Skip to main content
WikiDPR.orgMendekatkan Rakyat dengan Wakilnya

Pinjaman CBD - Rapat Dengar Pendapat Lanjutan Komisi 11 dengan Dirut Bank BRI, BNI, dan Mandiri

Komisi/AKD: Komisi 11, Tanggal Rapat: 15/Mar/2016,  Ditulis Tanggal: 25/May/2016

Mitra Kerja: Dirut Bank BNI DIRUT BANK MANDIRI DIRUT BANK BRI Pinjaman CBD - Rapat Dengar Pendapat Lanjutan Komisi 11 dengan Dirut Bank BRI, BNI, dan Mandiri

Pada 15 Maret 2016, Komisi 11 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat dengan Direktur Utama (Dirut) Bank Rakyat Indonesia (BRI), Asmawi Syam, Bank Negara Indonesia (BNI), Achmad Baiquni, dan Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin mengenai pinjaman China Development Bank (CDB).

Rapat dipimpin oleh Ahmadi Noor Supit Fraksi Golkar, dapil Kalsel 1. Ahmadi membuka rapat pada pukul 14.31 WIB.

Pemaparan Mitra

Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin.

  • Giro dan tabungan itu mengeluarkan dana yang sangat minim.
  • Perbaikan kualitas aset merupakan sebab dari naiknya suku bunga.
  • Bank-bank dibawah tanggung jawab Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan penurunan suku bunga secara bertahan hingga single digit.
  • Bank Mandiri juga memiliki Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp3,2 triliun dalam kurun waktu empat bulan.
  • Sudah menyalurkan KUR sebesar Rp3,4 Triliun. Kemampuan Bank Mandiri dalam menangani operasional KUR memang masih di bawah BRI. Walaupun demikian, Mandiri sudah memiliki 2300 unit usaha mikro. Harapan Bank Mandiri semoga para debitur diwajibkan menabung.
  • Kami sudah membuat program bersama Bapak Ferry Mursyidan Baldan untuk memberikan sertifikasi terhadap tanah debitur.
  • Pada CDB terdapat isu mengenai likuiditas. Ketika Bapak Presiden mengatakan akan membangun tenaga listrik sebesar 35 ribu megawatt.
  • Dirut Bank Mandiri berbicara kepada Ibu Rini Soemarno bahwa kegiatan tersebut membutuhkan dana. Negara perlu capital flight, baik untuk di dalam negeri ataupun di luar negeri.
  • Dalam melakukan pembangunan di Indonesia., ada beberapa tujuan baik terkait pinjaman CBD tetapi mendapatkan persepsi lain. Seharusnya, suku bunga Bank Mandiri senilai dengan bank-bank lainnya.
  • Kurs naik akibat dollar yang seharusnya menjadi pemasukan untuk Indonesia malah masuk ke negara tetangga. Oleh karena itu, diharapkan adanya Undang-Undang (UU) yang mengatur pengembalian uang yang sempat masuk di negara tetangga.
  • Dirut Bank Mandiri adalah seorang alumni fisika nuklir yang belajar tentang ekonomi tidak sepenuhnya mendapatkan ilmu, melainkan berjalan begitu saja.  Biaya kita paling besar di  cost of fund, kedua di cost operation, dan ketiga di cost of credits.

Direktur Utama Bank BRI, Asmawi Syam.

  • Bank BRI memiliki satelit yang digunakan untuk kepentingan operasional BRI, tidak akan dikomersialkan. Peluncuran satelit tersebut terjadi di Guyana pada 8 Juni 2016 nanti.
  • Financial inclusion jangan sampai terjadi seperti kejadian di Grammer Bank, dengan empat tahapan penyelesainnya.
  • Sudah mendidik karyawan BRI bahwa jika ada pinjaman yang memiliki keuntungan, maka keuntungan tersebut dapat disimpan di BRI.
  • Sebenarnya, ketersediaan mesin ATM di BRI sebesar 99% sebab mesin ATM BRI terbesar dan tersebar di Indonesia. Jumlah mesin ATM BRI sebanyak 21600 mesin.
  • Sejak tahun lalu, sudah memperkenalkan penggunaan ATM menggunakan solar cell agar jika terjadi pemadaman lampu, penarikan uang tetap bisa dilakukan.

Direktur Utama Bank BNI, Ahmad Baiquni.

  • Selalu menggunakan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit. Salah satu tujuan pinjaman CDB ialah memperkuat infrastruktur, sedangkan tujuan lainnya yakni memperkuat sektor industri lainnya.
  • Sumber dana bank berasal dari dana yang relatif pendek, yakni usaha bank seperti pengelolaan alat likuid.
  • Masa pelunasan pinjaman suku bunga di Cina berbeda. Jika pelunasan pinjaman akan dilakukan selama satu tahun, maka suku bunga yang ditetapkan ialah 4,6%. Apabila masa pelunasan pinjaman selama lima tahun, maka suku bunganya 5,15%.
  • Pembatalan fasilitas pinjaman akan dilakukan CBD jika terjadi change of control. Ketentuan yang berkaitan dengan change of control wajib dicantumkan di dalam dokumen perjanjian.
  • Kemungkinan pengembalian dana CBD sangat kecil bila berdasarkan acuan pengukur tingkat terjadinya sebuah keadaan di dalam bank tersebut. total pinjaman CBD terhadap asset BNI hanya 2,4%. Nominal tersebut sangatlah kecil.
  • Kondisi perekonomian yang mengalami perlambatan sebagai salah satu alasan para debitur mengalami kesulitan dalam membayar pinjaman.
  • Kenaikan biaya kredit terus menggerus keuntungan bisnis.
  • Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan Capital Adequacy Ratio (CAR) 20% dengan diperketat dalam memperluas wilayah kredit dan melakukan pemberian hak yang sama kepada seluruh pemegang saham.
  • Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki empat anak perusahaan, yakni BNI Syariah, BNI Multi-Finance, BNI Securitas, dan BNI Insurance.
  • BNI Syariah sudah mengalami pertumbuhan sebesar 35%, sedangkan BNI Multi-Finance masih mengalami kerugian.
  • Kegiatan hapus buku kredit adalah kegiatan menghapus kredit yang sulit ditagih sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI).
  • Syarat penghapusan kredit ialah kesulitan pemberian dana akibat bencana alam atau dipailitkan. Kendati demikian, penghapusan buku bank tetap melakukan penagihan terhadap para debitur.
  • Penyaluran Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) disalurkan di setiap provinsi, sebagai salah satu contoh ialah Kepulauan Riau yang menerima dana sebesar Rp60 juta.
  • Mekanisme penyaluran PKBL melalui dua cara, yakni mekanisme langsung dan mekanisme eksekuting.
  • BNI sebagai agent of development memiliki peran dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyar (KUR) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baru.
  • Jika UMKM bertumbuh pesat, maka akan memberikan kredit korporasi.
  • Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (Pemenkeu) tentang KUR, yakni KUR Mikro dan KUR Tenaga Kerja Indonesia (TKI) hingga Rp25 juta.
  • KUR Mikro dan KUR TKI memiliki jaminan tambahan, sedangkan KUR Retail disesuaikan dengan masing-masing bank.
  • Target KUR di BNI sebesar Rp11,5 triliun diharapkan proses penyaluran dipercepat melalui mobil dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Batas tertinggi KUR ditetapkan pemerintah melalui Pemenkeu.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan tanggapan Komisi 11 DPR-RI terhadap pemaparan Direktur Utama Bank BRI, BNI dan Mandiri.

Fraksi PDI-Perjuangan : Oleh Andreas Eddy Susetyo dapil Jatim 5. Andreas mengungkapkan bahwa Inflasi sebesar 3%. Andreas menanyakan faktor penyebab dari kebijakan yang masih adanya ruang gerak untuk menunrunkan biaya. Komisi 11 DPR-RI berwenang untuk mengawasi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut Andreas, Potensi BNI untuk berkembang dan cross sharing nasabah masih mungkin terjadi dan harus memanfaatkan potensi bunga negatif di Eropa dan Jepang untuk menurunkan suku bunga di dalam negeri.Andreas ingin mengetahui lebih lanjut mengapa BNI Multi-Finance mengalami kerugian. Komisi 11 DPR-RI  belum mendapatkan penjelasan mengenai berita dari anak perusahaan BNI tersebut. Andreas melontarkan beberapa pertanyaan, yaitu ada kriteria dari tiap-tiap bank untuk penerima CDB, kriteria pinjamansudah ditentukan dari awalatau justru sebaliknya, ditentukan di belakang.  Setahu Andreas, pinjaman CDB hanya untuk infrastruktur. Akan tetapi, mengapa yang terjadi justru diberikan kepada perusahaan-perusahaan non-infrastruktur.

Oleh Eva Kusuma Sundari dari Jatim 6. Kemarin, Eva meminta dasar acuan untuk menurunkan suku bunga, tetapi jawaban yang diberikan justru suku bunga tergantung pasar. Menurut Eva,kalau memang kenyataan alokasi dana CDB bukan untuk infrastruktur, seharusnya katakan saja dana CDB digunakan untuk mendukung perdagangan dengan Cina.

Oleh Djenri Alting Keintjem dari Sulut. Djenri menyatakan bahwajangan sampai Indonesia bagian Timur tidak mendapatkan jatah KUR dengan benar hanya karena alasan jumlah penduduknya yang sedikit. Djenri menemukan mesin ATM BRI di beberapa daerah yang tidak berfungsi selama satu tahun belakangan ini.

Djenri merupakan salah satu nasabah Bank Mandiri, Djenri merasaMesin ATM Bank Mandiri di daerah-daerah sering rusak tetapi di mal-mal yang ada di Jakarta tidak rusak, Masyarakat berlomba-lomba mengambil dana KUR. Akan tetapi, ketika ingin diambil justru mesin ATMnya rusak.

Fraksi Golkar : Oleh Ahmadi Noor Supit dari Kalsel 1. Ahmadi menyatakan bahwapemerintah mempunyai keinginan yang sangat kuat untuk membangun infrastruktur negeri ini, Pembangunan infrastruktur memerlukan dana sebesar Rp5 triliun. Akan tetapi, APBN tidak memungkinkan untuk membiayai kegiatan tersebut. Keputusan pemerintah untuk meminjam dana ke luar negeri sulit dipahami. Solusi yang dilakukan dengan menjual surat hutan negara dengan bunga tinggi dan sebesar 60% dibeli oleh orang kewarganegaraan selain Indonesia.Menurut Ahmadi, Seharusnya CDB disalurkan 100%. Mengapa hal tersebut tidak konsisten untuk membangun infastruktur,banyak penyaluran dana untuk kegiatan non-infrastruktur.

Ahmadi menanyakan Apakah dalam waktu dekat akan ada lagi pinjaman ke CDB dengan jumalah yang besar, perbankan harus mempunyai dasar acuan yang jelas selama satu tahun ke depan untuk mencapai bunga single digit.  Ahmadi menuturkan bahwa perbankan dan program pemerintah harus berjalan berdampingan untuk memajukan perekonomian daerah. Perbankan harus memikirkan ide untuk menyalurkan kredit ke sektor lain agar daerah tidak jatuh. Anggota Dewan di Komisi 11 DPR-RI mohon maaf apabila ada kesalahan. Akan tetapi, tujuan Komisi 11 DPR-RI di dalam ruang rapat ini sama, yaitu ingin memajukan Indonesia.

Fraksi Gerindra : Oleh Kardaya Warnika dari Jabar 8. Kardaya menuturkanperihal batas tertinggi KUR yang dinaikan, bukan Komisi 11 DPR-RI yang meminta hal tersebut terjadi. Pada saat Komisi 11 DPR-RI melakukan kunjungan kerja (kunker), menemui para petugas di bank yang meminta agar batas tertinggi KUR dinaikan. Mengapa hal tersebut dapat terjadi disebabkan para petugas di bank mengatakan bahwa KUR sama saja dengan biaya. Jadi, jika proses KUR terdapat kendala, maka merekalah yang akan menanggung biaya tersebut. Kejadian seperti itu Komisi 11 DPR-RI temui di Palembang dan beberapa wilayah lainnya.

Komisi 11 DPR-RI hanya meminta Dirut Bank melakukan bimbingan pada para pelaksana di daerah-daerah. Penyaluran dana pinjaman CDB bukan untuk pembangunan energi terbarukan. Apabila di tahun 2019 Indonesia tidak menggunakan energi terbarukan, maka Indonesia akan mengalami defisit dan krisis energi. Kardaya berpikir dana dari CDB akan digunakan untuk membiayai energi terbarukan, tetapi ternyata hanya beberapa dana yang digunakan.

Kardaya ingin mengetahui lebih lanjut apakah ada kekompakan pinjaman pada beberapa perusahaan kertas, Mengapa yang mendapatkan dana hanya perusahaan itu-itu saja.Kardaya tidak mau menyebutkan perusahaan-perusahaan tersebut, tetapi Kardaya mengetahuinya.

Fraksi Demokrat : Oleh Rudi Hartono Bangun dari Sumut 3. Rudi menanyakan tentang proses penyaluran KUR di BNI dan sistem pemerataannya.  Rudi berpesan jangan hanya di Pulau Jawa saja pemberian KUR. Berdasarkan pemaparan Bapak Dirut, dana PKBL sebesar Rp30 miliar, padahal kemarin mengatakan ada dana sebesar Rp100 miliar.Rudi merasa kejanggalan sisa dana tersebut. Terkait satelit BRI yang sudah diberikan Surat Keputusan (SK) oleh Menteri, Menurut Rudi bisa saja berubah, Sebab SK Menteri lebih tinggi daripada Undang-Undang.

Fraksi PAN : Oleh Mohammad Hatta dari Jateng 5. Hatta menanyakan  kredit ketahanan pangan dan energi yang bunganya semula 6% mengapa dihilangkan. Menurut Hatta, apabila inflasi turun, maka secara otomatis suku bunga akan terkoreksi dengan baik.

Fraksi Nasdem : Oleh Johnny G Plate dapil NTT 1.Johnny mengungkapkan pada rapat kali ini kita tidak lagi menyinggung CDB, melainkan pembahasannya mengenai kepentingan dalam negeri. Selama dua hari belakangan pembicaraan kian panas terkait KUR dan optimalisasinya. Perbedaan wilayah menjadi salah satu penyebab kesenjangan, sebagai contoh Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku yang tingkat kesejahteraannya sangat rendah.

Johnny menanyakan tentang langkah afirmatif yang akan dilakukan agar penyaluran KUR sampai hingga kaum marjinal. Johnny menyatakan Di dalam APBN terdapat dana-dana yang diberikan kepada desa agar semakin meningkatkan desa mereka. Seharusnya, ada kewenangan untuk membentuk badan usaha milik desa.

Respon Mitra

Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin.

  • Bank Mandiri memiliki pinjaman lain dari Bank Pembangunan Perancis untuk energi terbarukan (biomassa).
  • Jika mengintervensi harga bunga tetapi permintaan tidak didukung penawaran, maka harga akan tetap mahal.
  • Bank Mandiri mengharapkan sekali penurunan kembali Giro Waji Minimum (GWM) untuk meningkatkan likuiditas.
  • Terdapat kesenjangan pasar keuangan di Indonesia yang terjadi antara bank besar dengan bank kecil. Pinjaman CDB disalurkan untuk industri, infrastruktur, dan perdagangan Indonesia-Cina.
  • Bank Mandiri menyalurkan pinjaman dari CDB ke nasabah dengan risiko yang kecil serta nasabah yang sudah terdaftar di Bank Mandiri.
  • Membutuhkan pinjaman dari luar negeri sebab memang Indonesia tidak memiliki dana.
  • Berharap Komisi 11 DPR-RI dapat mempertemukan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah untuk membahas suku bunga yang rendah.
  • Berterima kasih karena telah diberi kesempatan untuk mengklarifikasi terkait pinjaman CDB.

Direktur Utama Bank BRI, Asmawi Syam.

  • Hal terpenting dari pinjaman CDB bukan perihal kepentingan infrastruktur, tetapi perihal kesanggupan membayar.
  • Pinjaman CDB bukan berspekulasi mengenai BRI, BNI, ataupun Bank Mandiri. Akan tetapi, untuk membangun Indonesia.
  • Bank BRI akan melakukan penggantian sesegera mungkin atas kerusakan mesin ATM di Manado.

Direktur Utama Bank BNI, Ahmad Baiquni.

  • Masih mempelajari penawaran pinjaman kembali dari CDB untuk mendanai ekspansi kredit.
  • Berupaya melakukan penyebarluasan daerah penerima dana KUR dengan menambah outlet dan menunjukkan agen baru dalam penyaluran.
  • Penyebaran PKBL dan total jumhlahnya sama. Bank BNI tidak bisa menyalurkan KUR kepada usaha mikro karena outletnya hanya di retail.
  • Jepang sedang berencana merevisi aturannya agar bisa memberikan pinjaman tanpa jaminan negara karena pinjaman dari CDB.
  • Anak perusahaan BNI Multi-Finance merugi lantaran penghapusan kredit yang bermasalah, sedangkan BNI Remittance merugi untuk mengurangi jumlah beban TKI.

Kesimpulan

1) Komisi 11 DPR-RI meminta kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; PT Bank BRI (Persero) Tbk.; dan PT Bank BRI (Persero) Tbk agar meningkatkan kinerja keuangannya dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatiannya.

2) Komisi 11 DPR-RI meminta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; PT Bank BRI (Persero) Tbk.; dan PT Bank BNI (Persero) Tbk. agar efektivitas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditingkatkan sehingga dapat terus memperkuat tumbuhnya masyarakat wirausaha yang tangguh dan berdaya saing tinggi dengan tetap memerhatikan unsur pemerataan ke seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, inklusi keuangan hendaknya diikuti oleh keuangan melalui edukasi dan pemberdayaan agar manfaat instrument finansial bagi peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

3) Komisi 11 DPR-RI meminta kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.; PT Bank BRI (Persero) Tbk.; dan PT Bank BNI (Persero) Tbk. untuk membuat dasar acuan untuk menurunkan tingkat suku bunga kredit perbankan menjadi single digit dan melakukan upaya-upaya efisiensi melalui sinergi Bank BUMN, sehingga perbankan nasional dapat bersaing dan kompetitif di pasar regional maupun Internasional dan berkontribusi untuk mendorong peningkatan kinerja dunia usaha.

4) Komisi 11 DPR-RI meminta kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.; PT Bank BRI (Persero) Tbk.; dan PT Bank BNI (Persero) Tbk. agar penyaluran pinjaman dari China Development Bank (CDB), baik yang telah maupun yang akan datang, sesuai dengan prinsip kehati-hatian (prudent) yang didasarkan atas perhitungan dan pertimbangan bisnis yang sehat (sound business calculation and judgement) dan memprioritaskan sektor infrastruktur sesuai dengan tujuan pinjaman serta tetap memperhatikan sektor-sektor produktif lainnya.

Penutup

Rapat ditutup oleh pimpinan rapat, Ahmadi pada pukul 17.08 WIB.

Untuk membaca livetweet RDP Komisi 11 dengan Direktur Utama Bank Mandiri, Direktur Utama BRI, dan Direktur Utama BNI, kunjungi http://chirpstory.com/li/308304

Ilustrasi Gambar: cgblogassets.s3-ap-northeast-1.amazonaws.com

wikidpr/nh