Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Fit and Proper Test (FPT) Calon Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) — Komisi 11 DPR-RI Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Ahmad Hidayat

Tanggal Rapat: 7 Jun 2017, Ditulis Tanggal: 6 Nov 2020,
Komisi/AKD: Komisi 11 , Mitra Kerja: Ahmad Hidayat, Calon DK OJK

Pada 7 Juni 2017, Komisi 11 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Ahmad Hidayat mengenai Fit and Proper Test (FPT) Calon Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). RDPU ini dibuka dan dipimpin oleh Muhammad Prakosa dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) daerah pemilihan Jawa Tengah 9 pada pukul 15:51 WIB dan dinyatakan terbuka untuk umum. (Ilustrasi: insight.kontan.co.id)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Ahmad Hidayat, Calon DK OJK
  • Dalam menjalankan tugas sebagai DK OJK ini diperlukan adanya responsibilty, independensi, transparansi serta meningkatkan budaya organisasi, komunikasi langsung, industri dan masyarakat, oleh karena itu perlu dilakukan langkah untuk meningkatkan tata kelola.
  • Ada langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memperkuat OJK ini yaitu mengkaitkan fungsi audit internal dan manajemen kerja. Krisis ekonomi pada tahun 1998 dan 2008 memahami tentang pentingnya bahwa budaya sadar resiko. Langkah untukk mengoptimalkan combine assurance dengan menyamakan konsep, evaluasi dan menjadikan kepatuhan sebagai salah satu aturan.
  • Penguatan fungsi anti fraud dengan sosialisasi fraud awarness dan menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), oleh karena itu penindakan pelaku fraud harus dilakukan secara objektif. Dalam melakukan sosialisasi nilai budaya kerja dan menyampaikan Undang Undang (UU) tentang kepemilikan harta.
  • Tugas sebagai DK OJK salah satunya yaitu memastikan tidak ada pertentangan-pertentangan antara satu dan yang lainnya, dalam hal ini dibutuhkan adanya dukungan data dan teknologi dalam bekerja serta penguatan infrastruktur untuk meningkatkan kinerja dewan audit. Seluruh anggota harus mempunyai visi dan misi demi terwujudnya tujuan bersama.
  • Dalam hal Paper in best practice seperti ini, angle paper kami bagaimana dewan komisioner melaksanakan semua ketentuan dan yang paling penting bagaimana treatment daftar orang tercela di perbankan. Kita harus meyakinkan bahwa penggunaan anggaran akuntabel dan anggaran OJK sebesar 85% untuk renumerasi.
  • Penggunaan anggaran harus dalam rangka audit, sebagai contoh perjalanan dinas kalau bisa flight malam bisa lebih malam, dewan Komisioner bisa memberi contoh agar diikuti oleh seluruh elemen OJK. Bagaimana membongkar agar semua tunduk ketika akan diaudit, kita harus tanamkan di seluruh level OJK bahwa audit ini bukan untuk mencari kesalahan namun untuk kinerja lebih baik lagi ke depannya.
  • Auditor bisa memberi rekomendasi agar pengawasan fokus pada over head cost, kami melihat yang menjadi masalah lembaga ini bukan di teori namun pada implementasi untuk program 100 hari sudah kita canangkan dan fokus jangka pendek serta dewan audit perlu dipertajam lagi fungsinya.
  • Ketua Dewan Audit bisa menjadi jembatan kepada anggota darii eksternal, mengapa kita memilih dewan audit yang akredibel karena dalam dewan audit nanti ada yang berasal dari latar belakang akuntasi, ahli hukum dan ahli managemen.
  • Ini harus diyakinkan seluruh permasalahan harus ditindak lanjuti dan harus diselesaikan dengan tuntas mengingat banyaknya masalah yang mengendap ini harus dimonitor dan progres harus disampaikan. Kami merasa banyak hal yang bisa kita sempurnakan dalam UU OJK ini, contohnya pergantian Dewan Komisioner tidak bersamaan.
  • Dalam hal pergantian Dewan Komisioner OJK ini kita bisa belajar dari sistem atau skema pergantian Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI), oleh karena itu fraud ini susah dideteksi, maka pergerakan kami yaitu dengan teknik spesial auditor baru bisa diketahui.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan