Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Fit and Proper Tes Calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas Masa Jabatan 2021-2025 - RDPU Komisi 7 dengan Calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas Masa Jabatan 2021-2025 atas nama Agus Maulana

Tanggal Rapat: 28 Jun 2021, Ditulis Tanggal: 1 Jul 2021,
Komisi/AKD: Komisi 7 , Mitra Kerja: Agus Maulana (Calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas Masa Jabatan 2021-2025)

Pada 28 Juni 2021, Komisi 7 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Agus Maulana tentang Fit and Proper Test Calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas Masa Jabatan 2021-2025. Rapat dipimpin dan dibuka oleh Sugeng Suparwoto dari Fraksi Nasdem dapil Jawa Tengah 8 pada pukul 11.50 WIB. (Ilustrasi: Republika)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Agus Maulana (Calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas Masa Jabatan 2021-2025)
  • Maksud dan tujuan paparan ini diharapkan akan mendapatkan roadmap ke depan untuk meningkatkan peran BPH Migas dalam mengemban tugas, untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional bagi kemakmuran rakyat.
  • Visi BPH Migas adalah terwujudnya penyediaan dan pendistribusian BBM di seluruh wilayah NKRI dan meningkatnya pemanfaatan gas bumi di dalam negeri melalui persaingan usaha yang wajar, sehat, dan transparan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  • Visi Agus Maulana adalah meningkatkan peran BPH Migas dalam mengemban tugas untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional bagi kemakmuran rakyat.
  • Critical issue yang ada di bidang BBM dan bidang Gas:
    • Bidang BBM:
      • Meningkatnya konsumsi BBM
      • Keterbatasan pasokan BBM dari kilang dalam negeri
      • Kelangkaan BBM subsidi
      • Subsidi masih cukup tinggi untuk JBT (jenis bahan bakar tertentu seperti minyak, solar, minyak tanah, ini jenis BBM PSO/subsidi) dan JBKP (jenis bahan bakar khusus penugasan seperti Premium/Mogas 88, jenis ini tidak disubsidi tetapi akan diperhitungkan kompensasinya oleh pemerintah di kemudian hari)
      • Penyaluran yang belum tepat sasaran
      • Rencana memasyarakatkan pemakaian kompor listrik
      • Masih adanya perbedaan harga Avtur antar daerah
    • Bidang Gas:
      • Produksi LPG dari kilang masih terbatas
      • Infrastruktur jaringan pipa yang terbatas
      • Sumber pasokan yang jaubdari market/demand
      • banyak area yang tidak memiliki jaringan gas, misalnya: bagian Selatan Pulau Jawa, beberapa bagian Sumatera, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi dan area Timur Indonesia.
      • Jaringan gas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil masih relatif
  • Critical key to success bidang BBM dan bidang Gas:
    • Bidang BBM:
      • Mendorong penggunaan gas sebagai pengganti BBM
      • Meningkatkan pasokan BBM dari kilang dalam negeri
      • Pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi ditingkatkan
      • Membuat harga harga gas lebih efisien dari BBM dan LPG
      • Kontrol terhadap penyaluran BBM melalui program digitalisasi
      • Mengarahkan penggunaan kompor listrik yang lebih selektif
      • Penyeragaman harga Avtur untuk seluruh wilayah Indonesia
    • Bidang Gas:
      • Produksi LPG dari kilang ditingkatkan
      • Penambahan infrastruktur jaringan pipa gas
      • Mendekatkan sumber pasokan dari market/demand
      • Menambah jaringan gas untuk daerah-daerah tertentu
  • Jaringan distribusi BBM memiliki 13 hubungan terminal (T.Uban, Sambu, T.kabung, T.Gerem, Oil Tanking Merak, Balongan, Surabaya, Wayame, Manggis, Bitung, Kotabaru, Makassar, dan Biak) dan spokes 101 terminal.
  • Jaringan distribusi gas LPG memiliki hubungan 6 terminal (T.Uban, Tl.Kabung, STS Tl Semangka, STS Situbondo, T.Sekong, dan Makassar) dan spokes 27 terminal.
  • Kondisi kilang yang ada dimana kapasitas kilang dalam negeri sangat terbatas dan berumur tua. Pembangunan kilang baru terkendala besarnya nilai investasi.
  • Total frekuensi penerbangan di Indonesia 59% di Indonesia bagian barat, 32% di Indonesia bagian tengah, dan 9% di Indonesia bagian timur.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan