Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Rencana Kerja Dewan Pers Tahun 2020 Beserta Dukungan Anggarannya dan Pembahasan Isu-Isu Aktual - Komisi 1 DPR RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dewan Pers

Tanggal Rapat: 3 Dec 2019, Ditulis Tanggal: 8 Apr 2020,
Komisi/AKD: Komisi 1 , Mitra Kerja: Dewan Pers

Pada 3 Desember 2019, Komisi 1 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dewan Pers mengenai Rencana Kerja Dewan Pers Tahun 2020 Beserta Dukungan Anggarannya dan Pembahasan Isu-Isu Aktual. RDP ini dibuka dan dipimpin oleh Utut Adianto dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dapil Jawa Tengah 7 pada pukul 10:21 WIB dan dinyatakan terbuka untuk umum.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Dewan Pers
  • Dewan Pers melaksanakan tugas dari tahun 2019, Dewan Pers melanjutkan yang sudah dirintis dari kepengurusan periode tahun 2016-2019. Tentu Dewan Pers menambahkan yang baru demi pencapaian target-target yang telah dicanangkan.
  • Dewan Pers menginginkan penegasan dan menekankan bahwa media mempunyai fungsi educate, empowering, enlighting, entertainment dan nationalism (4E+1N).
  • Semakin usia muda masyarakat mengakses media sosial, tetapi kalau semakin tua itu mengakses televisi. Trend saat ini beralih ke media sosial.
  • Jika melihat fenomena yang sekarang banyak pemodal kecil kalah dengan pemodal besar dalam mendirikan media, Dewan Pers tidak bisa melarang karena itu adalah kebebasan berusaha. Dewan Pers memastikan konten dari media tersebut agar sesuai produk jurnalistik.
  • Dalam perkembangan zaman ada media yang mengembangkan wilayah cyber. Ini tantangan Dewan Pers dalam mengawasi wilayah cyber base dan Dewan Pers belum bekerjasama dengan BSSN.
  • Untuk yang mengelola media online seharusnya mendaftar terlebih dahulu ke Dewan Pers, agar nantinya ketika sudah terdaftar dan terdapat persoalan bisa diselesaikan dengan payung hukum UU Pers. Bukan pada wilayah kriminal kepolisian.
  • Dewan Pers terus mencari dan mengelola dunia media online, cara yang paling efektif adalah Dewan Pers harus memasuki dunia baru secara bersama dan melahirkan peraturan-peraturan terkait hal ini.
  • Dewan Pers saat ini ada gap, teknologi sudah tinggi dan kebijakannya masih rendah. Ini yang perlu dicari bersama dalam hal regulasinya.
  • Terkait Pilkada serentak, Dewan Pers sudah komunikasi dengan teman-teman media untuk menjaga indepensi dalam Pilkada serentak ini, tentu ini tidak mudah khususnya juga dalam kemerdekaan pers di daerah-daerah.
  • Dewan Pers ingin mendorong dan tingkatkan kompetensi, kualitas dan kesejahteraan wartawan, dimana nantinya Dewan Pers bisa sejalan dengan kemerdekaan pers.
  • Mengenai verifikasi media, Dewan Pers akan melakukan percepatan.
  • Mengenai Provinsi Kaltara, Dewan Pers sudah mengunjungi tempat tersebut untuk sosialisasi ke wartawan dalam meliput Pilpres dan Pileg lalu. Dewan Pers tetap ingin netralitas dalam peliputan Pilpers maupun Pileg.
  • Terkait data media yang sudah terverifikasi bisa diakses di website Dewan Pers, Kepala Daerah dapat mengecek media mana yang suda terverifikasi.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan