas, Agus Subiyanto akan menyampaikan beberapa misi sebagai berikut:
    • Memelihara dan memantapkan profesionalisme TNI sebagai alat pertahanan negara;
    • Meningkatkan kemampuan yang responsif dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis;
    • Memantapkan kemampuan TNI yang integratif serta bersinergi dengan Kepolisian, Kementerian/Lembaga dan komponen bangsa lainnya;
    • Mewujudkan percepatan modernisasi alutsista sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
    • Mewujudkan TNI yang adaptif terhadap tuntutan tugas dan spektrum ancaman.
  • Prioritas implementasi
    • Dalam rangka memelihara dan memantapkan profesionalisme TNI
      • Well Trained atau dilatih dengan baik. Setiap satuan dan prajurit TNI harus memelihara dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya dalam rangka pembinaan maupun penggunaan kekuatan TNI. Setiap prajurit harus memiliki kemahiran menembak dan bermanuver, mempunyai naluri tempur yang tinggi dan selalu memelihara keterampilan bela diri yang handal sehingga kapanpun dibutuhkan akan siap melaksanakan tugas.
      • Well Equipped atau dilengkapi dengan baik. Pemenuhan alutsista yang modern, perlengkapan perorangan dan satuan dengan mempertimbangkan tipologi daerah penugasan merupakan fokus pembinaan profesionalisme TNI.
      • Well Organized atau diorganisir dengan baik, artinya bahwa pembinaan personel di jajaran TNI harus dilakukan berdasarkan merit sistem. Pemenuhan personil satuan-satuan TNI diisi prajurit dengan sumber daya manusia yang memiliki kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang handal.
      • Well Paid atau dibiayai dengan baik. Gaji prajurit TNI saat ini telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, hal ini tidak terlepas dari perhatian dan dukungan dari anggota Komisi 1. Untuk itu, dengan tulus saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya. Namun demikian, berbagai tunjangan prajurit di daerah operasi masih perlu mendapatkan perhatian termasuk fasilitas perumahan, pendidikan dan kesehatan yang layak juga diperlukan bagi prajurit dan keluarganya karena hal ini sangat berpengaruh pada moril dan semangat prajurit saat melaksanakan tugas. Atas semua jasa serta pengorbanan para pejuang dan senior TNI, saya akan memberikan perhatian kepada para Purnawirawan dan warakawuri.
    • Prioritas implementasi dalam rangka meningkatkan kemampuan TNI yang responsif terhadap setiap perkembangan lingkungan strategis
      • Potensi konflik di Laut Cina Selatan —> Peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan melalui pengembangan kapabilitas Satuan TNI Terintegrasi di wilayah Natuna.
      • Konflik Vertikal di Papua —> Pendekatan SMART POWER (hard power, soft power, dan diplomasi militer).
      • Pemilu 2024 —> Jaminan netralitas TNI pada setiap tahapan pemilu dan perkuat sinergitas TNI-Polri dalam mengamankan Pemilu.
      • Konflik Horizontal —> Mengoptimalkan kemampuan teritorial dalam deteksi dini dan cegah dini serta penanggulangan dini bersama aparat keamanan lainnya;
      • Bencana Alam —> Upaya preventif, mitigasi dan reaksi cepat di seluruh daerah rawan bencana dan perlunya pemenuhan perlengkapan penanggulangan bencana yang memadai.
    • Memantapkan kemampuan TNI yang integratif serta bersinergi dengan Kementerian/Lembaga dan komponen bangsa lainnya
      • Mengintegrasikan seluruh Alutsista TNI dalam Sistem Pertahanan Terpadu melalui Network Centric Warfare System (NCWS) dalam rangka meningkatkan Pertahanan Negara termasuk kawasan IKN.
      • Meningkatkan kemampuan dan mengintegrasikan Satuan Siber TNI guna mendukung tugas pokok TNI, khususnya antisipasi perang multidimensional.
      • Meningkatkan peran TNI bersama Polri & Kementerian/Lembaga lainnya secara integratif untuk hadapi berbagai situasi kontijensi dalam rangka melaksanakan tugas keamanan dan ketertiban masyarakat.
    • Mewujudkan percepatan modernisasi alutsista sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
      • Pemanfaatan teknologi Ai & informatika secara terprogram, berkelanjutan serta berorientasi Integrated Based System dan modernisasi alutsista berbasis digital untuk duk Jalur Log Maritim (Visi Poros Maritim Dunia).
      • Optimalisasi pemanfaatan produk dan mendukung pengembangan Industri Strategis Pertahanan Nasional dengan memaksimalkan TOT (Alih teknologi) dan TOK (Alih Pengetahuan).
      • Pengadaan alutsista, Kap dan Pal harus berdasarkan kebutuhan satuan dimana prosesnya dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai prinsip good governance.
    • Mewujudkan TNI yang adaptif sesuai tuntunan tugas dan spektrum ancaman
      • Peningkatan Pembinaan Teritorial sebagai salah satu Fungsi Utama TNI dalam rangka pemberdayaan Sumber Daya Nasional untuk kepentingan Pertahanan Negara.
      • Peningkatan kemampuan TNI dalam identifikasi dan respon secara cepat dan tepat setiap dinamika ancaman yang semakin komplek dan multidimensional.
      • Peningkatan fleksibilitas pelaksanaan tugas sebagai ujung tombak, motor penggerak dan elemen pendukung dalam bantu K/L dan komponen bangsa lainnya untuk menyelesaikan masalah nasional.
  • Untuk melaksanakan tupoksinya sebagai pengawal NKRI, Penjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, maka TNI harus PRIMA. Penekanan Agus kepada seluruh Prajurit TNI:
    • Tidak sekali-kali melakukan tindakan arogansi
    • Tidak menyalahgunakan senjata dan amunisi yang dapat melukai hati dan menyakiti hati rakyat
    • TNI harus menjadi Perisai dan Pelindung Rakyat! Karena sejatinya, TNI lahir dan tumbuh dari rakyat untuk rakyat.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan