Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Evaluasi Kinerja PT Timah dan PT Bukit Asam Tahun 2015 — Komisi 7 DPR RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT Timah dan Direktur Utama PT Bukit Asam

Tanggal Rapat: 21 Oct 2015, Ditulis Tanggal: 26 Aug 2021,
Komisi/AKD: Komisi 7 , Mitra Kerja: Direktur Utama PT Timah dan Direktur Utama PT Bukit Asam

Pada 21 Oktober 2015, Komisi 7 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT Timah dan Direktur Utama PT Bukit Asam mengenai Evaluasi Kinerja PT Timah dan PT Bukit Asam Tahun 2015. Raker ini dibuka dan dipimpin oleh Mulyadi dari Fraksi Partai Demokrat dapil Sumatera Barat 2 pada pukul 12.00 WIB dan dinyatakan terbuka untuk umum. (Ilustrasi: https://bisnis.tempo.co)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Direktur Utama PT Timah dan Direktur Utama PT Bukit Asam

Direktur Utama PT Timah:

  • Bidang usaha penambangan timah, wilayah operasional seluas 511 Ha di Babel dan Riau. Untuk kantor pusat PT Timah berada di Pangkal Pinang.
  • Terkait proses bisnis terintergrasi, eksplorasi penggalian peleburan.
  • Data dunia mengenai Timah bahwa di Bangka masih banyak illegal mining.
  • Banyak di laut tetapi di darat juga, entah di selundupkan bagaimana PT Timah tidak mengetahuinya.
  • Produksi biji timah Indonesia berada pada tingkat nomor satu.
  • Dengan banyaknya illegal mining, data ICW menunjukan aliran dana sebesar Rp70 Triliun illegal mining.
  • Memang sedikit sulit memberantas illegal mining tapi bagaimana dengan penegasan regulasi dan sanksi.
  • Illegal mining dianggap biasa, tidak di apa-apa kan. PT Timah sedikit kesulitan dengan itu, Presiden Jokowi sudah mengatakan bagaimana membina para pelaku illegal mining.
  • Peraturannya Timah non batangan bebas dijual. Indonesia sebagai eksport timah di dunia terbesar. Yang diatur di bursa hanya timah batangan. Kemudian, para penjual eksport mulai 1 November harus melalui bursa.
  • Persediaan yang ada isa sampai 10 tahun bila tidak ada tambahan cadangan.
  • Penerimaan negara sebesar Rp352.500.000 sampai Semester I tahun 2015.
  • Royalty sebesar 3% dari harga bursa. Selanjutnya CSR dan PKBL sebesar 43,466.
  • Terakhir, strategi bisnis merger dengan PT Tambang Timah ke dalam induk perusahaan yang dapat mereduksi biaya.

Direktur Utama PT Bukit Asam:

  • Usia tambang PT Bukit Asam sudah ratusan tahun Pemerintah memiliki 66%. PT Bukit Asam menguasai produksi sebesar 7,5 ton.
  • Dari perdagangan Timah dunia, 80% diperjual belikan di Asia, dekat dengan Indonesia.
  • Mesti ada startegi politik untuk ini.
  • Indeks harga hari ini masih di bawah 53 dollar.
  • CSR PT Bukit Asam fokus sekitar Rp150 Miliar.
  • CBM PT Bukit Asam sudah ada 2 wilayah kerja, sudah dilakukan pengeboran, tapi masih ada masalah.
  • Pengelolaan tata niaganya belum jelas.
  • Jatuhnya harga batu bara sama dengan timah.
  • Bagi PT Bukit Asam produksi jangan banyak banyak, yang penting pajak ke negara meningkat.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan