Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Fit and Proper Test Calon Pimpinan (Capim) KPK atas nama Surya Tjandra — Komisi 3 DPR-RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Surya Tjandra

Tanggal Rapat: 15 Dec 2015, Ditulis Tanggal: 27 Jun 2021,
Komisi/AKD: Komisi 3 , Mitra Kerja: Capim KPK atas nama Surya Tjandra

Pada 15 Desember 2015, Komisi 3 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Surya Tjandra mengenai Fit and Proper Test Calon Pimpinan (Capim) KPK atas nama Surya Tjandra. RDP ini dibuka dan dipimpin oleh Mulfachri dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan Sumatera Utara 1 pada pukul 15.19 WIB dan dinyatakan terbuka untuk umum. (Ilustrasi: news.detik.com)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Capim KPK atas nama Surya Tjandra
  • Akar korupsi ada pada kesenjangan dan kesenjangan ekonomi dan kesenjangan hukum.
  • Akibat kesenjangan itu, rendahnya kepercayaan publik, lalu miskin pilihan kebijakan yang kreatif.
  • Ini bukan persoalan struktur tapi keadaan sosial hukum.
  • Demokrasi yang kita nikmati tidak otomatis menghilangkan korupsi.
  • Dalam konteks itu, persepsi terkait dengan mindset atau pola pikir.
  • KPK tidak bisa sendirian tapi perlu dukungan publik.
  • KPK tidak bisa dan tidak boleh memusuhi dunia politik.
  • Lingkaran setan kesenjangan hukum dan ekonomi ini melahirkan korupsi.
  • Konkritnya KPK bisa memulai mengurangi ketegangan-ketegangan pada masyarakat.
  • KPK sebagai lembaga yang masih dipercaya oleh masyarakat bisa digunakan untuk membenahi korupsi.
  • Tidak ada masalah apabila KPK berdiskusi pada pemerintah.
  • Kita beruntung media sangat membantu dan sangat responsif.
  • KPK harus mengerti politik tapi tidak boleh menjadi politisi.
  • Upaya pemberantasan korupsi harus ke arah kesejahteraan masyarakat.
  • Surya beelatarbelakang pengacara publik, banyak bekerja dengan buruh dan mereka ingin para koruptor dipenjara.
  • KPK butuh dukungan dari DPR dan pemerinah untuk bersama mengatasi kesenjangan tersebut.
  • Kita membutuhkan hukum dalam lautan politik, hukum menjadi jangkar untuk kapalnya dan KPK harus jadi jangkar itu.
  • Ini perlu penguatan kualitas dan kapasitas KPK, proses penanganan dan penindakan.
  • KPK mempunyai fungsi pencegahan yang sangat luas, KPK perlu darah segar agar lebih fresh melihat ke depan.
  • Surya merasa KPK perlu merendahkan hati mendatangi kepolisian dan mendatangi yang dianggap musuh jadi niatan silahturahmi.
  • Komunitas kalau datang dari KPK efeknya besar, mengurangi efek ketegangan yang ada.
  • Kita meredakan kesenjangan sosial yang ada di masyarakat yang kuat itu tidak hanya komisionernya tapi KPK juga kita perlu politik yang rileks dan politik yang produktif.
  • Kerendahan hati dan keinginan clear itu yang terbaik maka kami akan melakukan pembatasan untuk berbicara kepada media karena dua pimpinan terakhir memang melakukan diskresi lebih banyak.
  • Barangkali sekarang momen untuk melakukan perbaikan dalam KPK situasi politik memungkinkan itu.
  • Kita bisa masuk ke konten, prespektif, bukan lagi pro dan kontra KPK harus ada peran konkret.
  • Harus proactive tidak hanya menunggu di tikungan dan itu sangat penting dalam bidang pencegahan integritas dijaga melalui transparansi, kalau memang kami tidak mampu maka akan mundur.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan