Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Fit and Proper Test Calon Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia — Komisi 11 DPR-RI Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Calon Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia a.n. Felia Salim

Tanggal Rapat: 21 Feb 2017, Ditulis Tanggal: 17 Dec 2020,
Komisi/AKD: Komisi 11 , Mitra Kerja: Felia Salim, Calon Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia

Pada 21 Februari 2017, Komisi 11 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Calon Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia a.n. Felia Salim mengenai Fit and Proper Test Calon Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia. Rapat ini dibuka dan dipimpin oleh Marwan Cik Asan dari Fraksi Demokrat dapil Lampung 2 pada pukul 16:21 WIB dan dinyatakan terbuka untuk umum. (Ilustrasi : beritamonoter.com)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Felia Salim, Calon Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia
  • Secara komprehensif, Felia perlu memahami kelembagaan Bank Indonesia dengan fungsi prioritasnya.
  • Felia mengangkat hubungan dan mekansme kerja anatara Badan Supervisi Bank Indonesia dengan Bank Indonesia dan juga Komisi 11 DPR-RI.
  • Landasan hukum Badan Supervisi Bank Indonesia mengacu kepada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004. Membantu pengawasan terhadap Bank Indonesia.
  • Bank Indonesia diberikan kewenangan untuk menjaga moneter dan kelancaran sistem pembayaran.
  • Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 menegaskan kebijakan fiskal dan moneter.
  • Felia memperhatikan visi dan misi dari Bank Indonesia.
  • Tentunya ada kaitannnya dengan koordinasi dengan Pemerintah dalam membahas police mix.
  • Dalam pelaksaanaanya Bank Indonesia ingin menjadi bank sentral yang kredibil pada tahun 2024.
  • AFSBI 2024 tahapan pertama yang sudah di lakukan membawa perubahan menyeluruh terhadap Bank Indonesia.
  • Kerangka program yang diawasi adalah antara planing dan implementasinya.
  • Felia juga akan melihat governance risk dan tata kelolanya.
  • Felia juga harus memperhatikan prinsip dasar.
  • Laporan ke DPR-RI juga diserahkan ke Gubernur Bank Indonesia agar menjadi hal yang diperhatikan.
  • Evaluasi laporan triwulan terkait aktiva tetap atau yang tidak berwujud. Jadi valuasi triwulanan realisasi anggaran investasi pada aktivas tetap dan tidak terwujud.
  • Pendapatan atas pelaksanaan anggaran investasi pada aktivas tetap dan tidak berwujud.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan