Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun 2024 — Komisi 11 DPR-RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala BPS dan Kepala LKPP

Tanggal Rapat: 5 Sep 2023, Ditulis Tanggal: 1 Nov 2023,
Komisi/AKD: Komisi 11 , Mitra Kerja: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

Pada 5 September 2023, Komisi 11 DPR-RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala BPS dan Kepala LKPP tentang Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun 2024. RDP dibuka dan dipimpin oleh Fathan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) dapil Jawa Tengah 2 pada pukul 14.15 WIB.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS):

  • Pagu Anggaran BPS Tahun 2024 sebesar Rp4.693,30 miliar
    • Program Dukungan Manajemen sebesar Rp3.317,22 miliar
    • Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik (PPIS) sebesar Rp1.376,08 miliar 
  • Kegiatan BPS Tahun 2024
    • Kegiatan Statistik Rutin BPS
      • Survei Harga Konsumen : inflasi
      • Penyusunan neraca (PDB/PRDB) : pertumbuhan ekonomi
      • Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) : tingkat kemiskinan, rasio gini, IPM
      • Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) : tingkat pengangguran
      • Kompilasi Statistik Perdagangan Internasional : ekspor dan impor 
    • Kegiatan yang mendukung Prioritas Nasional
      • Pendataan Statistik E-commerce
      • Pendataan Wisatawan Nusantara 
      • Penyusunan Kontribusi Ekonomi Hijau Indonesia
      • Metropolitan Statistical Area
      • Pemutakhiran Registrasi Sosial Ekonomi 
  • BPS mengusulkan tambahan anggaran Tahun 2024 sebesar Rp764,80 miliar
    • Program Dukungan Manajemen sebesar Rp577,66 miliar
      • Pemenuhan sarana dan prasarana di daerah 3T
      • Pembangunan Gedung Kantor kondisi tidak layak
      • Pelaksanaan Economy Wide Survey
      • Pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS)
    • Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik (PPIS) sebesar Rp187,14 miliar
      • Metropolitan Statistical Area
      • Survei Statistik  Wisatawan Nusantara
      • Survei Statistik E-commerce
      • Penyusunan Kontribusi Ekonomi Hijau Indonesia
      • Pemutakhiran Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 
  • Urgensi peningkatan dukungan sarana prasarana
    • Belum memiliki bangunan kantor sendiri (masih sewa atau menggunakan bangunan Pemda/pihak lain);
    • Kantornya berdiri di atas tanah pemda/pihak lain dan tidak disetujui perpanjangan pinjam pakai tanahnya oleh Pemda/pihak lain;
    • Kondisi bangunan rusak berat (dibuktikan dengan surat Analisa dari Dinas PUPR)

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP):

  • Target Output Prioritas Nasional Tahun 2024
    • Produk yang masuk E-catalog = 4.800.000
    • Kontrak katalog lokal/sektoral = Tercapai 
    • Integrasi sistem monitoring Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) dengan sistem lainnya = 1
    • Integrasi sistem perencanaan PBJP dengan sistem lainnya = 1
    • Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) yang mencapai maturitas (level 3) = 382 
    • Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Terpusat = 450
    • Sistem E-purchasing Terintegrasi = 1
  • Rencana Kerja dan Dukungan Anggaran 2024
    • Program Pengadaan Barang/Jasa Nasional sebesar Rp55,25 miliar
    • Program Dukungan Manajemen sebesar Rp138,21 miliar 
    • Usulan Penambahan Anggaran sebesar Rp50 miliar 
      • Meningkatnya Produk  Dalam Negeri  (PDN) dan produk UMK-Koperasi  pada PBJ
      • Meningkatnya K/L/PD yang membelanjakan anggaran belanja pemerintah untuk PDN dan produk UMK-K pada PBJ
      • Meningkatnya nilai transaksi PDN dan UMK-Koperasi melalui E-purchasing
      • Meningkatnya UKPBJ dengan kematangan proaktif dan SDM PBJ yang berkualitas 
  • SDM Jabatan Fungsional (JF) Pengelola PBJ
    • Kebutuhan pemenuhan SDM JF PBJ minimal 60% untuk pelaksanaan PBJ yang baik di K/L/Pemda 
    • Target 2023 sebesar 19% 
    • Dari 627 instansi (K/L dan Pemda), baru 90 instansi dengan keterisian JF PBJ >=60%

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan