Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Evaluasi Kinerja dan Digitalisasi Berita — Komisi 1 DPR RI Rapat Dengar Pendapat dengan Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara

Tanggal Rapat: 27 Nov 2017, Ditulis Tanggal: 15 Oct 2020,
Komisi/AKD: Komisi 1 , Mitra Kerja: Meidyatama Suryodiningrat, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara

Pada 27 November 2017, Komisi 1 DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat dengan Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara tentang evaluasi kinerja dan digitalisasi berita. Rapat dipimpin dan dibuka oleh Meutya Viada Hafid dari fraksi Golongan Karya (Golkar) dapil Sumatra Utara 1 pukul 11:09 WIB. (ilustrasi: antaranews.com)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Meidyatama Suryodiningrat, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara
  • Landasan hukum LKBN Antara adalah Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2007. LKBN Antara berada di bawah Kementerian BUMN dan dibimbing dengan UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.
  • Selama dua tahun terakhir, LKBN Antara fokus di daerah 3T. Secara pekerjaan, LKBN Antara berkoordinasi setiap minggu dengan kantor presiden, kementerian dan lembaga terkait dalam mengatur agenda setting.
  • Negara hanya memberikan pembiayaan sebesar 50% dari pemasukan LKBN Antara. Sisanya, LKBN Antara harus bergerak secara komersial. Selama dua tahun terakhir, performa LKBN Antara terus membaik dari segi pendapatan dan laba. Sebagai salah satu perusahaan BUMN, LKBN Antara tidak pernah rugi dan aset selalu alami peningkatan.
  • Salah satu topik yang sedang diperbincangkan oleh masyarakat adalah wisma Antara. Secara hukum, 80% saham wisma Antara dimiliki oleh Pabem dan 20% belum menjadi suatu kepastian. Salah satu tugas LKBN Antara adalah mengamankan saham 20% tersebut.
  • Setiap tahun, LKBN Antara menghasilkan ratusan ribu berita. Sementara untuk berita dalam bentuk teks, LKBN Antara menghasilkan 160 ribu per tahun. Kalau untuk televisi, LKBN Antara menghasilkan lebih dari 6.000 tayangan.
  • LKBN Antara memiliki kekuatan di jalur distribusinya. Selain itu, jumlah pengikut di media sosial mencapai dua juta pengguna.
  • Mayoritas pelanggan LKBN Antara adalah media tradisional. Selain itu, LKBN Antara juga melakukan audit internal yakni 15% konten koran lokal berasal dari kutipan berita milik LKBN Antara.
  • LKBN Antara memiliki portal/website (32 portal pusat dan daerah; 1 portal biro luar negeri) yang lebih unggul dibandingkan media lainnya.
  • Perkembangan media sosial mengalami peningkatan sebesar 60% pada dua tahun terakhir.
  • Setiap dua minggu sekali, koran Indonesia terbit lebih dari 170 ribu eksemplar. LKBN Antara mendistribusikan koran tersebut ke 34 provinsi Indonesia dengan menggunakan jasa PT. Pos Indonesia.
  • Pada 2018, LKBN Antara berencana membuat jaringan anti hoax dengan pendekatan secara jurnalistik. Output dari jaringan anti hoax berupa isi foto, meme, olahan data secara sederhana, dan video/slideshow pendek.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan