Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

RUU Kerja Sama Pertahanan RI-Kerajaan Spanyol dan RI-Republik Serbia – Rapat Kerja dengan Menteri Pertahanan RI

Tanggal Rapat: 4 Dec 2018, Ditulis Tanggal: 3 Jan 2019,
Komisi/AKD: Komisi 1 , Mitra Kerja: Kementerian Pertahanan RI

Asril Hamzah, anggota DPR RI dari fraksi Gerindra dapil DKI Jakarta 1 membuka rapat kerja dengan Menteri Pertahanan RI mengenai RUU Kerja Sama Pertahanan RI-Kerajaan Spanyol dan RI-Republik Serbia pada 4 Desember 2018 pukul 11:05 WIB

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Kementerian Pertahanan RI

- Nota kesepahaman antara Pemerintah RI dengan Republik Serbia dalam kerja sama di bidang pertahanan, Presiden RI menugaskan Menteri Luar Negeri RI, Menteri Pertahanan RI, dan Menteri Hukum dan HAM RI untuk mewakili Presiden dalam RUU tersebut yaitu RUU antara Indonesia dan Kerajaan Spanyol dalam bidang pertahanan dan RUU antara Indonesia dengan Republik Serbia dalam bidang pertahanan.

- Kerja sama dalam bidang pertahanan meliputi EADS CASA C295 – Airbus Military untuk TNI-AU dan memiliki MoU dengan Dirgantara Indonesia dengan Airbus Defence and Space in Spain.

- Kerja sama antara RI dengan Republik Serbia telah terjalin dengan baik dalam perdagangan komunitas ekspor pada alat komunikasi, hasil laut, dan perkebunan serta adanya amunisi, senjata, peralatan medis, dan pendidikan.

- RUU mengenai Kerja Sama dalam bidang pertahanan dengan Republik Serbia telah ditandatangani pada 13 September 2011 dan ada kebijakan strategis pertahanan, logistik dan otoritas kompeten.

- Mengharapkan semoga RUU ini dapat disetujui dan tidak membutuhkan waktu yang lama.


Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respons anggota terhadap pemaparan mitra:

  • PDI Perjuangan / Junico BP Siahaan

    Junico mengatakan bahwa pertahanan suatu negara tidak bisa melepaskan diri dari negara walaupun sudah memiliki pertahanan yang kuat. Kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Spanyol di bidang pertahanan dimulai sejak 1976 dan pada 1980, telah dilakukan kerja sama di bidang industri. Junico menuturkan untuk melanjutkan kerja sama yang baik, Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Spanyol menandatangani nota kesepahaman di bidang pertahanan namun dengan Republik Serbia masih terbatas dalam bidang logistik dan amunisi. Dengan demikian, Junico menyatakan bahwa fraksi PDI-Perjuangan siap untuk mendalami RUU ini bersama dengan fraksi lain sebab ini sangat penting untuk pertahanan Indonesia. Junico mengatakan, setelah ditandatangani nota kesepahaman dengan Kerajaan Spanyol belum terdapat implementasi kedua negara selain perjanjian yang ada. Oleh karenanya, Junico menuturkan bahwa dapat terbuka kesempatan Indonesia untuk industri dan teknologi. Junico mengatakan bila Indonesia menandatangani kesepahaman antara RI dan Republik Serbia akan membuka peluang kerja sama yang lebih baik lagi. Oleh karenanya, Junico mengatakan, fraksi PDI-P menyetujui RUU ini disahkan
    menjadi UU.

  • Bambang mengatakan aspek pertahanan merupakan faktor penting dalam kehidupan bangsa. Bambang menuturkan bahwa fraksi Golkar berpendapat kerja sama antara Indonesia dengan Republik Serbia dan Kerajaan Spanyol di bidang pertahanan sangat penting dan dibutuhkan untuk meningkatkan pertahanan kedua negara. Bambang menuturkan bahwa hal tersebut harus segera diratifikasi untuk kerja sama kedua negara dan dengan demikian, Bambang menyatakan bahwa fraksi Golkar menyetujui RUU tersebut untuk dibahas pada tingkat selanjutnya. Bambang mengatakan, fraksi Golkar menyetujui RUU ini disahkan menjadi UU.

  • Gerindra / Martin Hutabarat

    Martin mengatakan fraksi Gerindra memahami perjanjian ini merupakan hal yang penting untuk Indonesia apalagi Republik Serbia dan Kerajaan Spanyol merupakan dua negara yang memiliki pertahanan yang baik. Martin menuturkan Republik Serbia adalah negara penerus Yugoslavia sebab Yugoslavia tidak dapat menjaga negaranya dan pecah akibat perang saudara. Martin mengatakan, bahwa sejak 1980, Indonesia telah bekerja sama dengan Kerajaan Spanyol dalam bidang militer namun Martin menanyakan alasan Indonesia masih tetap mengimpor pesawat buatan Kerajaan Spanyol. Martin menanyakan perbedaan strategis kerja sama antara RI-Kerajaan Spanyol dan RI-Republik Serbia. Martin menyatakan bahwa perjanjian ini penting dan didukung untuk dibicarakan pada pembicaraan tingkat selanjutnya.

  • Mengenai RUU Kerja Sama Pertahanan antara RI-Kerajaan Spanyol dan Republik Indonesia-Republik Serbia, Asril mewakili partai PAN menuturkan bahwa fraksi PAN menyetujui kedua RUU ini dan dibahas bersama-sama dengan pemerintah. Asril menuturkan bahwa fraksi PAN menyetujui RUU ini disahkan menjadi UU.

  • Biem mengatakan, setelah melihat poin-poin dalam RUU Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Spanyol dan Indonesia-Serbia, maka fraksi Gerindra menyetujui RUU ini menjadi UU

  • Demokrat / Hari Kartana

    Hari mengatakan dalam mencapai tujuan UUD 1945 maka Pemerintah RI melakukan hubungan dan kerja sama intelegen pada asas kesamaan derajat, menghormati, menguntungan dan saling tidak mencampuri urusan dalam negeri dan Indonesia harus berkomitmen dalam hubungan bilateral. Hari menuturkan, dalam mewujudkan UUD 1945, harus bisa mempertahankan keamanan dalam negeri dari ancaman yang ada dan untuk itu dilakukan kerja sama pertahanan dengan negara lain. Hari mengatakan, RUU ini merupakan pengamalan dari UUD 1945 dan harus terdapat transparansi, komunikasi serta pengaturan yang ketat. Berdasarkan hal tersebut, Hari menyatakan bahwa fraksi Demokrat mendukung RUU ini dan akan dibahas secara seksama. Hari mengatakan agar RUU ini tidak hanya menjadi perjanjian semata namun harus dapat membangun pertahanan Indonesia. Selain itu, Hari mengatakan bahwa Kerajaan Spanyol merupakan anggota NATO dan memiliki aturan mengenai terbukanya informasi rahasia terhadap anggota NATO dan oleh karenanya, Hari mewaspadai agar Kerajaan Spanyol tidak memberikan informasi mengenai Indonesia kepada anggota NATO lainnya.

  • Partai Kebangkitan Bangsa / Arvin Hakim Thoha

    Arvin menuturkan setelah melalui pembicaraan dan rapat kerja maka fraksi PKB menyetujui nota kesepahaman antara Pemerintah RI dengan Kerajaan Spanyol dan Republik Serbia dalam bidang pertahanan untuk ditetapkan menjadi UU. Arvin mengatakan, setelah melalui pembicaraan baik dengan Kementerian Pertahanan RI, Kementerian Hukum dan HAM RI, dan Kementerian Luar Negeri RI tentang kesepahaman dengan Kerajaan Spanyol dan Republik Serbia ditetapkan sebagai UU.

  • Partai Keadilan Sejahtera / Sukamta

    Sukamta mengatakan bahwa fraksi PKS memandang setiap kerja sama merupakan isu strategis yang harus dibicarakan bersama dengan DPR dalam pasal 10 huruf a pada UU Nomor 24 Tahun 2000 dan dapat memberikan perlindungan masyarakat kepada kedua negara. Sukamta mengatakan bahwa PKS menyetujui kerja sama pertahanan antara Pemerintah RI-Kerajaan Spanyol dan RI-Republik Serbia untuk dbahas dalam pembicaraan tingkat selanjutnya. Sukamta mengatakan upaya menjaga stabilitas keamanan di dunia menjadi fokus di dunia dan menjadi kunci untuk aspek lainnya seperti perekonomian dan kemakmuran berkembang dan tanpa suatu adanya keamanan, maka mustahil aspek lain akan berkembang. Selain itu, Sukamta menuturkan bahwa pertahanan dimanfaatkan dalam militer Indonesia. Sukamta menyetujui bila RUU ini disahkan menjadi UU.

  • Partai Persatuan Pembangunan / Lena Maryana

    Lena mengatakan dirinya turut berdukacita atas wafatnya pekerja yang meninggal di Nduga, Papua. Lena meminta pemerintah segera menangani masalah ini agar tidak ada lagi kejadian yang sama terulang kembali,. Lena menuturkan melihat adanya urgensi keamanan dunia dan meningkatnya tantangan keamanan seperti AS-Palestina dan perang dagang antara China dan Amerika, maka harus meningkatkan kerja sama dengan negara lain. Lena mengatakan, tantangan geoekonomi belum stabil makan dapat diwujudkan dengan ratifikasi perjanjian pertahanan. Lena mengatakan, bahwa RUU antar kedua negara tersebut dapat digunakan oleh Indonesia untuk mempromosikan ekspor dan industri. Lena menyampaikan bahwa Republik Serbia merupakan salah satu negara yang memiliki pertahanan yang kuat dan dapat meningkatkan hubungan bilateral dan penguatan dalam diplomasi. Dengan demikian, Lena menyatakan bahwa fraksi PPP bersedia membahas kedua RUU tersebut bersama dengan pemerintah dan disahkan menjadi UU dengan catatan yang akan diberikan langsung kepada pimpinan.

  • Nasional Demokrat / Jacki Uly

    Jacki mengatakan penyelenggaraan hubungan luar negeri adalah kewenangan presiden dengan persetujuan DPR RI dan berharap RUU ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi positif untuk Indonesia dalam asas kedaulatan. Jacki menuturkan bahwa kedua negara tersebut adalah negara yang layak untuk menjadi mitra Indonesia. Jacki mengatakan, fraksi Nasdem tidak melupakan bahwa RUU ini diharapkan dapat menegaskan kepada dunia bahwa Indonesia turut serta dalam menjaga perdamaian dunia.

Kesimpulan

Seluruh fraksi menyetujui RUU Kerja Sama Pertahanan antara RI-Kerajaan Spanyol dan RI-Republik Serbia untuk disahkan menjadi UU dengan catatan dari fraksi PPP.

Penutup

Asril Hamzah, anggota DPR RI dari fraksi Gerindra dapil DKI Jakarta 1 menutup rapat kerja dengan Menteri Pertahanan RI mengenai RUU Kerja Sama Pertahanan RI Kerajaan Spanyol dan RI-Republik Serbia pukul 13:28

Untuk rangkaian livetweet selengkapnya, kunjungi https://chirpstory.com/li/413139

Ilustrasi dari wikidpr.org

wikidpr/nee

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan