Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Pelaksanaan Program Kegiatan Subsektor Gas Hingga Triwulan Ke-3 Tahun 2019, Rencana Program Subsektor Gas Tahun 2020 dan Isu – Isu Aktual Lainnya – Rapat Dengar Pendapat Komisi 7 dengan Dirut PT Perusahaan Gas Negara Tbk

Ditulis Tanggal: 2 Feb 2020,
Komisi/AKD: Komisi 7 , Mitra Kerja: Direktur Utama PT. Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN)

Pada 9 Desember 2019, Komisi 7 mengadakan RDP dengan Dirut PT Perusahaan Gas Negara Tbk mengenai Pelaksanaan Program Kegiatan Subsektor Gas hingga Triwulan Ke-3 Tahun 2019, Rencana Program Subsektor Gas Tahun 2020 dan Isu-isu Aktual lainnya. RDP ini dibuka oleh Alex N dari Fraksi Golkar dapil Sumatera Selatan 2 pada pukul 13:13 WIB.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Direktur Utama PT. Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN)

Berikut merupakan pemaparan mitra:

  • Pada saat ini akan disampaikan tentang Subsektor Gas Bumi sampai dengan Triwulan 3 tahun 2019, yaitu: (1) Update pengelolaan Portofolio PGN, (2) Pelaksanaan Program Sub Sektor Gas Bumi s/d Triwulan 3 2019, dan (3) Rencana Program Sub Sektor Gas Bumi Tahun 2020.
  • PGN sekarang statusnya menjadi sub holding gas dan merupakan anak PT Pertamina.
  • Portofolio Niaga dan Infrastruktur, Subholding Has memainkan peran dominan dalam pengusahaan hilir gas bumi Indonesia. Dalam hal ini, cakupan provinsi terdapat 17, penguasaan infrastruktur 96%, dan terdapat 89% Niaga Gas Bumi Nasional.
  • Pada tahun 2019 ini kondisinya sangat menantang tapi performa
    operasional PGN masih bisa bertahan. Key Highlight: sampai dengan TW 3 2019, kinerja operasional secara keseluruhan
    positif dan terus mengalami pertumbuhan seiring dengan bertambahnya pemanfaatan gas bumi.
  • Pembangunan mini LNG Teluk Lamong (solusi pemenuhan pasokan gas bumi di Jawa Timur). Phase 1 (Short Term
    Regasfication Solution), pembangunan terminal penerimaan LNG menggunakan FSU dan membuat Fasilitas Regas untuk memenuhi kebutuhan 30 MMSCFD. Phase 2 (LNG Feeing Station), pembangunan terminal pengisian LNG skala kecil
    (iso tank 20 feet – 40 feet container) untuk distribusi LNG clear sistem pipa PGN, sebesar 10 MMSCFD. Phase 3 (Long Term Regasfication Solution), pembangunan tanki LNG permanen untuk pemenuhan demand PGN di Jawa Timur ± 180 MMSCFD (Tahun 2023) dan dapat berkembangan untuk pemenuhan semua kebutuhan gas di Jawa Timur sebesar 500 MMSCCFD. Dalam pembangunan PGN akan bersinergi dengan Pelindo III, sedangkan dalam pemanfaatan PGN akan bersinergi dengan PKG dan PLN.
  • Pengembangan jaringan pipa gas tahun 2019: Penyaluran
    wilayah dumai lanjutan: (1) SPK 2 Agustus 2019, Progress Oct 2019 sebesar 45,74% (TLB sepanjang 3 km dari total panjang ± 8 km, (2) perijinan sewa bahan dengan Kawasan Industri Dumai.
  • PT PGN Tbk akan melakukan cross subsidi yang akan dilakukan Pemerintah. Kemudian jika produksi gas menurun, pasti PT PGN Tbk akan menyuntik LNG, jika ada penurunan pembangunan pipa tersebut, mau tidak mau akan menyuplai LNG tersebut.
  • Sebagai informasi daerah Jakarta itu ada 2, Muara Karang dan Tanjung Priok jalur gas pipanya. PT PGN Tbk juga terus mencari jalan keluar agar utilisasinya bisa 100%.
  • Pipa tranns Kalimantan masih menunggu BPH, akan ditenderkan atau tidak. Jika ditenderkan PT PGN Tbk akan berpartisipasi. Sisanya akan secara tertulis.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan