Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Uji Kelayakan dan Kepatutan — Komisi 11 DPR RI dengan Calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) an. Heru Kreshna Reza

Tanggal Rapat: 5 Sep 2019, Ditulis Tanggal: 15 May 2020,
Komisi/AKD: Komisi 11 , Mitra Kerja: Heru Kreshna Reza, calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Pada 5 September 2019, Komisi 11 DPR RI mengadakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dengan Heru Kreshna Reza, calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Rapat ini dibuka dan dipimpin oleh Marwan Cik Asan dari fraksi Partai Demokrat dapil Lampung 2 pukul 13:27 WIB.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Heru Kreshna Reza, calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  • SWOT BPK
    • Strengths (kekuatan)
      • SDM yang kompeten.
      • Struktur organisasi yang memadai.
      • Memiliki SPEN dan SOP yang baku.
      • Mandat konstitusi dan kewenangan sesuai UU.
    • Weaknesses (kelemahan)
      • Keterbatasan SDM dihadapkan dengan cakupan pemeriksaan.
      • Rentang kendali panjang.
      • Sampling pemeriksaan terbatas.
    • Opportunities (peluang)
      • Optimalisasi pemanfaatan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) bagi stakeholders.
      • Partner DPR dalam optimalisasi peran pengawasan.
      • Peran BPK memberikan alternatif pilihan kebijakan publik.
      • Peran aktif dalam penguatan regulasi dan sistem keuangan negara.
    • Threats (ancaman)
      • Menurunnya kepercayaan dari lembaga perwakilan/masyarakat/stakeholders.
      • Reputation risk terkait manfaat dan kualitas pemeriksaan.
      • Penyalahgunaan hasil pemeriksaan BPK oleh stakeholders.
  • Harapan dan tuntutan atas pemeriksaan BPK
    • Optimalisasi manfaat Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK (skor pemanfaatan atas hasil pemeriksaan BPK 4,06 dari target sebesar 5,00).
    • Optimalisasi strategi komunikasi (skor kepuasan stakeholders atas kualitas komunikasi 3,76 dari target sebesar 3,90).
  • Penguatan pemeriksaan BPK
    • Jumlah entitas pemeriksaan yakni :
      • 86 kementerian/lembaga.
      • 542 pemerintah daerah (pemda)
      • 115 BUMN (belum termasuk anak perusahaan)
      • Jumlah pemeriksa sebanyak 3.231 orang.
    • Tantangan yang dihadapi
      • Kekurangan SDM.
      • Cakupan pemeriksaan tidak optimal.
      • Evolusi peran/kematangan organisasi sulit dicapai.
    • Upaya BPK saat ini yakni Risk Based Audit (TBA) dan pemeriksaan tematik.
  • Kemajuan teknologi informasi
    • Revolusi industri 4.0
      • Ketersediaan informasi yang relevan secara real time dengan menghubungkan semua kejadian atau peristiwa yang ada, melalui :
        • Artificial intelligence.
        • Big data.
        • Internet of Things (IoT)
        • Technical Assistance
      • Survei terhadap kepuasan pegawai atas kemanfaatan TI baru tercapai 3,66 dari target sebesar 3,80 (laporan kinerja BPK Tahun 2018) dengan :
        • Optimalisasi penyediaan sarana kerja TI.
        • Optimalisasi pemanfaatan aplikasi terkait pemeriksaan.
      • Harapan dari kemajuan teknologi informasi yakni :
        • Automasi proses bisnis pemeriksaan dan pemanfaatan berbagai aplikasi.
        • Pemanfaatan big data analytics.
        • Penyediaan dan pemanfaatan sarana kerja TI.
  • Perolehan keyakinan mutu dan mitigasi risiko pemeriksaan dibagi dalam :
    • Pejabat fungsional pemeriksa.
    • Pejabat struktural pemeriksa.
    • Aparat pengawas internal.
    • Peer review (peninjauan ulang)
    • Pengendalian dan penjaminan mutu dengan :
      • Peningkatan kualitas pemeriksaan.
      • Mitigasi risiko pemeriksaan.
  • Peningkatan komunikasi dan akses lembaga yaitu :
    • Peningkatan efektivitas komunikasi dan akses informasi BPK dengan DPR.
    • Penyempurnaan peraturan bersama antara BPK dengan DPR.
    • Sinergi komunikasi dengan DPR dalam peningkatan pengelolaan strategi pemeriksaan yang lebih efektif.
    • Sinergi dalam perumusan bahan pendapat dan pertimbangan hukum.
    • Mendorong pelatihan bersama BPK-BAKN DPR

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan