Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Progres Refinery Development Master Plan (RDMP) dan Grass Root Refinery (GRR) PT. Pertamina (Persero), dan lain-lain — Komisi 7 DPR-RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT. Pertamina (Persero)

Tanggal Rapat: 21 Nov 2023, Ditulis Tanggal: 25 Jan 2024,
Komisi/AKD: Komisi 7 , Mitra Kerja: Direktur Utama PT. Pertamina (Persero)

Pada 21 November 2023, Komisi 7 DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) membahas Progres Refinery Development Master Plan (RDMP) dan Grass Root Refinery (GRR) PT. Pertamina (Persero), dan lain-lain. RDP ini dibuka dan dipimpin oleh Dony Oekon dari Fraksi PDIP dapil Jawa Barat 11 pada pukul 16.54 WIB.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Direktur Utama PT. Pertamina (Persero)
  • Pengembangan Kilang dilaksanakan sejalan dengan Rencana Transisi Energi
    • Faktor/Parameter Utama
      • Target Net Zero Emission (NZE) Tahun 2060
      • Rencana transisi energi dan revisi bauran energi pada KEN dan RUEN
      • Diversifikasi produk dan revenue stream baru
    • Pengembangan RDMP dan GRR
      • Kapasitas pengolahan crude 1,4 juta BPD
      • Pembangunan 1 kilang baru GRR Tuban
      • Seluruh RDMP Project fokus untuk Low Emission kualitas produk BBM setara EURO V (rescaling RDMP Plaju, Dumai, dan Cilacap)
    • Petrokimia
      • Kapasitas produksi Petrokimia naik 4x dari sebelumnya = 7.500 KTPA
      • Proyeksi di dalam Pipeline = PP Balongan, Revamp & Olefin TPPI, GRR Tuban
    • Green Refinery
      • Kapasitas pengolahan biofuel 26 KBPD serta potensi ekspansi hingga 116 KBPD
      • Proyek di dalam Pipeline = Green Refinery Cilacap Phase 1 & 2 dan Plaju
      • Hilirisasi Gas
        • Low Carbon Business (Ammonia, Methanol)
        • Proyek di dalam Pipeline = Blue Ammonia Bintuni, Methanol Bojonegoro
      • Konversi Energi
        • Target Ell Quartile 3 sebesar 93,02 (2026)
        • Target Dekarbonisasi Aset Existing Kilang hingga 4,6 juta ton CO2 atau setara 32% (2030)
      • Dukungan yang dibutuhkan untuk Proyek Kilang (GRR Tuban)
        • Infrastruktur dan akses lahan kilang (sesuai JVA Pertamina dan Rosneft)
        • Pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tuban untuk mendukung insentif fiskal
  • Upaya Pertamina dalam penyaluran BBM Bersubsidi
    • Populasi Kendaraan Gasoline
      • Roda 2 = 120.089.760
      • Roda 4 = 22.507.632
    • Populasi Kendaraan Gasoil = 9.964.575
    • Total pendaftar per 19 November 2023 = 7.898.648 kendaraan
    • Ke depannya, secara bertahap seluruh data pendaftar Subsidi Tetap akan diusulkan untuk diverifikasi menggunakan data Samsat dan akan di filter hanya untuk kendaraan yang tertib pembayaran pajaknya.
    • Modus penyelewengan BBM
      • Modus 1 - Helicopter mode menggunakan truk modifikasi
      • Modus 2 - helicopter mode menggunakan kendaraan pribadi
      • Modus 3 - helicopter mode menggunakan motor
      • Modus 4 - illegal unloading dari Mobil Tanki
      • Modus 5 - helicopter mode menggunakan bus pariwisata/truk tronton
      • Modus 6 - mode pemalsuan dokumen dari pemerintah
    • Modus penyelewengan LPG
      • Modus 1 - illegal unloading LPG dengan metode skidtank to skidtank
      • Modus 2 - illegal unloading LPD dengan metode penyuntikan
    • Kuota dan Prognosa JBT Solar dan Minyak Tanah Tahun 2023
      • Penetapan kuota JBT tahun 2023 mengasumsikan adanya pembatasan pengguna sesuai revisi Perpres 191/2014
        • Angka usulan kuota JBT Solar 2023 KESDM merupakan kuota untuk Pertamina saja, di luar itu, estimasi kuota JBT Solar untuk AKR tahun 2023 = 143.442 KL
        • Kuota JBT Kero tahun 2023 naik sebesar 2,1% dibanding realisasi 2022
    • Kuota dan Realisasi LPG Tabung 3 KG
      • Prognosa kebutuhan LPG 3 kg tahun 2023 (mengacu usulan ESDM) adalah 8,19 juta MT yang memerlukan subsidi sebesar Rp72,62 triliun, yang mana angka ini masih di bawah DIPA APBN 2023 (Rp117,85 triliun), sehingga masih diperoleh surplus anggaran subsidi LPG sebesar Rp45,23 triliun (asumsi nilai CP Aramco BLN November dan Desember sebesar $555/MT dan kurs Rp15.277).
    • Dukungan : usulan penyesuaian kuota 2023
      • JBT Solar
        • Usulan penyesuaian kuota JBT Solar tahun 2023 meningkat sebesar 7,8% (1,3 juta KL) dari kuota awal JBT Solar yaitu dari 16,8 juta KL menjadi 18,1 jt KL.
        • Asumsi awal penetapan kuota 2023 didukung dengan adanya revisi Perpres 191/2014 yaitu sebesar 16,8 KL.
      • JBT Kerosene
        • Usulan penyesuaian kuota JBT Minyak Tanah meningkat sebesar 0,8% dari kuota JBT Minyak Tanah tahun 2023 yaitu dari 500.000 KL menjadi 504.221 KL.
        • JBKP Pertalite
          • Diperkirakan ada penghematan 1,7 jt KL untuk prognosa JBKP Pertalite tahun 2023.
        • LPG 3 KG
          • Usulan penyesuaian kuota LPG 3 kg tahun 2023 menjadi 8,19 juta MT atau naik 2,4% (0,19 juta MT) dari kuota awal tahun 2023.
          • Penyesuaian tersebut untuk menjaga ketersediaan LPG di masa libur akhir tahun dan menjelang persiapan Pemilu 2024.
  • Pasokan dan Distribusi BBM & LPG menjelang Natal dan Tahun Baru 2024
    • Layanan Energi
      • Pertamina melakukan inspeksi terhadap kelayakan sarfas TBBM (pipa, tangki, dsb), sarfas SPBU, mobil tangki, dan kesehatan awak mobil tangki selama periode Satgas NARU.
    • Layanan Remote Area
      • Built up stock BBM sejak H-14 di SPBU & Stok LPG di Agen/Pangkalan
      • Penambahan tangki/modular di SPBU eksisting di remote area/kepulauan kecil
      • Komunikasi instens dengan Pemda setempat terkait antisipasi cuaca ekstrim
      • Kerjasama dengan KRI untuk perbantuan angkutan BBM/LPG saat cuaca ekstrim
    • Layanan Promosi
      • Promo MyPertamina
      • Promo Pembelian Pelumas
      • Promo Produk Bright Store
      • Promo Tiket Pesawat bersama Pelita Air Service
      • Promo Menginap di Hotel Patra Jaya
    • Layanan Tambahan
      • Layanan Kesehatan (bekerjasama dengan IHC), disediakan Nursery Room
      • Pertamina Energi Berbagi juga dilaksanakan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar lokasi layanan Pertamina (bekerjasama dengan CSR MOR)
    • Proyeksi stok nasional JBT dan KBKK Periode Satgas Nataru 2023-2024
      • Stok nasional JBKP Pertalite dalam kondisi aman dan cukup selama masa satgas Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Rata-rata Coverage Days selama bulan Desember mencapai 18 hari.
      • Rata-rata Coverage Days selama bulan Desember produk JBT Solar adalah 16 hari. Pertamina menjamin ketersediaan produk JBT Solar selama periode Nataru 2023-2024.
    • Proyeksi stok nasional Avtur, Pertamax & LPG Periode Satgas Nataru 2023-2024
      • Rata-rata Coverage Days selama bulan Desember produk Avtur adalah 27 hari, Pertamax 50 hari, LPG 19 hari. Pertamina juga menjamin ketersediaan produk LPG dan BBK tetap tersedia selama masa Satgas Nataru 2023-2024.
  • Strategi Peningkatan Produktivitas Pengeboran
    • Performa SH Upstream 2021-2024
      • Peningkatan kontribusi nasional lifting YTD : 68% oil, 34% gas
      • Continuously growth 2022-2023 : total produksi 8%, minyak 11% dan gas 5%
      • 820 2023 sumur eksplorasi dan eksploitasi, 32530 workover WIWS
      • Kontribusi produksi drilling, workover, WIWS 70.5 MBOPD dan 289 MMSCFD
    • Indikator kinerja pengeboran
      • TW I : 154 sumur, YTD 154 sumur
      • TW II : 170 sumur, YTD 324 sumur
      • TW II : 194 sumur, YTD 518 sumur
    • Strategi perbaikan kinerja pengeboran 2024
      • Program peningkatan keselamatan dan kehandalan operasi pengeboran
      • Peningkatan Rig Realiability (Rig Management System)
      • Koordinasi erat dengan internal/eksternal stake holders untuk memperlancar proses perizinan
  • Kesimpulan
    • Peningkatan produksi minyak dan gas sebesar 8% 2023 antara lain dari hasil pengeboran
    • Produktifitas pengeboran sumur baru naik 16% dibandingkan 2022
    • Kehandalan operasi dan kinerja Rig pengeboran membaik (turunnya NPT)
    • Peningkatan Workover (WO) > 32% dan Well Intervention & Well Service (WIWS) >8%
  • Dukungan
    • Support untuk pembebasan lahan (mediasi dan peraturan lahan sawah dilindungi) : jumlah lahan lebih dari 300 acre di 2024.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan